Archive by Author | Fanficyunjae

Wish Upon A Star 1/2


Judul : Wish Upon A Star 1/2

Genre : Angst, Family

Rate : PG

Length : Oneshoot

Blurp : Changmin terlahir dari keajaiban bayi tabung dan kini sedang duduk di sekolah dasar. Suatu hari, Changmin menemukan lebam di wajah ibunya, Kim Jaejoong. Awalnya Changmin tak mengetahui penyebab lebam tersebut sampai Changmin melihat sisi monster sang ayah, Jung Yunho, yang selalu pulang membawa noda lipstick di kemeja.

Ketika Jaejoong terbaring di rumah sakit setahun lamanya, Changmin tak pernah kehilangan harapan, mempercayai adanya keajaiban suatu saat ibunya akan kembali membuka mata lagi. Karena di negeri ini, apapun yang kau inginkan bisa terjadi. Bintang jatuh akan mengabulkannya. Tapi, langit waktu itu tak segemerlap lampu malam Kota Seoul.

Author        : Sarah Anna Kiko

Editor          : @Anemone_sea

 

…Once upon a time…

 

Duk… duk… duk…

BRUK

Jaejoong terperengah sekonyong-konyong menarik berdiri kepalanya yang tersungkur di atas buku dalam pangkuan pahanya sendiri. Jaejoong melepas kacamata, memijat pelan pinggiran kening semata-mata mengurangi denyut yang berpesta di dalam. Kemudian dia beringsut dari sofa tanpa menghiraukan sebelah celana piyamanya terkatung.

  1. . duk… Bunyi pukulan kecil dari arah pintu masuk terdengar lagi. Jaejoong mempercepat langkah, tapi tak lekas membuka pintu. Dia diam di sana seakan-akan tak mengetahui siapa yang tengah membuat kegaduhan di balik pintu itu.

“Yunho?”

Tidak ada jawaban.

Desah nafas meluncur mulus dari mulut Jaejoong. Tanpa merasa buru-buru, Jaejoong memutar knop. Bersamaan dengan bukaan pintu, sebuah tubuh ambruk menjatuhi Jaejoong. Agaknya Jaejoong terkesiap ketika di waktu yang sama bersusah payah mempertahankan keseimbangan dan membuat orang dalam pelukannya berdiri tegak. Dengan segenap kekuatan, Jaejoong memaksa tubuh itu bersandar di dinding.

“Darimana kamu, hah? Baru pulang jam segini,” sembur Jaejoong sembari menopang tubuh layu itu dengan sebelah tangan supaya menunjukkan wajahnya.

Yunho—yang memasrahkan tumpuan seluruh bobot badannya pada Jaejoong—memberi lirikan pendek sebelum matanya kembali menutup, terbuka, menutup lalu terbuka lagi. Mata yang kehilangan titik fokus penglihatan. Yunho menggeram kecil, “Itu urusanmu?”

Mata sipit Jaejoong terbelalak, memelototi Yunho. “Tentu saja urusanku!”

Yunho melepas tangan Jaejoong dari bahunya. Berlalu pergi tak menghiraukan Jaejoong. Langkah-langkahnya gontai, sempoyongan tak terkendali dan berkali-kali menabrak dinding. Jaejoong masih berdiri di ambang pintu masuk, memperhatikan Yunho sambil mengendus bau menyengat khas alkohol bertebaran di udara.

“Yunho!”

Continue reading

Yunjae :: Crazy Love Chap. 3 END


CRAZY LOVE
Author: Me a.k.a Jaehan Kim Yunjae – @yunjaehan
Pairing: Yunjae
Length: 3
Rating: M
Genre: Romance / Incest / M-preg
Beta: mint_whispers
Cast:
Kim Jaejoong
Jung Yunho
Others
DISCLAIMER:
I do not own Yunjae. They own each other but I hope that one day I can own them. The plot, story and posters are mine.
WARNING!!!
This is YAOI fanfic which means boy x boy story, so if you can not take it just leaves already. I do not wanna hear bad comments that are against boys love.Foreword | 1. This is Crazy | 2. as long as

Happy Reading ^ ^
Time is running so fast, six months had passed totally unnoticed by the two brothers and their attitude has not changed. Their love remains the same, despite obstacles that will continue to inevitably arise in the journey of the two. However the belief in themselves and a loved one becomes its own power in their stride.

Continue reading

Yunjae :: Crazy Love Chap. 2


CRAZY LOVE
Author: Me a.k.a Jaehan Kim Yunjae — @yunjaehan
Pairing: Yunjae
Length: 2/?
Rating: T
Genre: Romance / Incest / M-preg
Beta: moonlite444
Cast:
Kim Jaejoong
Jung Yunho
DISCLAIMER:
I don’t own Yunjae. They own each other but I hope I can own them. The plot, story and poster are mine.
WARNING!!!
This is YAOI fanfic means boy x boy story, so if you can’t take it just leaves already. I don’t wanna hear bad comments and I don’t care with your comments.Foreword | 1. This is Crazy

Happy Reading ^^
The trip to go home is really different from the trip to go to the hospital this morning. Happiness and satisfaction surround every step crosses the crowded city, while on the trip when they left this morning their feelings were surrounded by scared and worried with the result they would receive. But, all have shown the result which is given warm feeling for the both.

Continue reading

Short fic – Cinta Secangkir Kopi | YunJae


Cinta Secangkir Kopi
A story by ReDeviL9095

.
.

image

.
.

Malam ini angin musim dingin bertiup membelai tubuh lelahnya.
Membalut sosok rapuh dirinya dalam selimut akhir bulan desember.

Cinta itu tak ubahnya secangkir kopi!

Adalah kalimat ambigu yang dia dengar dari kekasih sepanjang hidupnya. Dulu, ia tidak tahu menahu.. Tidak mengerti dan mencoba acuh pada perkataan si kekasih itu.
Namun sekarang ia menyadari apa maksud dari cinta dalam secangkir kopi tersebut.

Bolehkah jika ia berasumsi begini;

“Kopi itu pahit. Sama halnya dengan cintamu. Cintamu pun juga pahit. Namun karena rasa pahit itulah yang membuat kopi menjadi enak dan jarang sekali orang menyukainya.”

Kau tentu tahu kan efek setelah meminum kopi? Orang yang mengantuk jadi bersemangat.
Yeah, Begitu pula cinta secangkir kopi darimu tadi yang mampu membuat dirinya yang awalnya lemah menjadi segar karena pahitnya.

Sungguh pun dirinya dulu tidak begitu suka dengan minuman berkafein yang bernama kopi. Ia memiliki masalah pada lambungnya dan ia tentu sangat peduli dengan kesehatannya. Ia tidak mau mengambil resiko dengan menukar kesehatan jangka panjang hanya demi secangkir minuman berwarna hitam pekat.

Namun untuk sekarang ia menyukai kopi seperti ia menyukai kekasihnya.
Ia menggilai rasa pahit kopi seperti ia menggilai rasa pahit cinta dari kekasihnya.
Ia menjadikan kopi sebagai candu setiap paginya seperti ia menjadikan sang kekasih sebagai candu pada malamnya.

Ya, ia mengibaratkan kekasihnya sebagai kopi.
Pahit!
Jarang sekali orang menyukainya. Namun jika kau sudah menyukai rasanya kau akan menjadi ketagihan.

.
.
.

Seoul, 2013

Orang bilang Jung Yunho liar..
Kebanyakan dari mereka berpikir bahwa laki-laki matang dua puluh delapan tahun itu adalah seorang nakal yang gemar wanita. Tapi, itu hanya lah pendapat orang yang tidak tahu apa-apa. Mereka memberi julukan kepada Yunho hanya dengan melihat dari tampilan luar tanpa pernah mau repot-repot mengetahui apa alasan Yunho berbuat demikian.

Orang awam memang boleh menduga.. Boleh menebak boleh juga mengira-ngira. Tapi tidak sepantasnya jika sekumpulan pengamat mata luar memberikan stempel buruk pada sosok yang belum mereka kenal sepenuhnya.

Setiap tindakan ada alasan. Setiap alasan ada pemikiran.
.
.
.

“Hyung!”
Yoochun berlari kecil mengejar Yunho yang baru saja hendak membuka pintu mobil kemudinya.

Yunho menaikan alis tebalnya menuntut penjelesan asisten Park atas ulah yang baru saja ia lakukan.

“Aku lupa mengatakan padamu jika siang tadi dia menghubungi kantor dan mengatakan ingin bertemu denganmu jam delapan malam nanti.” Yunho mengangguk paham. Tak perlu dijelaskan pun ia sudah bisa menebak siapa itu dia yang dimaksud Yoochun. Hanya satu orang yang biasa menghubungi dan meminta bertemu dengan Yunho sesuka kelakuankuannya. Dan itu adalah dia.

“Oke, terima kasih Yoochun-ah. Aku akan ke tempatnya setelah ini.” Yunho memasuki mobilnya dan melajukan Lexus silver itu membelah jalanan kota Seoul. Sekarang jam tujuh malam lewat empat puluh lima menit. Itu artinya ia tidak punya waktu untuk pulang ke apartementnya sendiri hanya sekedar untuk mandi karena ia tahu betul dia tidak akan pernah suka jika Yunho datang terlambat ke tempatnya.

.
.
.

Kesan glamour adalah tampilan luar yang sudah bisa dikatakan tidak mencolok lagi untuk sosok menawan penuh pesona yang masih terlihat bak remaja tanggung meski usia sebenarnya sudah akan memasuki kepala tiga pada dua tahun kedepan nanti.

Perpaduan tampan dan cantik adalah dirinya. Entah Tuhan mempunyai rahasia apa hingga menjadikan Jaejoong sebagai fisik mendekati sempurna yang mampu menimbulkan segala dosa.
Benar bukan? Beautiful is sin. Keindahan memang memanjakan mata. Tapi dibaliknya ada ratusan ego yang berkuasa.

Yunho berjalan mengendap memasuki bangunan mewah yang terletak di lantai sembilan belas tersebut. Tak perlu heran bagaimana ia bisa menembus pintu depan dengan mudahnya. Ia biasa bertandang kesini. Tempat ini adalah miliknya juga atau bisa dikatakan milik dia adalah miliknya juga. Ah atau lebih jelasnya milik Yunho yang memang sengaja dengan suka cita ia berikan kepada Jaejoong.

Apa sih yang tidak bisa kau berikan untuk orang yang kau sukai? Lagu klasik pun pernah mengajarkan ‘asal aku sanggup apapun aku berikan yang penting itu bisa membuatmu senang’. Tsk.. Terlalu berlebihan memang tapi jika kau yang ada di posisi itu kau pasti tidak akan berpikir dua kali untuk bertindak seperti itu juga. Realitanya cinta itu buta.

“Kau sudah pulang?” adalah kalimat pertama yang menyapa telinga Yunho ketika ia baru saja melempar jasnya pada sofa cokelat mewah di ruang tamu.
Ia melirikan mata sipitnya pada sosok indah yang tengah berkacak pinggang dengan spatula teracung di tangan kanannya.

“Berapa kali aku bilang untuk sedikit saja peduli pada kerapihan, Jung Yunho! Ambil jasmu dan gantungkan pada tempat yang seharusnya!”

“Kau terlau cerewet untuk menjadi seorang laki-laki Jaejoongie.”

“Itu karena kau terlalu jorok menjadi manusia!”

Mau tak mau Yunho berdecak kesal pada sambutan pulang kerja yang Jaejoong berikan hari ini. Kendati demikian sebenarnya ia menyukainya juga. Ia memang selalu menyukai apapun yang laki-laki menawan itu lakukan. Meski kelakuan menyakitkan sekali pun Yunho pasti diam saja. Hey~ ingat lah bahwa cinta itu buta. Yunho sangat menyukai Jaejoong dan ia selalu yakin bahwa Jaejoong pun menyukai dirinya sama besar seperti yang dia rasakan. Entah ini bisa dibilang naif atau justru keyakinan optimis dalam perasaannya sendiri.

.
.
.

Angin malam meniup poni Jaejoong menjadikan surai kecokelatan itu sedikit acak-acakan nampun menampilkan kesan sensual yang cukup berarti.

Seusai makan malam memang waktu yang dirasa tepat untuk duduk berdua dengan pasangan di beranda apartement sekedar untuk menyesap secangkir teh ginseng hangat sambil menikmati kelap-kelip lampu gedung yang menghiasi pemandang malam kota Seoul.

Bisa dibilang ini adalah kegiatan Jaejoong yang selalu dilakukan bersama Yunho jika lelaki Jung itu sedang bermalam di tempatnya. Kegiatan ini punya arti penting untuk keduanya. Setidaknya setelah mereka sibuk dengan kegiatan harian yang sudah dilalui, mereka masih memiliki beberapa jam untuk bercengkrama, betukar pikiran dan jika memungkinkan bisa juga sebagai cara memadu kasih serta membangkitkan romantisme perasaan masing-masing.

“Apa rencanamu untuk besok Yunho-ah?” Jaejoong menghisap rokoknya pelan dan mengembuskan asapnya pelan juga. Setelah perut terisi memang rokok akan menjadi pencuci mulut untuk seorang penikmat nikotin sepertinya.

“Seperti biasa. Aku akan menikmati pekerjaanku dan menjalani hidup monoton di kantor yang mungkin memang sudah menjadi takdirku.”
Yunho tersenyum kecut. Memang apa lagi? Hidupnya memang datar-datar saja.

“Seharusnya kau memiliki rencana atau sedikit ruang untuk melakukan hal yang kau sukai.”

“Hal yang aku sukai itu kau. Aku sudah memiliki ruangku disini bersamamu.” Jaejoong terkekeh. Sosok yang tengah mendekapnya ini memang sewaktu-waktu bisa bermulut manis seketika.

“Kau bukan sedang merayuku kan?”

“Ah… Jadi kau merasa sedang dirayu eum?”
Yunho menolehkan wajahnya karena tiba-tiba saja Jaejoong menghembuskan asap rokok tepat di depan wajahnya.

“Kau benar-benar Jung Yunho. Kau selalu membalik pertanyaan seenak perutmu.”

“Tentu. Aku adalah Jung Yunho. Jung Yunho yang kau cintai.”

Jaejoong memutar bola matanya jengah. Ia mendengus sambil mencibir,
“Sepertinya jamur yang aku masak tadi beracun. Kau mabuk karena salah makan eoh, Yunho-sshi?!”

“Diam lah.. Mungkin sebenarnya yang mabuk itu kau. Kau terlalu banyak meracau.”

“YAH-“

“Aku merindukanmu Jaejoongie.. Sini aku peluk lagi!”
Jaejoong hanya mampu menelan kembali kalimatnya ketika sepasang lengan kekar Yunho kembali mendekap pinggang ramping miliknya dan memposisikan letak duduknya tepat di pangkuan Yunho.

.
.

埔心,台灣 – Sabtu, 21 Desember 2013

E N D :)

The Realization of The Project : Berbagi Bersama Yunjae


@Fanficyunjae & @INAyunjae present..

“BERBAGI BERSAMA YUNJAE”

for celebrating Yunjae 6th Anniversary & TVXQ! 10th Anniversary

Anyeonghaseyo ^^

We want to share about the realization of project “BERBAGI BERSAMA YUNJAE”. First, we want to say thanks for your donation and support to succeed @Fanficyunjae & @INAyunjae’s project. Until December 22, 2013 Yunjae’s fans donation that we received is Rp 4.155.555,00 and for detail of our donors, you can check in here.

List of The Donations

With Yunjae’s fans donations, we  gave:

  • 5 sacks of rice @50 KG,
  • 20 boxes of noodles (fried and boiled),
  • 2 hutches of eggs

Your donations have been received by all of children at Panti Asuhan Kampung Melayu, Jl.Kampung Melayu kecil II No.21 – South Jakarta on December 24, 13. All of children looked happy and grateful received your donations ^^.

And also we didn’t forget to prayed for Yunjae, TVXQ, and for fans, together with the children and staffs. We celebrated this anniversary bysinging together, blew the candles and enjoyed the cake that we brought there.

We also walked around with staffs and a cute energetic boy, Arya, to saw their bedroom, bathroom, locker, kitchen,etc. And then, we played with Arya and the others too.

Finally, we took some pictures together with the children and staffs ^^ with happy and grateful feeling. They kept saying thank you and wish we will always happy and healthy. Though the staff of the institutions not knowing who is TVXQ or Yunjae, they still prayed for them to be always happy, healthy and become more solid (we hope it too ^^).

One more time @Fanficyunjae and @INAyunjae says thank you so much for all of Yunjae’s fans who participate to succeed this project. We hope that the others can saw and feel our love for Yunjae & TVXQ too through this project.

And not forget, for our Yunjae & TVXQ, we wish all the best for them and we will always supporting them.

Yunjae’s fans always be there not only for Yunjae or TVXQ but also for others ^^

We Share Love, We Share Happiness

HAPPY 6th ANNIVERSARY for YUNJAE and HAPPY 10th ANNIVERSARY for TVXQ \(^o^)/

Yunjae jjang <3

PHOTOS

The Orphanage "Panti Sosial Asuhan Anak Kampung Melayu"

The Orphanage “Panti Sosial Asuhan Anak Kampung Melayu”

The Donation :  5 sacks of 50 kilos rice 20 boxes of groceries 2 crates of egg

The Donation :
5 sacks of 50 kilos rice
20 boxes of noodles
2 hutches of egg

The Kindergarten class A of The Orphanage

The Kindergarten class A of The Orphanage

The Kindergarten class B of The Orphanage

The Kindergarten class B of The Orphanage

The Kindergarten

Praying together for TVXQ :")

Praying together for TVXQ :”)

The Birthday Cake & blowing the candles together <3

The Birthday Cake & blowing the candles together <3

Cutting the birthday cake

Cutting the birthday cake

The Orphans

The Orphans

The Orphans & The Banner

The Orphans & The Banner

The Little Playground

The Little Playground

In front of the orphanage

In front of the orphanage

Their Bedroom - They sleep together in this room

Their Bedroom – They sleep together in this room

Hello Kitty

Hello Kitty

One of The Orphanage's room

One of The Orphanage’s room

Their Lockers

Their Lockers

The Bathroom

The Bathroom

The Rooftop

The Rooftop

The Kitchen

The Kitchen

The Family Room

The Family Room

They have won many competitions. And look at their trophy.... Daebak!! ♥

They have won many competitions. And look at their trophy…. Daebak!! ♥

The Gratitution from The Orphanage

The Gratitution from The Orphanage

[YunJae Fanfic] Special Christmas Edition – The Best Gift


(YunJae Fanfic  – Special Christmas Edition) – “The Best Gift”

Main Pairing              :           YunJae

Side Pairing              :             YooSu

Genre                         :            YAOI

Lenght                        :             Oneshoot

Rating                         :            PG-13

Author                        :             Absurd Writer ever a.k.a Agnes

Warning                     :             Typo(s),Absurd etc

Notes!

I’m finally comeback!…Urgh..yeah. lol

Halo para reader ^^ It’s been a long time isn’t?

Ini FF yang pertama kubuat setelah hiatus selama hampir 2 tahun orz

Lolololol.

Maaf ya kalo cerita ini aneh dan ga jelas

my writing skill got rotten -_-

umm~ yeah,just..happy reading ;)

=-=-=-=-=-=-=-==-=-=-=-=-=-=-==-=-=-=-=-=-=-==-=-=-=-=-=-=-==-=-=-=-=-=-=-= Continue reading