Bloody Love Chapter 4 – Unfaithful | @beth91191


Title          : Bloody Love
Author      : Beth
Chapter    : Chapter 4 – Unfaithful
Genre       : Romance, Yaoi
Rate          : 21+

 

===KEESOKAN HARINYA===

 

[Yoochun Pov]

 

Kurasakan sinar matahari mulai hangat menyinari wajah ku dari sela-sela jendela kamar. Ahhh… nyenyaknya tidur ku semalam. Benar-benar tidur ternyenyak yang pernah aku rasakan.

 

Tiba-tiba kepala ku terasa sakit. Bukankah kemarin aku berada di club. Aku ingat semalam aku habis bertengkar dengan Park Minyoung gara-gara aku memergokinya sedang bermesraan dengan seorang namja.

 

====Flash Back====

 

[Yoochun Pov]

 

Malam ini adalah peringatan pacaran ku dengan Park Minyoung yang menginjak tahun kelima. Aku benar-benar mencintainya dan menyayanginya. Dia lah yang selalu bisa membuatku tersenyum saat aku merasa sedih. Dia lah yang mengembalikan mood ku ketika ada masalah di kantor. Dia lah rembulan ku. Yang selalu menyinari hatiku dalam kegelapan. Yang selalu membuat hatiku berbunga-bunga dan berwarna. Dia lah satu-satunya orang yang masih saja disampingku ketika aku pernah gagal dalam bisnis. Dia selalu setia di sampingku dalam suka maupun duka.

 

Dia adalah yeoja yang sangat cantik. Budi pekerti dan tutur katanya juga sangat baik. Dia benar-benar yeoja idaman semua namja. Tak henti-hentinya aku bersyukur mendapatkan yeoja seperti dia. Satu lagi yang aku suka darinya adalah dia masih perawan sampai saat ini. Belum pernah sekalipun aku menyentuhnya. Aku benar-benar menjaga agar tidak melakukan hubungan itu tanpa ada ikatan pernikahan. Dia pun memiliki prinsip yang sama denganku.

 

Malam ini aku akan memberikan sebuah hadiah istimewa untuknya. Aku yakin dia pasti sangat mengharapkan hadiahku kali ini. Aku akan memberikannya sebuah cincin pertunangan. Ya, aku akan melamarnya malam ini. Itulah yang sangat diinginkannya. Beberapa bulan terakhir dia selalu memaksa ku untuk segera melamarnya. Dia ingin sekali segera menikah. Tapi aku selalu mengelak. Saat itu aku merasa belum siap untuk menikah. Banyak hal yang harus aku prioritaskan. Karir ku yang masih dalam proses menanjak. Orang tuaku yang sempat sakit parah hingga harus di rawat di rumah sakit. Dan lain sebagainya. Tapi sekarang aku sadar. Semua permasalahan itu takkan ada habisnya dan aku bisa menyelesaikannya saat aku sudah menikah nanti.

 

Setelah pulang dari kantor. Aku segera bergegas pergi ke apartemennya. Aku yakin dia sudah menungguku. Setiap tahun dia juga selalu menungguku di apartemennya ketika perayaan hari jadi kami. Dia selalu ingat hari jadi kami. Biasanya dia menyiapkan makan malam spesial untuk kami berdua. Yang ditutup dengan berdansa romantis atau menonton video film.

 

Setelah kuparkirkan mobilku di halaman rumahnya, aku melihat ada sebuah mobil yang juga di parkir di halaman itu. Siapakah gerangan? Ah mungkin ada temannya yang sedang bertamu. Tidak apalah pikirku. Tidak mungkin temannya akan lama-lama, karena sekarang sudah menunjukan pukul 21.00. Aku yakin temannya akan segera pulang, dan kita bisa merayakan hari jadi ini berdua.

 

Aku pun masuk. Tak kulihat Minyoung ada di ruang tamu. Bukankah dia ada tamu, tapi mengapa mereka tidak ada di ruang tamu. Ah mungkin tamunya teman perempuannya, maka diajaknya ke kamarnya. Aku pun menuju kamarnya. Dari dalam kamarnya aku mendengar suara Minyoung yang sedang tertawa kecil. Aku pun berniat membuka pintu kamarnya untuk melihat apa yang sedang mereka lakukan. Tapi ketika tangan ini sedah memegang handle pintu, betapa kagetnya tiba-tiba aku mendengar suara seorang namja dari kamarnya.

 

“Minyoung sabar sebentar.. ” kata namja itu.

 

“Ayolah cepat lakukan.. Jangan kau bermain-main terus.. Aku sudah tidak tahan lagi” pinta Minyoung.

 

Apa?? Apa?? Apa yang mereka lakukan di dalam? Siapa namja itu??

 

Tanganku bergetar luar biasa. Kakiku terasa lemas. Benarkah yang ada di pikiranku saat ini?? Mengapa Minyoung melakukan ini semua di saat hari jadi kami?? Mengapa kau tega sekali Minyoung padaku?? Setelah sekian tahun kebersamaan kita…

 

Dengan segera ku banting pintu kamarnya. Ku dapati penglihatan yang sesuai dengan apa yang aku bayangkan. Aku lihat Minyoung dan seorang namja tidak mengenakan sehelai pakaianpun. Kulihat namja itu berada di atas Minyoung dalam posisi yang sangat erotis. Langsung bisa aku ketahui apa yang mereka lakukan saat itu.

 

Minyoung dan namja itu kaget bukan main, melihat kedatanganku. Mereka menghentikan aktifitasnya. Minyoung pun dengan segera mendorong namja itu hingga terjatuh ke lantai dan ia pun menutupi badannya dengan selimut.

 

“Oppa.. ini tidak seperti apa yang kau pikirkan oppa..” ucapnya.

 

Didalam hati aku berkata ‘Tidak seperti yang aku pikirkan’ katamu?? Emang tau apa kau tentang apa yang aku pikirkan?? Tau apa kau tentang perasaanku saat ini?? Teganya kau melakukan semua ini pada ku?? Setelah semua yang kita alami bersama. Setelah 5 tahun kebersamaan kita. Itu bukan waktu yang singkat untuk membina hubungan yang kuat sepertinya. Tapi mengapa?? MENGAPA PARK MINYOUNG??? Ingin rasanya aku teriak sekeras-kerasnya kepadamu. Apa ini semua gara-gara aku tak juga segera menikahimu?? Apa karena itu kau melakukan semua penghianatan yang sangat menyakitkan ini.. Dan ini hari jadi pacaran kita.. Tidakkah kau ingat itu????

 

Hatiku benar-benar berkecamuk. Tak satupun kata yang berhasil keluar dari mulutku. Aku benar-benar tak tahu mengapa aku tak sanggup berkata-kata di depannya. Hatiku terlalu sakit sampai aku tidak tahu apa yang harusnya aku katakan.

 

Lalu kudekati Minyoung..

 

Kulihat Minyoung ketakutan saat aku mendekatinya. Ingin rasanya aku menampar wajahnya saat itu juga dan mengumpatnya habis-habisan.

 

“Yoochun oppa.. maafkan aku.. Aku bisa menjelaskan semuanya.. Maafkan aku oppa..”

 

Tapi melihat wajahnya yang memelas kepadaku. Membuat aku tak mampu berkata atau bertindak apapun. Aku sangat mencintainya. Bahkan di saat aku mengetahui bahwa dia selingkuh dengan namja lain, di saat dia sudah mencabik-cabik hatiku, di saat dia sudah menginjak-injak harga diriku di depan namja itu, aku pun tetap tak sanggup untuk marah dengannya. Justru bertambah sakit rasanya hati ini bila aku marah kepadanya.

 

Dengan seluruh kekuatan tersisa, aku mengambil sebuah kotak cincin dari saku jas ku. Kemudian kotak itu  beserta seikat bunga mawar yang sedari tadi ada di tanganku, ku letakan di depannya.

 

“Selamat hari jadi pacaran kita Park Minyoung” kataku singkat dengan kuberikan sebuah senyuman yang seakan-akan dipaksakan.

 

Kuberbalik badan hendak pergi meninggalkannya. Tapi Minyoung menarik tanganku.

 

“Oppa.. mianhe oppa.. mianhe..” kudengar suaranya memohon kepadaku diiringi isak tangisnya.

 

Di dalam hati aku ingin berteriak. Lepaskan aku dasar kau yeoja jalang.. yeoja kotor.. Tapi lagi-lagi tak sampai hati aku berkata sedemikian buruknya kepada Minyoung yang sangat aku cintai.

 

“Oppa.. mianhe oppa..” dia masih saja menarik tanganku. Tetapi perlahan kuberusaha melepas tangannya.

 

“Berbahagialah dengannya ne saranga..” ucapku lirih.

 

Ku tinggalkan dia yang berurai air mata. Dia sepertinya menyadari bahwa sebenarnya hari ini aku hendak melamarnya. Dia membuka kotak itu dan dilihatnya cincin yang sangat ia harap-harapkan beberapa bulan terakhir ini.

 

Dia menangis sejadi-jadinya. “Oppa mianhe oppa.. mianhe.. Saranghaeyo oppa.. Saranghae.. Jangan pergi oppa..”

 

Kutetap saja tak menggubris kata-katanya. Dengan tegar ku berjalan keluar dari kamarnya. Dapat kulihat wajah namja yang sudah menghancurkan hubungan ku dengan Minyoung ku. Tak akan pernah kulupakan wajah brengsek itu. Ingin rasanya aku memukuli nya. Tapi buat apa aku mengotori tanganku dengan memukul namja busuk itu. Hanya akan mengotori tanganku dan menyakti hati Minyoungku.

 

Setelah ku keluar dari rumahnya. Yang pertama ada dalam benakku adalah menghapusnya dari hidupku. Ya benar.. Aku harus menghapusnya dari hidupku. Aku akan membuang semua kenangan tentangnya. Dengan segera kubawa mobilku ke apartemenku. Setelah aku memasuki apartemenku. Kubuka semua lemari dan rak. Aku cari semua barang-barang yang berhubungan dengannya. Sama sekali tak ingin aku satu barangpun yang tersisa disini. Pakaiannya yang tertinggal disini, tasnya, sapu tangannya, majalahnya, video filmnya, semua-semua barang yang ada hubungannya dengan Minyoung. Ku buang semua barang itu kelantai.

 

Minyoung.. Mengapa kau sangat tega pada ku??? Aku mencintai mu dengan tulus selama ini. Inikah balasan dari mu kepada ku.

 

Tiba-tiba aku teringat ada foto kami berdua yang terpajang di samping tempat tidur. Tanpa pikir panjang kubanting pigura itu. Kuambil fotonya. Kurobek menjadi dua. Kuremas-remas foto yeoja jalang itu. Sakit sekali hati ini. Sakit.. Melihat wajah yeoja itu membuatku semakin sakit. Aku perlu minuman. Minuman yang paling memabukan, agar aku bisa melupakannya. Melupakan sakit hatiku pada yeoja itu.

 

Kuambil semua minuman yang ada. Seteguk demi seteguk kuhabiskan semuanya. Berkaleng-kaleng dan berbotol-botol minuman sudah aku habiskan. Sampai tak tersisa minuman sedikitpun di kamarku. Tetapi mengapa? Mengapa? Aku masih saja tak mampu melupakan rasa sakit hatiku ini.

 

Segera kupacu mobilku ke sebuah ke club no.1 di Seoul. Ku merayakan hari jadi pacaran ku dengan Minyoung kali ini dengan sakit hati yang mendalam. Saat ini sepertinya aku tidak merayakan hari jadi pacaran kami, tetapi aku merayakan hari kepecundanganku. Aku memang pecundang. Harga diriku sebagai seorang namja  telah diinjak-injak oleh seseorang yang 5 tahun terakhir ini sangat aku cintai, seseorang yang selalu mengisi hari-hariku, seseorang yang selalu ada di sisiku saat suka dan duka.

 

Tapi sekarang aku sedang berduka. Biasanya dia akan datang menemaniku saat aku jatuh sedih seperti saat ini. Tapi sekarang dia tak akan mungkin bisa menemaniku lagi. Justru malah dia lah yang membuatku sedih dan terluka. Ohh Minyoung.. Aku mencintaimu. Tapi aku tak mungkin membiarkanmu menginjak-injak harga diriku lebih jauh lagi. Ini semua memang salah ku. Seharusnya saat dia memaksa ku untuk segera menikahinya, aku segera melamarnya. Dengan begitu dia akan terikat denganku. Tapi ahh peduli apa?? Semua sudah terlambat.. terlambat!!

 

Kutegak minuman segelas demi segelas. Hingga sebotol minumanku sudah habis. Aku memesan lagi sebotol minuman, sebotol lagi, lagi dan lagi. Hingga entah sudah berapa botol minuman yang aku habiskan malam ini. Seberapa banyak pun aku menegak minuman ini, tetap saja aku masih tak sanggup menghapus rasa sakit hati ini.

 

Aku rasakan kepala ku sudah sangat-sangat pusing. Sepertinya aku perlu mencari udara segar. Aku pun berjalan dengan kesadaran ku yang tersisa menuju ke balkon club itu.

 

“Ohh Minyoung.. Rembulanku.. Dimana rembulanku?? ” teriakku sendiri sambil berusaha menggapai langit.

 

Minyoung adalah bulanku. Jika bulanku pergi maka malam ini dan malam-malam seterusnya akan terasa sangat gelap.

 

Aku ingat. Ingat sekali lagu yang sering kita nyanyikan bersama. Kubersenandung kecil untuk mengingatnya..

 

[My Little Princess]

 

How can I forget all the special memories of you
Still remember, My little princess

 

Sarangi gaetwo iron nae maumur
Sumgiryo haedo kumsae ibkaui misoman

Haruto andwae tto bogoshipojyo
Onjjoju nae mamun gipeun byongie goringor
Gaeinrun nae mujub ijun obsur koyeyo
Jwohan koman boyojugo shipungoryo

Jogi nupeun hanurro naraga
Saranghandago sesangi marharlae
Gipeun bamhanuro kyojiji annun girl
nomanur jikinun (bijnanun) nanungor twekeyo You’re my love

hyeyo jijan mar, haengbokharan gu mar
Yongwonhee yuri jurtae hajiangirohae
jigumchoroman nae kyothe issojyo
bujukhan naingor ihaehaejukir barae

orunsurun nae mosibur kitaehaejwoyo
nege gajang uurrinun namjaga twegoshipungor

onjaeggajina gutae mansogae naega turogar su isstorog hurakhaejwo
manir kutaeto nawa kattamyun
apumun opjwo ..ijin gutaer ..na jikirke.. For you

my little princess ijekko sumkyowon namanae sarang nir boyojirkkoya
yonghwantorok bunji annun mamiro girl
naejasinbota tu tu saranghaejir korago
you’re my love. (I promise you)

 

[Eng Sub]

 

How can I forget all the special memories of you?
I still remember, my little princess.

What I’m feeling must be love. It’s hard to hide it, when a smile appears on my face.
I start to miss you, before the day even ends. What should I do? My heart is fallen ill.

You won’t see laziness in me anymore (you’re only my girl, my love)
I only want to show you my best.

I’m going to fly high up into the sky and tell the world that I love you.
Your aura last deep into the night, girl. I’ll become a star watching over you. You’re my love.

“Lets split up, and be happy.” Let us never to say those words to each other.
Stay by my side, just as you are now. I know that I’m lacking, but I hope you understand.

Anticipate a more mature me (you’re only my girl, my love)
I want to become the man that was made for you.

Please give me permission to stay in you heart forever.
If you feel the same way I do, there’ll be no pain.
Now I will protect you.For you.

Do you know how much I love you? Please stay by my side.

My little princess, I’m going to show you the love I’ve kept hidden untill now.
Forever, with an unchanging heart, girl.
I’m going to love you more then myself.

You’re my love (I promise you)

 

 

Tiba kudengar suara yang sangat nyaring di telingaku yang membuyarkan bayangan Minyoung yang ada di benakku.

 

“Anyeong..” seorang namja menyapaku

 

Aku menoleh untuk melihat tampang orang yang berani-beraninya mengganggu ku yang sedang ingin sendiri ini. Ternyata hanya seorang namja berwajah bodoh. Apa mau namja ini? Aku sama sekali tidak ingin diganggu siapapun.

 

“Anyeonghaseo.. Apa yang kau lakukan disini?” tanyanya padaku

 

Aisshhh ternyata si pabo ini tak sadar kalau aku sedang tak ingin di ganggu.

“Hey pabo.. Pergi kau.. suara mu membuat telinga ku sakit..” hardik ku

 

“Sangat berbahaya dalam kondisi mabuk seperti ini kau berdiri di pinggir balkon” ia sok mengingatkanku. Tidak butuh aku diingatkan.

 

“Peduli apa kau?? Tidak ada yang peduli pada ku.. buat apa kau peduli pada ku???” jawabku dengan nada tinggi

 

“Tapi…” belum selesai ia berkata..

 

“Berisik!!!” teriakku sambil berusaha melempar botol ke arahnya. Tapi entah kenapa kepala ku terasa sangat pusing dan tiba-tiba prangggg.. botol yang kubawa lepas dari tanganku dan aku tak sadarkan diri.

 

===END FLASH BACK===

 

[Yoochun pov]

 

Ahh.. kepala ku pusing sekali berusaha mengingat kejadian kemarin malam. Tapi satu hal yang tidak aku ingat bagaimana aku bisa sampai di apartemenku.

 

Betapa kagetnya aku. Ketika aku menoleh ke samping.

Aaaa… aku berusaha menahan teriakanku tak ingin membangunkan orang yang ada di sampingku ini. Namja ini.. Bukannya dia namja bersuara cempreng yang ada di club semalam? Mengapa ia ada di kamarku sekarang?

 

Apa yang telah dia lakukan?

Ah tidak, lebih tepatnya apa yang telah aku lakukan padanya?

 

….

 

TBC

Gimana Chapter 4 Bloody Love ini? Komen yang banyakkk ya… please..😥

Tungguin kelanjutannya di Bloody Love Chapter 5 tanggal 18 July 2011 jam 19.00 WIB

Jadwal Postingnya udah aku taruh di side bar, jadi gampang kalo mau liat.

Trus jangan lupa join di GRUP FB : Fanficyunjae yeaaa.. :)

Gomawo

:)

-Beth-

40 thoughts on “Bloody Love Chapter 4 – Unfaithful | @beth91191

  1. aku yakin si Minyoung bakalan meyesal seumur idup, karena udh selingkuhin yoochun.
    sabar ya oppa, masih ada junsu. wkwk

  2. y ampun junsuppa pste bkal sdh neh,#pluk junsu..
    Dah d prkosa n jd plampiasan pula..sbr y oppa!
    Oh gtu y,pntes yoochun jd gtuh gra pcr ny toh,eh cwo yg sma mnta yoochun tuh jgn* jae yah?

  3. yaoloh~~~~~ kasian om chun~~~

    ternyata dia di kibulin ma pacarnya sendiri
    TERLALU!
    ma aq aja bang *plak*

    tapi gapapa~~~ada hikmah dibalik derita…
    wkwkwkwkwk
    lanjut ah~~

  4. huh.. kesel… gara2 minyoung, junsu kan jadi korban yoochun, pa gi sampe diperkosa bwat ngelampiasin kekecewaanny…

  5. wah wah..
    kasian bgt uchun dikhianati pacarnya..
    sakit skali pasti, padahal kan uchun niatannya mau ngelamar si minyoung ><

  6. Masih yoosu di chap ini hmmm
    Ooh jd yoochun mabok mabokan gara2 ditinggal park minyoung toh… Ckckck keterlaluan juga sih cewe itu..
    Ehhh yoochun ga inget semalem dia bis apain junsu??? Yaaah wajar sih kan lg mabok..
    Tapi semoga yoochun mau tanggung jawab (lho??)

  7. Minyong kemari kau!!! Berani2nya kau sakiti Uchunku tercinta!!!

    Lha?! C Uchun koq tau kalo dia udah berbuat sesuatu ke Su-ie?
    Ckckck Uchun kau harus tanggungjawab!!!

  8. Poor Yuchun . .
    Tpi bguz dh tuh cewe selngkh dn kthuan sma Yuchun , jdikn Yuchun nanti’a bsa sma Junsu He

  9. Dsar yeoja jalang….. berani2nya nyakitan bang uchun tercnta q…hahahaah dgeplak suie…
    ta aq bersykur jg sihh, yeoja ntuw selingkh.. kn jdnya bsam sa suie sidolphin yg sngt immuuett bkin aq ngiri…heheehe

  10. cacian deh si uchun di khianatii..tapi tak apaaa..min young bodoh mengkhianati si uchun .. nanti kan ada si juunchan hahha

  11. lah…tuh ahjussi gk sadar klo dy bis nge-rape ahjumma..
    tapi kasian ya masa laluna..
    tega amat tuh cewek..
    tapi gpp ada ahjumma yang nemenin ahjussi…
    YooSu banget dah ni chapter..
    hahahahaaa

  12. Miris bgt soal percintaan Chunnie Jushi… jangan pikirkan Minyoung lgi Chunnie Jushi dia bukan apa” mu lgi sekarang ….. Minyoung Pasti sangat menyesal meninggalkan Chunnie Jushi…

    tenang aj Chinnie jushi ad jushu Jumma di dkat mu skarng di atas ranjang😄..

  13. Chunnie~ah masa Kau lupa apa ýanƍ sudah Kau lakukan Pd Suie…?!
    Kau harus bertanggung jawab…kawinin Suie!
    Ppali…ppali!!!!!!!

  14. aaaaa~ kasian yoochun. 5thn. Ya ampun. Hancur dlm 1hari. T,T
    tp gpPLah dya ketemu suie. Tapi tapi part nc nya ga aq bCa. Ga pnya pwnya. Kekeke

  15. Huahahaha
    si uchun udah bngun ya? Wkwkwk
    untung junchan blom pergi.
    Biar sadar tuh si uchun udah ngerape junchan..

  16. Si minyeong oneng banget udah dapet chunnie oppa malah selingkih dasar. Tp gpp chunnie buat su ie. Mian author aku ga baca chap 3 nya

  17. jangan bilang kalo yang sama Minyoung itu si Jae
    trus nanti Chun tau dan hubungannya sama Jun malah jadi bahaya
    huahaha
    reader sok tau

    Minyoung yakin deh pasti bakalan nyesel setengah hidup
    haha

    masih cerita tentang YooSu ya
    belum ke YunJae

    ah ga sabar
    lanjut baca yaaa

  18. oh itu yøochun..bener-bener gak mudeng..bku malah kepikiran yunjae..chapter 3 diprotect yah..hmm..okelah ntar aku daftar pendataan

  19. Pacarnya uchun tega,udah 5thn tpi tega mnghianati uchun

    Pdahal kan mau d lamar

    Hahahahaha
    Btapa terkejutnya chun pas tau klau namja yg di anggapnya bodoh trnyata tidur d sbelahnya

  20. Kyaaaa….ga tau mau ngomong apaaa…
    Lanjuuttt….ksian chun oppa d.khianatin cewe x…
    Tp junsu plihan tepat ko oppa…
    Cuss baca next chapt dlu😀

  21. kasian chunnie oppa dikhianatin pacar’a pdhl dah mau dilamar.
    tp gpp jg sich…klo chunnie oppa straigh nti suie oppa sama siapa. ^_^

  22. Kyaaaa kasihan yoochun oppa *hiks* tapi tenang ajaa oppa aja junsu eonni *ehh* yang lebih segala-galanya dari dia *bow*

  23. Dasar minyoung pabbo ninggalin chunnie buat cowok yg gk tau siapa itu
    Tp aku penasaran juga cowok itu siapa jangan bilang kalau itu jaejoong 😱😱😱😱 andweee itu pst bukan jae kan jae ada di club yg sama tempatnya ama chunnie
    Tp tak apa lah kalau minyoung ninggalin chunnie krn itu yoosu bertemu dan moga dari situ bermula cintanya bersemi 👿👿👿😄😄😄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s