Bloody Love Chapter 5 – I’m so sorry | @beth91191


Title          : Bloody Love
Author      : Beth
Chapter    : Chapter 5 – I’m so sorry
Genre       : Romance, Yaoi
Rate          : 21+

 

[Yoochun pov]

 

Ahh.. kepala ku pusing sekali berusaha mengingat kejadian kemarin malam. Tapi satu hal yang tidak aku ingat bagaimana aku bisa sampai di apartemenku.

 

Betapa kagetnya aku. Ketika aku menoleh ke samping.

Aaaa… aku berusaha menahan teriakanku tak ingin membangunkan orang yang ada di sampingku ini. Namja ini.. Bukannya dia namja bersuara cempreng yang ada di club semalam? Mengapa ia ada di kamarku sekarang?

 

Apa yang telah dia lakukan?

Ah tidak, lebih tepatnya apa yang telah aku lakukan padanya?

 

Wajahnya lebam di daerah sekitar pipinya. Bibirnya pun sedikit berdarah. Badannya memar-memar di banyak tempat. Miris sekali aku melihatnya. Apa yang terjadi semalam? Apa yang aku lakukan semalam?

 

Sedikit demi sedikit aku mulai mengingat kejadian semalam. Aku ingat dia memapahku memasuki apartemenku. Aku ingat saat dia mengobati lukaku. Tapi tiba-tiba aku teringat saat aku tiba-tiba menciuminya di dalam mabukku. Aaaa… Aku ingat aku telah.. aku t..te..tel..telah.. aku telah memperkosa namja ini..

 

Dengan seketika aku tertunduk lesu di lantai. Begitu jahatnya aku. Mengapa aku melakukan itu pada seseorang yang hanya berusaha menolong ku.

 

Tiba-tiba terngiang-ngiang di telingaku suara rintihannya.. suara teriakannya.. suaranya memohon aku untuk melepaskannya..

 

TIDAKKK!!!!!!

 

Mengapa aku seperti ini?? Mengapa aku setega ini??

 

Apa yang harus aku lakukan sekarang? Apa??

 

-oOo-

 

[Junsu Pov]

 

Aku mulai terbangun. Kurasakan matahari bersinar dengan sangat silau pagi ini. Tak lama kemudian aku mengingat kejadian semalam.

 

Sakit sekali aku mengingatnya. Semalam adalah pengalaman yang paling menyakitkan untukku baik secara mental maupun fisik. Masih bisa kurasakan seluruh badanku sakit dan perih dimana-mana.

 

Seketika aku mengingat namja sialan itu yang telat melakukan ini semua padaku.

Aku melihat ke seluruh penjuru ruangan tak sama sekali aku menemukannya. Apakah dia ingat apa yang telah dilakukannya padaku. Tapi dia semalam sedang saat mabuk. Semoga dia tidak ingat. Itu lebih baik,sehingga aku tak perlu malu di depannya.

 

Tiba-tiba ku dengar suara pintu terbuka perlahan.

 

[Yoochun pov]

 

Aku tak mungkin pura-pura tak tahu apa yang telah terjadi semalam. Aku harus minta maaf padanya. Kubuka perlahan pintu kamarku. Aku tak ingin mengagetkannya.

 

Saat pintu kamar sudah terbuka, bisa kulihat dia sudah terbangun dari tidurnya. Dia menyadari kedatanganku. Kulihat wajahnya berubah dengan ekspresi ketakutan. Seakan-akan aku akan memangsanya lagi.

 

“Jangan mendekat.. jangan.. aku mohon jangan.. aku mohon.. biarkan aku pergi..” pintanya dengan wajah memelas sambil menutupi tubuhnya dengan selimut.

 

Sungguh aku merasa menyesal kepadanya. Dia orang baik yang tidak beruntung bertemu denganku. Sebenarnya aku bukanlah orang jahat. Hanya saja saat itu aku sedang mabuk berat. Tak pernah sedikitpun di benakku untuk melakukan hubungan seks dengan seseorang, apalagi sampai memperkosanya. Bahkan semalam adalah pengalaman pertamaku melakukan hubungan seks. Apalagi berhubungan dengan seorang namja yang baru aku kenal. Ahh aku benar-benar sudah gila saat itu. Tetapi aku tak bisa membohongi diriku, walau semalam aku sudah sangat mabuk tetapi aku menikmatinya. Ahh apa yang aku pikirkan?? Bisa-bisanya aku berpikir seperti itu di saat seperti ini…

 

“Aku mohon.. jangan kau melakukannya lagi..”kulihat dia mulai meneteskan air mata.

 

Hati ku benar-benar terenyuh melihat wajahnya. Tak tega aku dibuatnya. Hanya penyesalan yang ada dihatiku saat ini.

 

“Tenanglah.. Aku tak akan melakukan apapun padamu..Mandilah dulu. Kenakan pakaian ini. Baru setelah itu kita bicara.” Kata ku dengan senyuman kecil yang di bibirku sambil memberinya sebuah pakaian, celana dan handuk. Senyuman yang memang aku paksakan karena tidak ingin membuatnya ketakutan.

 

Dia masih belum percaya bahwa aku tak akan melakukan apa-apa padanya.

 

“Kau bisa menggunakan kamar mandi itu. Aku akan menunggumu di ruang tamu”

Kata ku singkat sambil menutup pintu dan meninggalkan dirinya yang masih kebingungan.

 

[Junsu pov]

 

Dia.. benarkah dia tidak akan melakukannya lagi pada ku? Mengapa dia begitu lembut saat ini. Berbeda dengan kelakuannya tadi malam.

 

Setelah ia keluar kamar. Kuberanikan diri mengambil pakaian yang diberikannya. Aku pun berjalan ke kamar mandi. Tapi mataku tak pernah lepas dari pintu kamarnya. Aku takut dia tiba-tiba masuk dan menyerangku kembali.

 

Setelah masuk ke kamar mandi, segera ku kunci pintunya rapat. Aku benar-benar takut. Ini benar-benar meninggalkan trauma yang sangat mendalam di hati ku.

 

Ku nyalakan shower di atas kepalaku. Bisa aku rasakan air mulai membasahi wajahku, dadaku dan semua bagian tubuhku. Perih dan sakit di menjalar seluruh tubuhku. Semakin terasa perih saat air mulai membasahi bagian yang terluka.

 

Ahh.. perih rasanya. Masih teringat di benakku rasa sakit yang luar biasa yang aku rasakan semalam. Sakit secara fisik dan sakit sacara mental. Aku merasa diriku sangat kotor. Melakukan perbuatan yang sangat menjijikan. Ingin rasanya aku membersihkan semua bagian yang telah ia sentuh, yang telah ia ciumi, yang telah ia nodai. Tapi setiap aku berusaha menyentuh tubuhku, rasa sakit lah yang datang. Aku hanya ingin membersihkan sisa perbuatannya. Setiap kuusap tubuhku, aku hanya bisa menggigit bibir bawahku untuk meredam sakit yang kurasakan. Park Yoochun kau benar-benar kurang ajar.

 

[Yoochun pov]

 

Aku menunggu turun sambil menyiapkan sarapan. Aku benar-benar bingung apa yang harus aku lakukan. Apa yang harus aku katakan padanya. Aku tahu aku harus minta maaf. Tapi bagaimana caranya. Tiba-tiba lamunanku buyar ketika aku menyadari dia sudah berjalan mendekatiku.

 

Aku benar-benar malu dan merasa bersalah dengannya. Kulihat dia mendekatiku dengan wajah yang masih ketakutan dan keraguan.

 

“Selamat pagi.” aku memberi salam  padanya tanpa aku tahu harus berkata apa lagi selanjutnya.

 

“Pagi.”ucapnya lirih

 

“Tuan…” aku terhenti saat hendak menyebut namanya. Bahkan aku saja belum tahu namanya tapi sudah melakukan hal yang sangat jahat padanya.

 

“Junsu..Kim Junsu” jawabnya dengan cepat dan tetap dengan suara lirih

 

“Tuan Kim Junsu.. Aku benar-benar minta maaf.. Jeongmal cheosong hamnida.. Aku tidak bermaksud untuk…” tak sanggup aku melanjutkan kata-kataku. Aku takut menyakiti hatinya. Tidak.. Mungkin aku justru takut menyakiti hatiku sendiri.

 

Entah kenapa rasanya lututku terasa lemas. Dan akhirnya akupun bersimpuh di depannya.

 

“Maafkan aku.. Cheosong hamnida.. Semalam aku benar-benar mabuk.. Aku tidak dapat menguasai kelakuanku saat itu.. Sungguh yang semalam bukanlah aku yang sebenarnya. Aku bukan orang jahat. Tidak pernah terpikirkan di benakku untuk melakukan hal itu. Bahkan yang semalam itu adalah pengalaman ku yang pertama. Tapi benar. Semalam bukanlah keinginanku. Aku benar-benar minta maaf.. Jeongmal cheosong hamnida..” aku tak berani melihat wajahnya apalagi matanya. Aku hanya bisa menundukan wajahku.

 

“Aku terima jika sekarang kau akan memukuliku. Aku bahkan rela jika kau ingin membunuhku. Aku sudah benar-benar jahat padamu dan aku sudah tak peduli lagi dengan hidupku.” Kataku sedikit tergetar.

 

Tiba-tiba..

 

Aku rasakan tangannya memegang tanganku. Aku benar-benar sudah siap jika dia akan melampiaskan marahnya padaku. Tapi..

 

“Berdirilah Park Yoochun..Aku baik-baik saja.. Aku terima maafmu..”jawabnya dengan wajah yang dipaksa tersenyum. Aku tau senyumannya adalah senyuman yang menahan rasa sakit di hatinya.

 

Aku tak menyangka dia akan begitu mudahnya menerima permintaan maafku. Aku adalah orang yang paling jahat yang pernah aku tahu. Dan dia adalah orang paling baik yang pernah aku tahu.

 

“Tapi aku sudah…” belum sempat aku selesai berkata.

 

“Ssssttttt.. sudahlah..” Dia menempelkan jari telunjuknya pada bibirku.

 

Dia benar-benar orang yang baik. Oh Tuhan.. Jahatnya aku.

 

“Kau sudah minta maaf padaku. Kau sudah merasa menyesal. Lagi pula kau tadi malam dalam keadaan yang sangat mabuk. Wajar kau tak bisa mengontrol kelakuanmu. Bangunlah.. Aku tidak apa-apa.” Kata Junsu.

 

Kata-katanya benar-benar bisa menenangkanku. Kegalauanku sirna seketika.

 

Aku pun berdiri dan mengambil kotak obat.

 

“Lukamu harus diobati..” kataku padanya.

 

“Tidak usah.. biar aku sendiri..” jawabnya

 

“Tidak.. hanya ini yang bisa aku lakukan sebagai bentuk minta maafku” Ku dudukan dia di sofa.

 

Kuambil kompres es yang sudah aku siapkan dari tadi. Kuletakan di pipinya. Pipi kanan dan pipi kirinya. Lalu kubiarkan dia mengompres pipinya sendiri. Lalu aku mengoleskan obat ke bagian wajahnya yang terluka. Mata nya terpejam menahan perih saat obat menyentuh lukanya. Dia tampak manis. Manis sekali..

 

Aishhhhh…. apa yang aku pikirkan. Aku bukan gay. Semalam hanyalah sebuah kesalahan. Sudah.. cukup.. aku tidak ingin memikirkannya lagi.

 

“Makanlah dahulu.. Aku sudah menyiapkan omelet dan segelas jus untukmu. Untuk makanan penutupnya akan aku siapkan pancake.”

 

krucuk krucuk.. kudengar suara perutnya berbunyi.

 

“Kau pasti lapar.. Makanlah yang banyak..” kataku.

 

Dengan segera dia duduk di kursi makan. Kulihatnya dia mengambil omelet di piring banyak sekali. Dia memakannya dengan sangat lahap. Belum habis omelet yang ada di piringnya, dia mengambil roti tawar dan mengoleskan selai coklat diatasnya. Dia benar-benar rakus sekali saat makan. Aku tersenyum geli melihatnya.

 

“Pelan-pelan makannya” lucu aku melihatnya makan. Seakan-akan  sudah berhari-hari tidak makan.

 

“Sepertinya pancake nya aku siapkan sekarang” aku pun pergi menuju meja dapur dan mulai menyiapkan pancake.

 

Saat aku kembali, ternyata piringnya sudah bersih. Tanpa aba-aba..

 

“Pancake itu untukku kan??”tanyanya sambil merebutnya dari tanganku.

 

“I..ii..iya..” aku kaget ternyata dia benar-benar sangat rakus.

 

Setidaknya mengapa dia tidak sungkan bersikap rakus di depan orang yang baru dikenal. Lucu rasanya melihat tampangnya saat memakan makanan yang aku buat. Wajahnya benar-benar polos. Lucu sekali kau Kim Junsu. Entah mengapa aku bisa jahat dengan orang selucu kau. Maafkan aku Kim Jundu.

 

-oOo-

 

Setelah selesai makan, mungkin lebih tepatnya setelah menunggu dia selesai makan, kulihat dia sangat kekenyangan dan terduduk lemas di sofa. Bukan maksud aku ingin mengusirnya tetapi aku mau berangkat kerja.

 

“Kau tidak kerja? Atau kuliah?” tanyaku

 

“Aaaa… kau mengusirku??” hardiknya dengan suara cemprengnya. Sepertinya dia tau yang ada di dalam pikiranku

 

“Andwe… aku hanya akan berangkat kerja.” jawabku “Ya sudah turunkan makananmu, aku tinggal untuk bersiap-siap dulu”

 

“Yoochun..” tiba-tiba ia memanggilku

 

“Ne??” jawabku

 

“Maukah kau menolongku?” tanyanya

 

Perasaanku mulai tidak enak. Dia pasti minta tolong yang aneh-aneh.

 

“Antarkan aku pulang. Aku tidak kuat menyetir. Badanku masih sakit semua” kata junsu yang memanja pada ku

 

Tebakanku benar..

“Mwo?? Mmmm.. ya baiklah.. tapi mobilku masih di club semalam.” Jawabku

 

“Tidak apa-apa.. bawalah mobilku dulu. Aku benar-benar sedang tidak bisa menyetir mobil. Nanti saat aku sudah baikan kita ambil mobil mu di club dan kau kembalikan mobilku”  kata junsu dengan bersemangat.

 

“Baiklah..” akhirnya aku menurutinya.

 

Beberapa saat kemudian..

 

Kupacu mobilnya. Akhirnya kuantarkan dia sampai ke rumahnya. Sesampai di depan rumahnya.

 

“Nanti malam kalau aku sudah baikan, kita ambil mobilmu ya..” ucapnya dengan senyum-senyum di wajahnya

 

“Oya ini aku sudah mensave nomerku di HP mu tadi saat kau tidak sadar.. Anyeonghaseyo.. Sampai jumpa nanti malam..” dia pun masuk ke dalam rumahnya.

 

Aku benar-benar heran dengannya. Dia berkata seperti itu, seperti layaknya seseorang yang bicara dengan pacarnya dan minta di jemput untuk berkencan nanti malam.

 

Aneh-aneh saja kau, Kim Junsu. Senyum terkembang di bibirku. Entah apa yang membuat ku tersenyum tapi yang pasti aku senang bertemu dengannya. Dia lucu dan manis. Dan entah mengapa aku sempat lupa bahwa semalam aku baru saja di khianati oleh pacarku yang sangat aku cintai. Mengapa dia mampu membuatku mulai melupakan MinYoung bahkan minum minuman keras sebanyak tadi malampun tak dapat membuatku melupakannya. Ada apa denganku??

 

===========

 

TBC

Gimana Chapter 5 Bloody Love ini? Komen yang banyakkk ya… please..😥

Tungguin kelanjutannya di Bloody Love Chapter 6 tanggal 19 July 2011 jam 19.00 WIB

Jadwal Postingnya udah aku taruh di side bar, jadi gampang kalo mau liat.

Trus jangan lupa join di GRUP FB : Fanficyunjae yeaaa..😀

Gomawo

:)

-Beth-

49 thoughts on “Bloody Love Chapter 5 – I’m so sorry | @beth91191

  1. Wuiiiihhh……..
    Yoosu couple so sweet
    Dsni junsu imut n polos bgt, g btuh wktu lama chunnie psti jtuh ht tuh ma junsu, hihihi

  2. hhhmmm … jadi senyum senyum sendiri bacanya …
    aaaah polosnya … junsu baik banget, yoochun juga ga jahat !!!
    pasangan yang pas🙂 so sweeeet >///<

  3. tuh kan tuh kan…. di bilang juga apa~~~ aslinya junsu seneng noh~~~

    ahhhhhhh!!!!

    lanjut ah~~~

  4. aigoo..
    bagn uchun baik banget.. walo pas malem udah merkosa junsu mpe miris kyk gitu, tapi rela bertanggung jawab ><
    i love u XDD #digampar junchan

    junsu yang polos telah ternodai *O*
    tapi gpp kalok ama bang uchun XDD

    hha.. junchan jga baek, mau maafin bang uchun krn tlh perkaos dia..
    tapi btw,,
    og akhir2 junchan kyk ada kesan manja ke uchun gitu ya??
    atau cma persaanku aja ya author??
    pkok.a lanjut😄

  5. Lama..Lama q mkin ska diblog ni..Sungguh..
    Q suka ffny..Authorny daebak..Fellny dpt bgt gtu..
    Q lnjt ea..

  6. Junsu emang baik banged bisa segampang itu maafin orang,yg merkosa dia.. Oh dolphin wkwkwk
    Kyaaaa yoochun mulai fall in love sm junsu..
    Btw ini yunjae kpn munculnya?

  7. So sweeeeeeett😄
    Su-ie emang bae banget ya, perjakanya udah di ambil sama Uchun masih mau di maafin

  8. cie cie yg udh tumbuh benih benih cinta :DDD
    yoosu couple …
    kapan nech yunjae couplena ?? jdi g sbr …😀

  9. OMMMwoooo…, suie!!!!!! kau memang org yg paling baik hte… semudah itu memaafkan kesalhan yg sangt fatal walaupn tnpa kesengajaan….Huuftttt
    mungkin dsnilah jlnnya yoosu couple mlae menjalin somthng..hihihihi
    ga sbar nunggu moment yunjae..hehehe

  10. full yoosu taahh.. kapan yunjae in mah hahaha
    geeezz si Junsu baek bgt siihh..gua jadi junsu mh langsung minta kawin *loh?
    hmmm.. Junsunya di bkin childish gtuuuu hohoho

  11. ahahahaaaa…
    junsu ahjumma imut gitu ya..
    tapi gpp..biar yoochun ahjussi jadi suka ma dy..
    dah ahjussi terima ja jadi gay..
    toh ahjumma juga gk kalah cantik dengan cewek2 lain ko’..
    hahhaaa..
    lanjut thor…
    lucu ceritana..bikin ngakak liat kelakuan junsu ahjumma..

  12. Xiah Angel >…< kyaaaa …
    Suie hatimu begitu baik kau tulus memaafkan Chunnie yg telah memperkosa mu….. *ya iyalah kan calon suami juns*

    sepertinya telah tumbuh bibit" cinta…
    *lirik YooSu*
    cangkul … mna cangkul.. ?

  13. kyaaaaaa….. yoosu so sweet bgt!!!!! sukaaa sukaaa sukaaaa
    bener xiah angel dah….. hhohohoo
    dah mulai lope2 nih yoosu

  14. Yoo!! Suie..! Tadi sakit jiwa dan raga’a Gegara kelakuan chunnie.. skrg ųϑªђ senyum” gaje….ckckckck!!!!

    YooSu couple ųϑªђ mulai beraksi..tinggal nunggu YunJae couple

  15. Junchan tu baik bgt ya…
    Pdhl udah d rape uchun tp dengan mudahnya dia maafin uchun.
    Aigoooo
    uchun bener2 beruntung kalau bisa dapetin junchan..
    Wkwkwk

  16. Wowwww chunniw itu namanya kamu suka sama suie. Aigooo chunnie mudah2an cpet jadian ama suie.

  17. ekekekekeke
    Junsu baik banget ya
    salut deh sama Junsu
    atau dia malah terpesona sama Chun
    Junsu beneran polos atau ga tau malu itu ?
    Hahaha
    *ditabok Junsu

    bagusss
    Junsu buat Chun berpaling padamu
    hahaha

  18. eaa..junsu abis di rape tapi kayanya jdi suka ma chun th..uchun juga..hahaha..tpi bgus dah uchun gak kbur dan mau minta maaf..

  19. Senang lihat yoosu udah mlai akrab sdikit

    Dsar suie gax tau tmpat,bru kenal aja udah mkan kyak gitu

    Mkannya nglah’in rekor imin pula

    #aduhhh….

  20. Junsu ‘eonni’ baik sama imut bangeeeetttt *speachless* jelas ajaa kalo yoochun oppa sampe kesemsem *ehh*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s