Bloody Love Chapter 6 – Take Care Yourself, boy | @beth91191


Title          : Bloody Love
Author      : Beth
Chapter    : Chapter 6 – Take care your self, boy
Genre       : Romance, Yaoi
Rate          : 21+

 

[Jaejoong pov]

 

Saat aku pulang ke rumah, tak kutemukan adikku. Dimana dia sudah hampir pagi dia belum juga pulang. Tidak pernah dia seperti ini sebelumnya. Ini pertama kalinya dia tidak pulang dan tidak meminta ijin padaku. Aku khawatir. Aku berusaha menghubunginya tetapi nomernya tidak aktif. Kim Junsu kemana kau??

 

Sepertinya semalam aku melihatnya pergi dengan seorang namja. Teman barunya kah? Kenapa kau tidak meminta ijin dahulu? Aissshhhhh… Dasar Junsu Pabo.. Tapi aku benar-benar khawatir saat ini. Akan aku tunggu dia sambil menonton tv dan tanpa sadar akupun tertidur…

 

 

===PAGI HARI===

 

“Hyung.. hyung..” suara yang aku kenal membangunkanku dari tidur ku.

 

Aku buka mataku dan kulihat wajah adikku Junsu.

 

Aku kaget saat melihat wajahnya yang lebam dan terluka di beberapa tempat.

 

“Apa yang terjadi padamu? Kenapa wajahmu Jun?” tanyaku dengan penuh kekhawatiran.

 

“Ani… gwaechana hyung..” jawabnya berusaha menutupi sesuatu.

 

“Aku ini hyungmu.. Cepat katakan.. Kalo kau saja sudah main sembunyi-sembunyian dengan hyung lalu dengan sapa lagi kau bisa mengatakannya??” paksaku padanya.

 

“Ani hyung.. sudah.. aku mau ke kamar dulu..” jawabnya sambil berlalu ke kamarnya.

 

Aku ingin terus menginterogasinya tetapi aku melihat wajahnya yang tampak bahagia bersinar-sinar membuatku mengurungkan niatku. Aneh memang mengapa dia bisa tampak senang padahal wajahnya penuh luka dan lebam. Tapi aku percaya bahwa memang tidak ada apa-apa yang perlu aku khawatirkan. Mungkin ada apa-apa tetapi dia bisa menanganinya dengan baik. Yasudahlah aku percaya.

 

“Junsu… Dimana mobilmu..” tanya ku tiba-tiba teringat dia pulang dengan tidak membawa mobil.

 

“Aku akan mengambilnya nanti malam..” jawabnya.

 

“Iya.. tapi dimana sekarang mobilmu?” tanyaku.

 

“Dibawah oleh Yoochun-ssi” jawab Junsu sambil tersenyum-senyum.

 

“Yoochun?? Mwo?? Siapa dia??” tanyaku penuh curiga.

 

“Teman ku..” jawabnya singkat.

 

“Teman??” tanyaku lagi.

“Iya hyung.. teman” jawabnya berusaha meyakinkanku. “tenanglah dia orang yang baik.” jawabnya sambil menutup pintu kamarnya.

 

Ada sesuatu yang disembunyikan anak itu. Tapi apa? Mengapa dalam semalam banyak terjadi tapi aku tidak tahu. Aku akan menunggu hingga dia memberi tahu semuanya.

 

Di rumah Donghae…

 

[Donghae pov]

 

“Hyung.. Selamat pagi..Bangunlah..bukannya kita hari ini akan persiapan ulang tahunmu..” kata Eunhyuk membangunkanku, sambil membelai-belai rambutku.

 

“Mmmmhhhhh….hoahhhh..selamat pagi ne saranga..” jawabku sambil ku kecup dahinya lembut.

 

dia tersenyum manis sekali. Aku benar-benar cinta dengannya.

 

“Ne saranga.. Kau cantik sekali pagi ini..” ucapku sambil mengecup bibirnya.

 

“Hyung.. Kau masih bau.. Mandilah dulu..” pinta Eunhyuk padaku.

 

“Andwee… Aku pingin sekarang..” kupeluk tubuhnya yang kecil,kujatuhkan dia ke kasur. Kutindih tubuhnya dari atas.

 

“Hyung.. Kau nakal sekali.. Baru bangun sudah mau bermain. Belum puas dengan yang semalam?” tanya Eunhyuk dengan nada memanja.

 

Aku tak menjawab sedikitpun hanya kukecup bibirnya yang tipis dan lembut itu. Kukecup dengan sepenuh hati. Dia tampak pasrah saja menerima apa yang aku lakukan padanya. Aku merasa sudah mulai terangsang. Nafsu ku mulai memburu. Dan tiba-tiba..

 

Kring kring…

 

Aku masih saja melanjutkan aksiku yang sedang asyik menciumi lehernya..

 

“hyung hyung.. Hentikan.. Ada telepon..” kata Eunhyuk memaksaku untuk berhenti.

 

Aisssshhh… Telepon bodoh.. Mengganggu ku yang sedang asyik saja. Dengan terpaksa ku hentikan ciumanku. Aku angkat telepon ku.

 

“yabuseo..” salamku dengan nada sedikit tinggi.

 

“yabuseo.. Hey Donghae.. Lama sekali kau mengangkat teleponnya?” suara yang aku kenal terdengar dari seberang sana. Ya,ini suara Jaejoong hyung.

 

“mian hyung.. Aku tadi masih bersama Eunhyuk” jawabku

 

“bersama?? Maksudmu?? Oo.. Aku tau.. Kalau gitu lanjutkan dulu kegiatan kalian. Telepon aku saat sudah selesai.” kata Jaejoong hyung.

 

“ani ani.. Bukan begitu maksudku.. aku tadi masih membantu Eunhyuk sesuatu hal.” bohongku pada Jaejoong hyung. Aku tidak ingin membuatnya merasa tidak enak kepadaku.

 

“Nae Nae.. aku cuma mau mengabari,nanti sebelum berangkat kumpul dulu di rumahku ya.. Ada barang yang perlu diangkut untuk acara ulang tahunmu.” kata Jaejoong hyung

 

“Baiklah hyung.. Aku akan ke rumahmu dahulu. Oya.. Jangan lupa kau ajak Yebin ya.. Tidak lengkap bila tidak ada dia.” kataku.

 

“Tentu saja.. Kalau kalian semua membawa pasangan,masa’ aku hanya melihat kalian bersenang-senang,sedangkan aku menganggur sendirian??” ucapnya dengan nada sedikit tinggi.

 

“Ani.. Hyung.. Yang pasti besok akan menjadi hari yang menyenangkan untuk semua orang.,” jawabku

 

“Yasudah.. Lanjutkan ‘membantu’ Eunhyuk.. Aku tak akan mengganggu. Anyeong..” kata hyung padaku. Sepertinya dia bisa membaca pikiranku saja.

 

“Anyeong hyung.. Sampai ketemu nanti malam..” kata ku sambil mengakhiri telepon.

 

“Eunhyuk ne saranga… Ayo kita lanjutkan kembali..” kataku pada Eunhyuk.

 

“Ahhh..Donghae…”

 

….

 

 

===MALAM HARI===

 

[Jaejoong pov]

 

Donghae dan Eunhyuk sudah datang ke rumahku. Kami bersiap-siap berangkat ke villa. Tapi mana Junsu? Dia belum siap-siap kah? Atau dia sakit? Tadi pagi aku lihat dia masih lebam-lebam dan luka-luka.

 

Aku datangi kamar Junsu. Kulihat dia sedang tiduran di kasurnya sambil memegang HPnya.

 

“Junsu.. apa kau baik-baik saja?” tanyaku padanya.

 

“Nae hyung..”jawabnya singkat.

 

“Kau tidak ikut acara ulang tahun Donghae?”tanyaku

 

“Entahlah hyung.. aku ingin sekali datang.. Tapi..”belum sempat ia selesai menjawab.

 

“Yasudah kau istirahat saja.” kata ku. Aku sangat menyanyanginya. Dia sedang sakit dan aku tidak tega memaksanya ikut. Walaupun dia ingin datang ke acara ulang tahun Donghae. Tapi apa boleh buat, dia harus banyak istirahat.

 

Kemudian kulihat Eunhyuk dan Donghae masuk ke kamar Junsu.

 

“Junsu sayang.. apa yang terjadi padamu?”tanya Eunhyuk pada Dongsaengku

 

“Ani.. aku tidak apa-apa..”jawabnya dengan menutupi semua alasan kenapa dia bisa seperti saat ini.

 

“Sayang sekali kau tidak bisa datang di acara ulang tahunku. Hyung mu pasti tidak membolehkan kau ikut.” Kata Donghae singkat.

 

“Ikut saja.. Sayang kalau kau tidak ikut. Tidak lengkap tanpamu..Ayo ikut..” sahut Eunhyuk sambil menarik tangan Junsu.

 

“Awwww…” Junsu sedikit berteriak kesakitan.

 

PLAAKKK…

 

Kupukul kepala Eunhyuk.

 

“Kau mau membuat adikku tambah sakit?” jawabku dengan nada sedikit tinggi.

 

“Awwww.. hyung..” pekik Eunhyuk.

 

“Hyung sabar…” Donghae berusaha menengahi. “Eunhyuk tidak bermaksud begitu.”jelas Donghae

 

“Mian hyung..” Eunhyuk minta maaf padaku.

 

Untuk masalah adikku, aku sangat mudah marah ketika ada orang yang menyakitinya. Hanya aku yang boleh menyakitinya. Andai Junsu mau cerita tentang siapa yang bisa membuatnya seperti sekarang, aku pasti sudah membunuh orang itu. Tapi lebih baik aku tidak tahu daripada memaksanya mengatakan. Karena tidak semua hal mudah dan perlu untuk dikatakan pada orang lain,termasuk padaku.

 

“Sudahlah.. kalian jangan bertengkar.. Eunhyuk, Donghae hyung.. Jeongmal mianhae aku tidak bisa datang. Selamat ulang tahun ya Donghae hyung. Aku benar-benar minta maaf. Jaejoong hyung, jangan marah-marah. Aku baik-baik saja” Junsu berusaha menenangkanku.

“Iya benar kata hyung mu.. Kau istirahat saja. Tidak apa-apa kau tidak datang. Yang penting hadiahnya ya..” kata Donghae hyung sambil mengacak-acak rambutku dan tersenyum.

“Tentu.. Segera kusiapkan hadiahnya..” jawabku.

“Yasudah.. kau istirahat saja. Jika kau mau makan. Ada makanan di kulkas. Kau bisa memanaskannya. Jika ada apa-apa,hubungi aku sesegera mungkin. Aku sangat sayang denganmu. Jaga dirimu baik-baik. Kau jangan bertindak yang aneh-aneh. Kau harus bisa melakukan semuanya tanpa diriku. Walau aku tidak ada di sampingmu,tapi percaya lah aku akan selalu menyayangimu. Secepatnya aku kembali, arasho?” Kata-kataku keluar begitu saja.

“Hyung.. walau kau selalu jahat padaku, ternyata kau menyayangiku.. Aku juga sayang sama padamu hyung..” ucapnya

Kupeluk dia dan yakinkan diri ku bahwa dia akan baik-baik saja sendirian di rumah. Kemudian kami tinggalkan dia sendiri dikamarnya. Kami harus berangkat sekarang. Aku tidak ingin terlalu malam sampai disana.

Setelah itu, kulihat Kang Yebin sudah datang ke rumahku. Dia cantik seperti biasa.

 

“Yebin..” kukecup pipinya lembut “Ayo kita berangkat sekarang”

 

“Oppa.. Dimana adik mu??” tanya Yebin padaku

 

“Di kamarnya” jawabku singkat

 

“Dia tidak ikut.” jawabku.

 

“Ha??? Kenapa emangnya?” tanya Yebin seakan tak percaya.

 

“Dia sakit. Sudahlah.. Ayo berangkat..” aku yakinkan dia untuk segera berangkat.

 

“Benar tidak apa-apa dia di tinggal sendirian?” tanyanya khawatir. Walaupun Yebin sering bertengkar dengan Junsu tapi sebenarnya dia sangat menyayanginya juga, sama sepertiku.

 

“Tenanglah.. Dia akan baik-baik saja. Ayo berangkat..” Jawabku.

 

Kami pun berangkat meninggalkan Junsu di rumah sendirian di rumah. Walaupun berat, aku yakin dia akan baik-baik saja.

 

[Junsu pov]

 

Kenapa Jaejoong hyung berkata seperti itu?

Seakan-akan dia akan kemana saja. Sebenarnya terdapat perasaan berat dihatiku membiarkan Jaejoong hyung pergi. Tapi mau apa lagi. Tidak ada alasan untukku mencegahnya pergi. Jaejoong hyung ternyata kau sangat menyayangiku yang bodoh dan selalu merepotkan ini. Aku sayang Jaejoong hyung..

 

Setelah keberangkatan mereka, sepertinya aku sudah lebih baikan. Seharian aku beristirahat dengan cukup. Tiba-tiba aku teringat dengan Yoochun. Dia sebenarnya orang yang baik. Dia mungkin telah salah melakukan hal itu kepadaku. Tapi saat itu dia sedang mabuk berat. Toh,dia sudah minta maaf padaku. Bahkan sampai dia bersimpuh di depanku. Manis sekali caranya meminta maaf. Aku tiba-tiba ingin bertemu dengannya. Lalu aku menelepon dia.

 

[Yoochun]: Yabuseyo..

 

[Junsu]:Yoochun-ssi..

 

[Yoochun]:nae..ada apa? bagaimana keadaanmu?

 

[Junsu]:aku sudah baikan..kau sedang sibuk?

 

[Yoochun]:andwe.. ada apa? Kau ingin mobilmu sekarang?

 

[Junsu]:mmm… nae.. (sebenarnya aku hanya ingin berbicara dengannya, tapi ya sudahlah..)

 

[Yoochun]: baiklah. sebentar lagi akan aku antarkan mobilmu.

 

[Junsu]:gomawo.. aku tunggu ya..

 

 

===BEBERAPA SAAT KEMUDIAN===

 

Aku dengar ada suara mobil dari arah depan. Yoochun-ssi sudah datang sepertinya. Aku segera beranjak dari tempat tidurku. Aku berjalan ke pintu depan. Aku tidak ingin dia menunggu lama di depan.

 

“Yoochun-ssi..anyeong..”sapaku.

 

“Anyeonghaseyo..” jawabnya.

 

“Ini kukembalikan mobilmu..”ucapnya sambil menyerahkan kunci mobilnya padaku.”Aku pulang sekarang ya..”

 

“Mwo secepat itu? Kau tidak mampir dulu?”cegahku karena belum puas aku bertemu dengannya.

 

“Mmmmm… buat apa aku mampir?” Dia benar-benar tidak tahu apa maksudku.

 

Aku berpikir apa alasan yang harus aku katakan agar dia mau lebih lama di sampingku. Tiba-tiba terbesit di pikiranku untuk….. aku pura-pura terjatuh..

 

Ku jatuhkan diriku dengan tanpa ragu. Ku lemaskan kakiku hingga tubuhku nyaris terjatuh. Tapi dengan segera dia menahan tubuhku agar tidak terjatuh. Senangnya aku saat dia menolongku seperti ini. Ini adalah saat-saat yang aku inginkan. Dapat kulihat wajahnya dari dekat. Wajahnya yang tampan dan tidak menakutkan seperti wajahnya malam itu. Wajahnya kali ini bagaikan wajah angel yang sangat tampan.

 

Ahhh… senangnya…

 

Tiba-tiba aku merasa malu. Aku pun segera berdiri kembali.

 

“Kau sepertinya belum sehat?” tanyanya padaku.

 

“Mmmmm.. tidak juga.. aku sudah lebih baik. Tapi hanya sedikit pusing saja..” jawabku.

 

“Kau sudah makan malam?”tanyanya dengan wajah penuh kekhawatiran.

 

“Sebenarnya belum..”

 

“Kau ini.. kau bisa tambah parah bila tidak makan. Tubuh mu masih lemah. Kau harus makan cukup dan banyak istirahat.” Dia pun menarikku ke dalam rumah.

 

“Kau mau apa?” tanyaku. Mengapa dia ini suka tiba-tiba menarik. Tak bisakah dia mengajaku dengan kata-kata saja?

 

“Aku akan siapkan makan untukmu. Tidur-tiduranlah dulu, kalau sudah siap, nanti aku panggil.” Ucapnya.

 

Dia sungguh perhatian sekali. Aku sungguh senang hari ini. Aku pun berbaring di sofa depan tv sambil menunggunya menyiapkan makanan. Oh Tuhan… aku ingin hari ini tidak berakhir dengan cepat. Aku tidak ingin dia pergi.

 

=====

 

TBC

Gimana Chapter 5 Bloody Love ini? Komen yang banyakkk ya… please..😥

Tungguin kelanjutannya di Bloody Love Chapter 7 tanggal 20 July 2011 jam 19.00 WIB

Jadwal Postingnya udah aku taruh di side bar, jadi gampang kalo mau liat.

Trus jangan lupa join di GRUP FB : Fanficyunjae yeaaa.. :D

Gomawo

:)

-Beth-

49 thoughts on “Bloody Love Chapter 6 – Take Care Yourself, boy | @beth91191

  1. Jiaaaaah…..ternyata junsu centil jg nih -____-
    Pke acr jtuh sgla biar dperhatiin yoochun, hihihi

    Nice ff lh pkok.a

  2. yakh..junsu alsan aj g ikut pdhal mau ktemu yuchun…pura2 jtuh lg..junsu gemesi deh….ap ad sesuatu nkal trjdi dgn jaejoong nih???

  3. tharyyy!!!! ni sebenernya FF yunjae ato Yoosu c??? *banting kulkas*

    mana YunJae nya!!!!!!!
    *efek ga baca nama Yunho dr ptama baca*

    ok ok…yoosu… selamat berbahagia~~~ *nangis dipojokkan bareng Yunjae*

    btw ga ada Changmin kah???

    ah lanjut dulu dr pd kebanyakan tanya *plak*

  4. tharyyyyyyy!!!!! ni sebenernya FF YunJae ato Yoosu c???? *banting kulkas*

    mana yunho nya?????

    T.T ok yoosu… selamat berbahagia *nangis bareng YunJae dipojokan*
    ada changmin ga di FF ni??? *.*
    lanjut dulu ah~~~~

  5. wew..
    junchan udah ada rasa ama uchun nih,,
    hihihihi..

    tapi uchunnya belum sdar2 T.T
    aigoo,, pabo #plakkk

    ayo junchna.. lanjutkan aksimu biar uchun kecantol ama junsu😄

  6. Jiahahaha dasar junsu ternyata dia juga fall in love sm yoochun sampe pura2 jatoh pura2 sakit juga aiguuuu
    Eh ada apa dengan firasat junsu??masa sih jaejoong mau pergi jauh

  7. aigoo …
    junchan unyu beudth …. 😀
    chunppa sadar dunk klu junchan pingin ma chunppa ..
    yunjae na mana??? udh g sbr …😀

  8. Cielehhh… suie cengengesan mulu dehhh…ckckckc ga sesuai bnget dgn keadaan yg lebam2 gtuw..hahahaha susah memang clo udah jtuh controng…hahahaha
    knfu tuww umma bcara kyak gtu sma suie…,??????????? mungkinkah awal dre smuany????????????!!!!!!

  9. hmmm..masi yoosu jgaa.. yunjaeeee..huhu
    gubrak bgt deehh..si Junsu bsa ekting jga taah?? hahahaha
    blajar dari jeje yee kekekekek

  10. ko’ eoma ngmng begitu..??*firasat gk enak niih*
    btw kykna yoochun ahjussi dah mulai mo menempatkan junsu ahjumma dihatina..
    asseeekkk….akhirna jadi juga nih pasangan..
    btw yunjae na kmana???
    ko’ gk ada sih..????
    yunjae..yunjae..yunjae#teriak2 kyk demo d DPR

  11. ihhh…. Junchan genit ihhh..*Toel” butt Junsu*

    Jaemma emank hyung yg perhatian ma semua Dongsaeng.a ^_^

  12. Dasar Suie…ada” aja akal’a…polos” sialan wkwkwkwk

    Τρ kenapa jeje ngomong ƍƭ ýª sam̶̲̅α̇ Suie?? Ky g bakalan ketemu lagi aja!

  13. Where Yunho??
    Kenapa yunjae moment nya ngga muncul-muncul ?
    Coba baca chap 7 nya dulu deh semoga udh muncul~

  14. akh. Suie juga mulai suka nueh ama bang uchun. u,u
    sbnrnya jaema pnya sisi baik, dya perhatian ama org yg dkt ama dya.
    tpi tpi suie pnya firasat ga enak?

  15. Eaaaa suie mulai narik perhatiannya chunnie kekekeke . Yunjae momentnya blm yah? Aku next part ya

  16. jlebbb
    woaaah kata2nya Jae
    so sweeetttt ….
    padahal aku pikir di awal cerita Jae itu benci sma Junsu
    tapi rupanya sayang banget ya
    aigooo .. hyung yg baik

    ihhh
    Junssu kok jadi genit sih
    ahahahaha
    pake pura2 lemes segala
    ahahaha

    Junsu dluan yg suka sama Chun
    yeeeiy

  17. jiah, jgn-jgn hari ini lg jae bkal berubah jadi vampire..huhuhu..
    Junsu knpa jadi agresif g2? Lupa apa chun yg ngerape..kekeke..cinta emang buta

  18. Biar pun jae sring mrah + mukulin suie tapi dia sngat sayang

    Junsu cari ksempatan trus dkat yoochun

    Kapan yunjae ketemu ?
    moment yunjae ><

  19. Junsu ‘eonni’ lagi kasmaraaaaannnn *rotfl*, tapi ngomong-ngomong ini ff yoosu atau yunjae yaa *thing*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s