Vicious Jonquil – The Haughtiness in a Blaze 2/2 FULL NC | @beth91191


Ini dia lanjutannya Vicious Jonquil,,,

Tapi sebelumnya sekali lagi, aku mau memberi tahu sesuatu ygang SANGAT PENTING“. FF ini adalah ff Double Shoot, yang mana tidak ada lanjutannya setelah part 2 ini. Jikalau reader sekalian ingin aku membuat lanjutannya, silakan RCL sebanyak-banyaknya. Bujuk aku biar mau bikin lanjutannya. Karena jujur, aslinya aku pingin buat lanjutannya tapi apa daya semangatnya kurang nih.. #authorMintaDilemparWajan

So, RCL sebanyak-banyaknya yaaa… Buat aku yakin kalau aku nggak akan kecewa kalau buat sekuelnya. Kobarkan semangat YUNJAE… #kaburSebelumDitimpukinnnn #kaburrrrrr

Oke… Dari pada banyak cincong.. LET’S GOOOO…

Check it out..😉

========================================================================

VICIOUS JONQUIL – THE HAUGHTINESS IN A BLAZE  DOUBLE SHOOT 21+]


 

Title        : Vicious Jonquil

Author   : Beth

Chapter : double shoot – PART 2/2

Genre    : Romance, Action, Yaoi

Rate       : 21+

[Akhir part 1]

Tanganku yang semula melipat di depan dada sebagai bentuk pertahanan, kini sudah jatuh lemas di sisi tubuhku. Kubiarkan tubuh ini merasakan semua yang dia lakukan pada tubuhku. Tak sedikitpun terbesit keinginan untuk menghentikannya. Aku ingin tahu seberapa hebatnya dia mampu membuatku tergoda padanya.

Aku terus diam dan berusaha tak memberi respon sedikitpun padanya dan dia terus berusaha menyerang pertahananku dengan sekuat tenaga.

Hingga akhirnya…

DEG!!

Apa yang dia lakukan???

[…]

[Part 2]

[Jonquil pov]

 

Luar biasa sekali dia.. Aku sudah mengerahkan semua kemampuan yang aku miliki, aku sudah mengerahkan semua pengetahuan yang aku miliki, tapi dia masih saja tak bergeming. Namun sedikit demi sedikit kini bisa kulihat matanya tengah terpejam menikmati permainanku ini dan digigitnya sendiri bibir bawahnya agar menahan desahan, tapi dia termasuk luar biasa bisa sekuat ini bertahan dari pesonaku, pesona keindahan seorang Vicious Jonquil.

Sembari aku terus melancarkan seranganku ini, aku terus saja mengamati wajahnya. Bisa dikatakan wajahnya sangat tampan, dengan kepala yang kecil, rahang yang kokoh, mata yang sangat tajam bak elang apabila sedang menatap, bibirnya, hidungnya, dan itu semua adalah perpaduan yang menghasilkan sebuah ketampanan yang sempurna. Tubuhnya yang terasa sangat berisi dengan otot-otot yang bisa kurasakan pada telapak tangan ini ketika menjamahinya, membuat seorang Jung Yunho tampak semakin sempurna dimataku. Dapat kuhirup jelas bau tubuhnya dari jarak sedekat ini. Sebuah harum pria yang sangat manly dengan sedikit sentuhan harum parfum mahal yang biasa kutemukan di toko-toko parfum kelas atas.

Desahan pelan kadang terdengar di telingaku. Tak bisa dipungkiri dia sudah mulai tergoda dan terbawa permainanku. Namun sepertinya bukan hanya dia yang tergoda dan terbawa, tapi aku sendiri yang justru merasa amat sangat tergoda dan terbawa dengan ketampanan dan kegagahannya. Sesaat aku benar-benar lupa bahwa aku hanya berniat bermain-main saja dengannya hingga tanpa sadar tangan ini menyentuh bagian tubuhnya yang paling sensitif dari tubuh seorang namja.

DEG!!

Apa yang aku lakukan???

Aku tak sengaja kelepasan menyentuhnya…

Mampu kurasakan tangannya tiba-tiba menggenggam tanganku erat dan berusaha mencegahku untuk melakukan hal yang lebih dari ini. Kulihat tiba-tiba matanya terbuka dan menatapku dengan sangat tajam. Sangat menusuk hatiku hingga bisa kurasakan hati ini sakit dan sesak dibuatnya. Dadaku seketika berdebar cepat dibuatnya. Keringat dingin dan ekspresi shock menghiasi wajahku. Jantungku berdebar sangat cepat saat ini.

Tuhan… Lindungilah aku kali ini…

“Cukup..” ucapnya masih dengan menatapku tajam.

“Ha?” aku sedikit terkejut ketika dia melakukan perlawanan ini padaku.

“Vicious Jonquil..” panggilnya dengan nada yang berat.

“I..iy…iyaa…” ucapku terbata-bata.

“Kau telah melakukan kesalahan besar. Kau sudah membangunkan beruang yang tertidur. Dan sekarang terimalah hukumanmu.. ” ucapnya dengan wajah serius.

Didalam hati aku mengumpat..

Matilah aku.. Ya.. Aku akan mati.. Ya Tuhan.. A..aa…aakuu seb..seb..sebenarnya.. tak..takutt Tuhan.. Apa yang harus aku lakukan saat ini??

Dari sorotan matanya bisa kuketahui bahwa aku benar-benar sudah membangunkan sang Beruang yang sangat buas yang ada dalam dirinya.

Dicengkeramnya rahangku dengan sangat cepat dan kuat dan seketika diciumnya bibir ini. Bisa kurasakan bibirnya yang sangat hangat menciumiku dengan sedikit kasar. Bisa kurasakan dia bagai kesetanan, menyerangku dengan liarnya. Kulihat wajah tampannya dari jarak sedekat ini. Benar-benar tak ada cacat sedikitpun wajahnya bahkan dari jarak sedekat ini. Begitu tampan hingga membuatku hanya terdiam, mematung, tertegun selama beberapa saat. Perlahan kupejamkan mata ini menikmati ciumannya. Bibir hangatnya menyakurkan sengatan-sengatan listrik yang menjalar diseluruh tubuhku. Terus dilancarkannya ciuman di bibirku tanpa memberiku waktu untukku bernafas barang sedikit saja. Tanpa basa-basi lidahnya bermain-main di dalam sana. Dilahap habisnya bibirku dengan bibirnya. Aku  benar-benar dibuat melayang dibuatnya. Nafasku tersengal-sengal ketika aku mendapat sedikit waktu untuk mengambil nafas. Namun kucoba membalas ciumannya dengan tak kalah liarnya. Bibir kami saling berpagut tanpa rasa sungkan lagi saat ini.  Desiran-desiran sudah menyebar keseluruh tubuhku.

Tangannya yang indah dengan guratan-guratan urat-uratnya pun, tak begitu saja tinggal diam. Tanpa aba-aba di sentuhnya ‘milik’ku dan dipermainkannya dari luar celanaku semaunya. Disentuh ditekan digesek-gesek dan kadang sedikit diremasnya ‘milik’ku. Perpaduan bibir dan tangannya membuatku seorang Vicious Jonquil tak mampu melakukan apa-apa lagi. Aku sepenuhnya berada di tangannya saat ini. Aku sepertinya sudah sangat terlambat untuk menghentikan semuanya dan pergi dari tempat ini. Tak ada kata berhenti bagi apa yang baru saja dia mulai. Aku benar-benar sudah mengikhlaskan apa yang akan dia lakukan padaku. Toh, tak mampu kupungkiri aku sangat menikmatinya.. Ya, aku sangat menikmatinya.. Sangat.. Mana ada seseorang yang mampu menolak pesonanya. Pesona kesempurnaan seorang namja yang sangat gagah dan tampan. Termasuk aku. Dan..

Ahhhhh…

Aku mendesah dengan sendirinya..

Terlalu menggairahkan untuk tidak mendesah rasanya.

Setelah dia berhasil membuat bibirku merekah dan bengkak dibuatnya, leherkupun tak lepas dari serangannya. Perlahan tapi pasti diciuminya rahangku terus.. terus.. dan terus.. dengan perlahan hingga sampai bawah telinga. Mulai dijelajahinya leherku ini. Hatiku sudah sangat berkecamuk saat ini. Desahan demi desahan yang semula masih aku tahan-tahan, akhirnya terucap begitu saja dengan sendirinya seiring dengan permainannya yang semakin membuatku menggila. Diciumnya dengan memberi sedikit hisapan dan gigitan di leherku hingga membuat tubuh ini kian melayang. Tanganku yang semual terkulai di samping tubuhku mulai berani menyentuh tubuhnya. Kuraih tubuhnya. Ku gapai pinggangnya. Perlahan kuraba pinggangnya, kutarik kemejanya sehingga kemejanya yang semula rapi kini menjadi begitu berantakan. Kususuri pinggangnya dengan tangan yang menerobos masuk dari balik kemejanya. Terus kususuri hingga kini tanganku sudah berada di punggungnya. Kunikmati telapak tanganku yang menjamahi tubuhnya tanpa penghalang ini. Tubuhnya terasa sangat hangat mengingat suhu diluar cukup dingin. Kudekap tubuhnya erat dengan serangan pada bibir, leher dan ‘milik’ku yang tak pernah berhenti sedetikpun,

Dia terus saja menyerangku, menekanku dan mendorongku hingga tanpa sadar kita terus mundur-mundur dan mundur. Bisa kurasakan tubuh bagian belakangku kini menatap meja kerjanya. Aku tak mampu pergi kemana-mana lagi. Tubuhku tertahan antara meja dan tubuhnya. Tapi siapa juga yang ingin pergi kemana-mana. Sangat bodoh jika aku menyia-nyiakan sebuah kenikmatan yang tiada tara ini.

Kami terus saja bercumbu dengan liarnya. Sungguh sudah hilang akal ini. Direngkuhnya tubuhku. Diangkatnya kakiku yang sebelah dan didekatkan tubuhnya pada tubuhku.. Tubuh bawahnya kini sudah tak berbatas lagi dengan tubuh bawahku. Ditekan turus tubuhku hingga terjadi gesekan-gesekan antara ‘milik’ku dengan ‘milik’nya. Bisa kurasakan ‘milik’ kami sama-sama sudah sangat menegang saat ini. Begitu mengganjalnya dibawah sana. Tapi dia masih saja sibuk menaikan gairahku dengan tak ingin cepat-cepat melakukan apa yang menjadi tujuan akhirnya dari permainannya ini. Dia benar-benar berusaha memaksimalkan waktu yang ada dengan membuatku sudah benar-benar bergairah saat ini.

Tangannya mulai menjahili pantatku ketika bibirnya yang masih sibuk bermain-main di leherku. Diraba-rabanya pantatku. Ditekan dan diremasnya dengan kuat, seakan-akan dia sangat gemas dengan dua bongkahan di tubuh bagian belakangku ini. Kurasakan jarinya yang nakal berusaha menyelinap di lekukan pantatku.

Ahhhhh…

Dia mencoba menusuk-nusuk masuk lubangku dari luar celana.

Ahhh…. Ahhhhhh…

Tangannya yang sebelahpun sudah membuat kemeja yang kukenakan sudah terbuka semua kancingnya. Tangannya mempermainkan area sensitif di dadaku dengan liarnya. Gesekan dan tekanan yang dia berikan di sana membuatku semakin berkeringat dingin dibuatnya. Tangannya yang benar-benar nakal, betapa senangnya menjahili tubuhku ini. Dia benar-benar tahu daerah-daerah mana yang dapat memuncakan gairahku.

Aku benar-benar di serang dari segala arah. Bibirnya terus mengkulum bibirku dengan tangannya yang bermain-main di dadaku dan di pantatku. Sedangkan tubuh bagian bawahnya terus dan terus menggesek-gesek di bawah sana.

Ahhh.. Ahhh.. Ahhhhhhhhh…

Aku mulai mendesah-desah.

Tubuhku sudah sepenuhnya dalam kekuasaannya. Permainannya sudah membuatku lupa siapakah aku dan siapakah dia. Sentuhannya, ciuamannya, hisapannya, gigitannya, tekanannya membuatku lupa bahwa tujuanku kemari adalah untuk mencuri darinya dan tak lebih dari itu.

Nafas ini sudah sangat memburu.. Jantung ini sudah berdetak-detak dengan cepatnya.. Tubuh ini sudah sangat terbuai.. Sengatan listrik sudah menjalar keseluruh tubuh..

Sesaat dihentikannya permainannya. Tiba-tiba bisa kurasakan tangannya berusaha menaikanku ke atas meja. Akupun tak menolaknya. Secara suka rela kubantu menaikan badan ini untuk duduk di atas meja dengan pelukan dan permainan kami yang tak berhenti sedikitpun. Dan kini aku sudah berada dia atas meja, dia terus mendorongku dengan kuatnya hingga tanpa sadar barang-barang yang ada di mejanya terdorong olehku dan berjatuhan di lantai.

PRANGGG..

BRUKK.. BRUKK..

Bisa kupastikan ada sesuatu yang pecah dibawah sana dan barang-barang berhamburan karena terdorong jatuh begitu saja.

Kami tak ada waktu lebih untuk memikirkan barang-barang yang terjatuh itu. Pikiran kami hanya tertuju pada apa yang sedang kami lakukan saat ini.

Kurasakan nafsu kami sudah tak terbendung lagi.. Sesaat dia menghentikan ciumannya dan menatapku tajam dengan tangannya yang berusaha membuka pakaiannya sendiri. Akupun secara reflek mengikutinya dengan membuka pakaianku sendiri secepat mungkin. Kulihat sekilas jam yang berada di dinding.

“Kau tahu.. Kita hanya punya sekitar waktu 10 menit saja sebelum pengawal bodohmu menyadari kebodohannya.” Kataku berusaha mengingatkannya sambil kukembangkan senyum terseksiku yang pernah terbesit di benakku.

“Kalau begitu kita lakukan dengan cepat.” Ucapnya dengan langsung kembali mencengkeram tubuhku dan kembali mencium bibirku liar.

Hmmmppppffffhhhh…

“Kau tahu.. Kau sangat sexy bila seperti ini..” ucapnya sambil berhenti kembali dan menatapku tubuhku yang sudah benar-benar tak menggunakan sehelai benangpun.

Kulingkarkan tanganku di lehernya,”Lalu??” tanyaku berusaha memancing.

“Lalu..” jawabnya dengan senyumnya yang sangat nakal menurutku. Ini pertama kalinya kulihat dia tersenyum seperti itu. Dilingkarkannya juga tangannya di pinggulku. Hingga kami berada di jarak yang sangat dekat satu sama lain.

“Lakukan.. Atau kau akan menyesal..” ucapku sambil menatapnya dari balik bulu mataku.

Sebuah senyuman kemenangan terkembang dibibirnya.

Tanpa perlu menunggu lebih lama lagi, dengan cepat dilepaskannya pelukan kami itu. Di pegangnya kedua pahaku dengan tangannya. Diangkatnya sedikit paha ini untuk memudahkannya menemukan apa yang dia cari. Dengan sedikit melihatku dia seakan meminta ijin padaku untuk melakukan apa yang ia ingin lakukan. Akupun hanya tersenyum kecil sambil kedua tangan ini menyangga tubuhku di belakang.

Merasa sudah mendapatkan persetujuan dariku. Diangkatnya salah satu kakiku hingga naik ke atas bahunya. Dan dipeganginya kakiku yang satunya dengan tangan kirinya. Kutarik nafasku dalam-dalam untuk bersiap pada apa yang akan dia lakukan sebentar lagi. Dengan kembali menatapku tajam, dipegangnya sendiri ‘milik’nya dan diarahkannya pada ‘lubang’ku. Diusap-usapkannya perlahan diluar sana. Aku mendesah pelan. Perlahan tapi pasti, tanpa melihat kebawah, dimasukannya ‘milik’nya perlahan ke dalam ‘lubang’ku.

Ahhhhhhhhhhhhh… ~

Aku memekik karena terkejut dengan rasa yang ditimbulkan ketika ‘milik’nya yang indah itu mulai masuk perlahan.

Kurasakan sedikit perih dan sakit dibawah sana. Aku berusaha bertahan. Aku tahu rasa sakit dan perih ini tak ada apa-apanya dengann rasa yang sebentar lagi akan aku rasakan.

Perlahan tapi pasti mulai didorongnya ‘milik’nya masuk lebih dalam lagi.

Ahhhhhhh…. ~

Lagi-lagi aku menjerit ketika secara perlahan ‘milik’nya berusaha menyeruak masuk kedalam seluruhnya. Bisa kurasakan sangat penuh sekali di bawah sana. Salah satu tanganku secara reflek menggenggam erat lengannya untuk berusaha meredam sedikit rasa sakit ini.

Setelah sekiranya dia rasa aku siap untuk mendapatkan sesuatu yang lebih, mulai dilakukannya gerakan maju dan mundur. Perlahan perlahan perlahan dan lama kelamaan dinaikannya ritmenya. Bisa mulai kurasakan kenikmatan menjalar diseluruh tubuhku. Keringat mulai mengalir deras dari tubuh kami berdua. Dia terus saja melakukannya dengan sangat liarnya. Kurasakan seluruh tubuh ini sudah melayang karena apa yang dia lakukan padaku. Tubuh ini sudah sangat terbuai dengan permainannya. Entah sudah berapa kali sengatan-sengatan listrik merambat keseluruh tubuhku. Desahan demi desahan sudah berubah menjadi rintihan dan jeritan kenikmatan dariku. Untung saja tembok kamar Jung Yunho bukanlah tembok biasa. Aku yakin jika dia menggunakan tembok biasa, pengawal-pengawal bodohnya diluar pasti sudah menyadari apa yang terjadi di dalam sini.

Dia terus saja menerjang ‘lubang’ku tanpa ampun. Aku sudah tak lagi sanggup menahan apa yang dia lakukan padaku. Kurasakan tubuh ini terasa sangat mengejang. Sepertinya sebentar lagi akan tiba klimaksku.

“Jung.. Jung Yunho.. a..aku ss..sudah tak tahan lagiiii..”ucapku terbata-bata karena dilanda kenikmatan..

“Kita lakukan sama-sama..” ucapnya sambil berusaha mempercepat permainannya.

Kurasakan kedutan-kedutan dari ‘milik’nya di dalam lubangku. ‘Milik’kupun sudah sangat menegang dan berkedut-kedut pula. Dia terus memperliar permainannya seperti berusaha mencapai sesuatu lebih cepat. Suara yang timbul karena dorongan-dorongannya dan rintihan-rintihanku membuat suasana kian terasa panas. Aku terus merintih dengan liarnya, seliar dengan permainannya. Hingga akhirnyaaa….

ARGGGGHHHHHHH!!!!!!!!!

Kami berdua sama-sama berteriak selama beberapa saat. Kurasakan tubuh ini langsung lemas seketika. Tak sanggup lagi aku menahan beban tubuhku ini dan dengan pasrahnya aku pun terjatuh ke depan. Dengan sigap dia berusaha menangkap tubuhku ini dan mendaratlah kepalaku di dadanya yang bidang dan terasa hangat. Dipelukanya tubuhku erat. Bisa kurasakan kehangatan yang melindungiku dari udara musim dingin malam hari di kota Seoul. Selama beberapa saat kami terdiam satu sama lain masih dengan posisi telanjang dan aku duduk di atas meja serta dia berdiri memelukku.

Dapat kudengar bunyi detak jantungnya yang terasa sangat merdu di telingaku. Serta masih dapat kucium bau harum tubuhnya yang sangat manly ini.

Kami masih saja terdiam menikmati situasi romantis yang kami ciptakan sendiri sambil berusaha menata kembali nafas kami, hingga akhirnya suaranya memecah keheningan.

“Sepertinya kau harus pergi sekarang. Aku yakin sebentar lagi pengawalku akan masuk dan melaporkan kebodohannya.” Ucapnya meniru kata-kataku sambil menarik pelukan kami.

Kupandangi wajahnya. Seakan tak percaya aku baru saja melalui hal yang luar biasa bersama seseorang yang sama sekali tak kusangka-sangka, Jung Yunho, pemilik the Ruby yang selama ini telah menjadi incaranku. Aku masih saja terkagum-kagum dengan wajah tampannya. Wajah yang tampak sangat sempurna dengan semburat keindahan di dalamnya. Diapun tersenyum padaku dan memandangi wajahku lekat. Dibelainya rambutku dengan jari-jemarinya yang indah. Disibakannya rambut di sekitar telingaku ke belakang. Dengan sedikit berbisik dia berkata, “Cepatlah Vicious Jonquil, the Ruby thief..”

Seketika kesadarankupun kembali. Dengan cepat kulepaskan pelukan kami dan kudorong sedikit tubuhnya agar aku dapat turun dari meja. Kupungut celanaku dan kukenakan, kupungut pakaianku dan kukenakan, kupungut sepatu dan perlengkapanku lainnya. Sambil terus mengurusi diriku sendiri, terlihat olehku Jung Yunho tengah menggunakan bathrobenya yang tampak sangat mewah dengan warna merah hati keunguan serta tali bewarna keemasan. Diambilnya sebotol anggur dan dituangkannya di gelas.

“Kau mau?” tanyanya padaku.

“Tidak.” Jawabku datar sambil terus sibuk berpakaian.

“Kau tahu, anggur ini sangat menggambarkan dirimu, begitu nikmat, elegan dan mewah?” ucapnya sambil merengkuh pinggangku dari belakang.

Kulepaskan tangannya sambil berbalik dan menatapnya tajam.

“Jangan coba merayuku Jung Yunho..” ucapku ketus.

Kulihat sebuah senyuman malu terkembang di bibirnya. Kembali kulihat bibir indahnya yang sempat kukagumi kehangatannya. Ingin sekali aku mencicipi bibir itu sekali lagi. Namun… Ahhhh.. Waktu sepertinya tak memungkinkan hal itu. Jika aku memaksa untuk menciumnya, aku takut aku tak mampu menahan diriku untuk melakukan hal yang lebih dari itu. Padahal tak banyak waktu yang tersisa saat ini. Tidak.. Aku harus menahan nafsu ini. Kulanjutkan kembali aktifitas berpakaianku ini.

Setelah kurasa selesai aku berpakaian, akupun segera berjalan mendekati jendela kamarnya. Aku harus cepat pergi dari kamarnya. Aku yakin sebentar lagi pengawalnya akan datang. Aku berdiri di depan jendela dan hendak melompat namun tiba-tiba tangannya berusaha mencegahku. Kuberhenti dan menatap wajahnya.

[Author pov]

“Boleh ku tahu siapa namamu?” tanya Yunho padanya.

“Untuk apa? Aku rasa tidak.” Jawabnya dengan tidak begitu memperhatikan Yunho. Mungkin yang ada dipikirannya saat itu adalah secepat mungkin pergi dari tempat ini. Tak banyak lagi waktu yang tersisa. Dia berusaha melepaskan tangannya dari tangan Yunho.

“Aku mohon aku tak akan membocorkan nama mu pada siapapun. Aku mohon.. Hanya nama saja..” pinta Yunho.

Didalam hati Dia tertawa. Seorang Jung Yunho yang agung memohon padanya?

Hahaha..

Senyuman penuh ejekan terkembang indah di bibir merahnya. Dia benar-benar merasa menang saat ini.

“Jaejoong. Kim Jaejoong.” Jawabnya pelan.

Tampak ekspresi bahagia langsung terpancar dari wajah Yunho. Sebuah nama yang sangat ingin dia ketahui sejak dulu. Hatinya langsung tergetar mendengar nama itu. Benar-benar nama yang indah.

“Nama mu indah.. Mengapa kau kenakan nama yang begitu seram sebagai nama aksimu? Vicious Jonquil?” tanya Yunho dengan wajah penasaran.

“Tak tahukah kau arti namaku? Jonquil?” tanyanya berusaha mencari jawaban dari mata Yunho.

Yunhopun menggeleng pelan.

“Hahaha.. Jung Yunho Jung Yunho..” sebuah senyuman ejekan kembali dia pamerkan.

Jaejoongpun merasa cukup baginya untuk terus berlama-lama di tempat ini. Sungguh waktunya semakin menipis. Dia berani menjamin, jika dia tetap bertahan beberapa detik lagi di dalam kamar Jung Yunho, dia pasti akan tertangkap dan di penjara. Dengan kembali menggunakan sepatu Kango-shoe nya diapun meloncat dari jendela kamar itu.

Namun tiba-tiba muncul sebuah pertanyaan besar di benak Jung Yunho.

 

Bukannya dia datang kemari untuk mencuri the Ruby milikku? Apakah dia akan pergi begitu saja tanpa berhasil mencurinya? Apakah dia gagal kali ini? Tapi sama sekali tak kulihat dia mengambil the Ruby ku, karena sepanjang waktu dia terus bersamaku.

 

“Vicious Jonquil…” teriaknya.

“Apa??” jawab Jaejoong dari bawah sana setelah dia berhasil mendarat dengan indahnya.

“Benar bukan kata-kataku? Kau tak akan pernah berhasil mencuri the Ruby milikku.” Ucapnya dengan sangat yakin.

“Benarkah aku tak berhasil?” jawab Jaejoong sambil tersenyum.

“Ha?” tanyanya bingung dengan jawaban yang ia dengar.

Terlihat Jaejoong sedikit membuka lehernya dan tampaklah sebuah kalung berkilauan terkena sinar sang rembulan. Sebuah kalung yang sangat indah dan terdapat sebuah liontin merah pekat menggantung dengan indahnya. Dipamerkannya sesaat kalung itu dan kembali ditutupnya lehernya.

“Maaf.. Vicious Jonquil tak pernah gagal.” Ucapnya dengan penuh kesombongan yang memang beralasan.

Sebuah senyuman terpukau terlukis di bibir Jung Yunho. Dia benar-benar merasa kagum, pada pencuri yang baru saja mencuri the Ruby miliknya itu. Didalam hati dia bertanya-tanya, kapan dan bagaimana dia bisa mengambil the Ruby dari dalam brangkasnya yang bahkan tempatnya pun sangat tersembunyi dan aman. Belum lagi serentetan kode rahasia yang bahkan dia sendiri kadang tak hafal seharusnya mempersulit pencuri itu untuk membuka brangkas itu.

Vicious Jonquil.. Kau benar-benar pencuri bertangan dingin. Kau benar-benar luar biasa. Tak hanya dalam mencuri kau luar biasa. Segalanya yang ada padamu juga luar biasa.

 

Kemudian tampak Jaejoong tengah berusaha melewati sebuah kolam. Seharusnya dia bisa sedikit memutar dan mengambil jalan darat saja yang berjarak tak begitu jauh dari tempat dia berdiri. Tapi memang cara berpikirnya tak kan pernah bisa ditebak. Dilangkahkannya kakinya dengan sangat cekatan melewati bebatuan kecil diatas sebuah kolam di halaman samping kamar Jung Yunho itu. Dinikmatinya usaha kaburnya itu dengan damai, seakan-akan dia tidak sedang berada dalam sarang musuh dan diburu waktu saja. Dia melakukannya dengan sangat tenang dan senang.

Jung Yunho dari atas sana mengamati sosok pria cantik yang baru saja memikat hatinya itu dengan tersenyum sendiri. Setelah ia tiba di seberang kolam, dia menolehkan kepalanya dan melihat ke arah Yunho kembali lagi-lagi karena pemilik mansion itu memanggilnya.

“Jae..” panggil Yunho padanya.

Dia tak menjawab hanya sedikit mendongakan kepalanya seakan bertanya ‘Ada apa?’

“Akankah kita bertemu kembali?” tanya Yunho.

Dia hanya diam dan mengangkat kedua tangannya di samping tubuhnya sejajar dadanya dengan kedua telapak tangan menghadap ke atas sambil bahunya sedikit diangkat keatas yang menyiratkan dia berkata ‘Entahlah..’.

“Bagaimana jika aku yang akan menemuimu dan mengambil kembali apa yang seharusnya menjadi milikku?” tanya Yunho.

“Coba saja kalau bisa.” Jawab Jaejoong pelan yang mungkin tak dengar oleh Yunho. Jaejoong pun berbalik badan dan secepat kilat menghilang ke dalam pepohonan dan dedauan hijau taman sebelah Timur mansion milik Jung Yunho. Hingga akhirnya Yunho tak lagi dapat melihatnya.

Yunho masih tersenyum dengan menggeleng-gelengkan kepalanya saat ini. Dia benar-benar merasa terkagum-kagum dengan pencuri yang telah mencuri barang terpenting dalam hidupnya, the Ruby dan hatinya. Diapun tersenyum malu ketika mengingat apa yang baru saja terjadi di antara mereka. Dia benar-benar tak menyangka akan begitu lepas kontrol ketika bersamanya. Begitu mengesankannya kejadian malam itu bersamanya. Dia begitu mengagumi Kim Jaejoong yang begitu memikat hatinya itu.

Kim Jaejoong.. Kim Jaejoong…

Kau begitu indah..

Kau begitu indah..

Kau begitu indah..

 

Luar biasa..

Aku benar-benar suka denganmu..

Sangat..

Jung Yunho terus saja membayangkan sosoknya dengan  senyum-senyum sendiri.

Namun tiba-tiba..

TOK TOK TOK…

Sebuah suara ketukan membuat Yunho teringat pada apa yang sedang terjadi di luar kamarnya. Didekatinya pintu dan dibukanya perlahan.

“Maaf Tuan.. Vicious Jonquil berhasil melarikan diri. Ternyata dia telah berhasil kabur dari kamar penyimpanan itu. Sepertinya dia kabur melalui ventilasi udara. Apakah Tuan baik-baik saja? Ijinkan kami memeriksa kamar Tuan.” tanyanya sedikit ketakutan karena menyadari kebodohannya.

Yunho hanya mengangguk pelan dan membiarkan para pengawal itu masuk untuk memeriksa kamarnya. Para pengawal itu takut Vicious Jonquil pergi ke kamar ini dan melukai bos mereka. Para pengawal itu juga takut kalau sampai-sampai the Ruby berhasil dicuri. Saat para pengawal itu sibuk memeriksa, Yunho sekilas melihat sebuah syal merah muda tergeletak di lantai dekat meja kerjanya. Namun tak begitu terlihat jika dilihat sekilas karena sedikit tertutup oleh pakaiannya.

Syal merah muda?? Bukannya ini syal miliknya Vicious Jonquil, maksudku Jaejoong, Kim Jaejoong. Sepertinya dia lupa akan syalnya.

Diambilnya syal itu. Direngkuhnya dan diciumnya dalam-dalam syal itu. Masih bisa diciumnya bau tubuh dari Kim Jaejoong yang amat dia sukai itu. Bau yang manis dan segar seperti bau musim semi di taman sakura. Bau tubuh yang sempat membuatnya melayang. Sebuah senyuman bahagia terukir di bibirnya yang sempat menghilang karena merasa sedih tak dapat bertemu kembali dengan pria cantik itu.

Syal inilah yang akan membimbingku untuk bertemu kembali dengan mu Kim Jaejoong..

 

Gumamnya didalam hati.

Namun seorang pengawal merusak lamunannya dengan melapor padanya.

“M..ma..maaf Tuan. The Ruby t..tt..telll..lah hilang. Maaf kami gagal melindungi the Ruby..” Ucapnya ketakutan.

Seketika tatapan Yunho yang semula kosong karena masih memikirkan pemilik dari syal itu, tiba-tiba berubah menjadi tajam dan menakutkan.

“BODOHH!!!! Tidak becus kerja kalian!!! Hanya menangani seorang saja tidak bisa kalian???!!! Kalian kubayar hanya untuk menunjukan kebodohan kalian haaa??? DASAR DUNGUU!!! Cepat temukan dia.. Aku tak ingin mendengar kata gagal lagi.. Mengerti??” teriaknya dengan sangat keras hingga semua orang di ruangan itu langsung terdiam dan menghentikan aktifitasnya.

Lihat saja Kim Jaejoong.. Aku akan menemukanmu.. Aku akan mengambil lagi apa yang menjadi milikku. Tapi bukan the Ruby yang aku maksud, melainkan KAU..

 

END

-oOo-

 

ENG ING ENGGGG…

Gimana gimana gimana?? RCL yaa…

Seperti yang aku bilang sebelum-sebelumnya. Silakan RCL sebanyak-banyaknya.. Relakah kalian cinta mereka berhenti begitu saja?

Banyak misteri yang belum terungkap.. Siapa sebenarnya Vicious Jonquil? Kenapa dia mencuri the Ruby? Akankah dia berhasil mencuri ke-sembilan the Ruby? Bagaimana usaha Yunho untuk menemukan apa yang dia cari? Bagaimana perasaan antara mereka yang sebenarnya? Apakah kisah mereka akan berlanjut? Menurutku nggak masalah jika misteri tetap menjadi misteri selamanya. Cukup mereka berdua yang tahu apa yang tersembunyi di balik misteri itu dan tak akan ada sekuelnya dari kisah ini.. #hehehe #authorDilemparPiring

Kalau kalian juga pingin tahu apa yang tersembunyi di balik misteri itu, SILAKAN RCL yang banyakkkk… #piss (^_^)v

Aku tunggu,,,

Oya buat berikutnya kita back to Bloody Love yeaa… Tapi chap depan adalah chap yg paling BERAT untuk aku keluarkan… Nangis darah untuk nulis chap 19 ini.. Hikz hikz hikz hikz… Gimana ini?? Kemarin sempet ada yg komen kenapa kok Yunho sekarang tinggal terpisah dengan orang tuanya, di chap ini akan terjawab sudah.. Chap ini adalah klimaks dari flashback Yunho. Sebuah masalah yang amat sangat besar mengubah segalanya..

Selamat penasaran..

Salam YUNJAE!

-Beth-

51 thoughts on “Vicious Jonquil – The Haughtiness in a Blaze 2/2 FULL NC | @beth91191

  1. Authoooooooor …. *tereak ala tarzan
    ff’y seru thor, beneran! 1000rius! ga bo’ong!
    DAEBAK THOOR ….😀
    ini beneran end ya?
    yaaaah … kok gini doang thor?ayooo dong lanjutiiin !!!!😦
    jangan jadiin misteri yang cuma yunjae dan tuhan aja yang tau, saya + reader laenya juga mau tauu YUNJAE’y akhirnya kaya gmn?… ayolah thooor bikin lanjutannya yayayayaya !!!
    authoor AKU PADAMU LAAAH !!!😀
    BIKIN SEKUEL .

  2. Authooorrrr~
    epepnya keren!
    Bhasany mudh buat dmngerti.

    Itu yunpa udh fall in love sma jonquil aka jaema yah?
    Trus jaema udh fall in love sma yunpa jga yah?
    Nah, tuh syal kok bisa ktinggalan yah? Jaema sngaja kali..
    Iya kan thor?
    *disumpel krna bnyak nanya*

    bikin sekuelny dong thor, jgn ngegantung gini nasib yunpa sma jaema

    *bow*

  3. Keren keren keren,,, tp yah yah yah,,, penasaran tingkat dewa,, ketemu gak yah??? Pliiiiss…. Lanjutin donk,,, ane suka cara penulisan epep ny,, lngsung nyangkut di otak ane,, ngmong2 kango shoe sbnrny ada gak sh?? *mupeng tingkat dewa*

  4. haaaa… #panas dingin bacanya…
    ko jae bisa nyuri sih ?? Wahh penasaran…
    Yunho jg mau mengambil lagi barangnya.. Yaitu jae.. Hahaha
    Di buat sekuelnya yah thor spesial yunho ketemu sm jae… Kasian yunppa…. Masa ga tau jae.. Hahaha..
    Kren FF nya….

  5. Padahal aku udah rela kalopun cuma 2shoot, itupun kalo masalahnya udah clear se clear clear nya !! Tapi kalo begini saya harap author berkenan nuntasin sampe akhir *bahasa gw gak banget wkwk*

  6. authooooorrrrr
    *berlutut didepan author*
    author yg baik sebaik yoochun, yg cantik secantik jaejoong, yg imut seimut junsu, yg manis semanis changmin dan penuh kharismatik mirip jung yunho sungguh perpaduan yg sempurna….
    author sungguh hebat…dari lubuk hati fanfic ini sangat bgus n menarik
    aq bener2 pnsaran so please please lnjut y *pasang puppy eyes*
    authorrr smngat truz smoga slalu mnciptakn ff yg bgus n mnrik

  7. ayoooo author….
    dinikin chapter donk!!!!!
    suka banget sama ceritanyaa..
    mau liat jaema sama yunpa mesraan lagiiii…

  8. ini crita ny kyk cinderella deh, pake syal ktnggalan gt juga..
    hahaha😀
    author~
    crita ny keren ^^d
    lanjutin dong..
    author kan baik, gak sombong, cantik pula *ngrayu*
    lanjutin~~
    yayaya?? *puppy eyes*

  9. . auuuthhhoooorrrrrrr laaanjjuuudddd thooorrr… nggantuung #bwa” banner yunjae with suamin changmin#

    . waaah eto c.appa emank dah klo liad umma nepsong’y bangkid *plaaak d’jitak

    . umma kpan mncuri’y eto, heu, umma hebad dewh, udah dpat ruby’y dapt hati appa agy, ahahahahay daebaaak umma sarnghaeyoooo ^^

    . sekuel, sekuel, sekuel #triak” gaia umma in heaven😄

  10. Wah,thor critany kren abiz.eh thor btw gmn jaema ngambil tu kalung jelas2 mrka g brhenti,hehehe,kox bsa?za udah lah.
    Yah thor lnjutin dong msax nanggung tg,za plis thor ksih sekuelnya za

  11. Critanya bagus chingu ><….aigo jae emg keren bgt gmna cba dia nyuri kalung itu pdhl dia sma yunho terus…ayo chingu buat sekuelnya😉

  12. DAHSYAT……….
    daebak chinguuuuu~~~
    kerennnnnnnn banggettt dah

    Q ska ff yg kek gni….simple but fantastic
    mbok d’lanjuttt ching…penasaran neh ma klanjutan hbngan yunjae….msa’ cm mpe situ doank..
    ayolah ching bkin sekuelny…

    ntar q bkal promosiin nie blog k’tmen2Q yunjae shipper laen dah…nie blog ff nya kerenn2

    ching,,bkin sekuel yak???
    ya ya ya????

  13. Wahhh.. pembaca pembaca disini pandai sekali menggombal rupanyaaa..
    hahaha.. saya jadi tersipu malu… :”>

    Makasih banyak buat semua reader sekalian yang sudah meluangkan waktu untuk memberikan komen, jangan bosan-bosan memberikan komen. Komen adalah satu2nya apresiasi yang bisa reader berikan pada author amatir seperti saya yang tidak meminta imbalan sepeserpun dalam men-share FF ini.
    So.. Selalu komen please,,,😀

    Berdasarkan komen2 yg sudah diberikan diatas,

    Mengingat : Yunjae itu real
    Menimbang : Reader blog ini sudah kena virus Yunjae akut
    maka Fanficyunjae
    Memutuskan : Untuk *beep*

    Hahaha…
    Tunggu aja kabar berikutnya..
    Aku usahain bikin lanjutannya, tapi nggak dalam waktu dekat. Yang sabar yaa…

    Gomawo gomawo gomawo…

    SALAM YUNJAE❤

  14. Daebak author….
    Nc.y HOT banget.
    Mpe panas dingin ngebaca.y *yadong muncul
    ternyata eh ternyata,
    appa g kuat nahan godaan n serangan umma, eukyangkyang….*evil smirk ^^

  15. Kyaaa mau dong ljtannya..
    Pnasaran ama jaejong kpan sich dia nyuri kalungnya..bnar2 pencuri profesional selain brhasil mncuri klungnya dia jg brhsil mencuri hti jung yunho..

  16. wah keren bgt nih. pnsrn bgt knp jeje jd pcuri. gmn yunho b s nemuin jeje. buat secuel plis. daebak ffx. jeongmal

  17. author…
    #puppy eyes…
    this is really a good fict…I love jae character here.. so perfect… so please make a sequal… i’ll wait for that..
    YUNJAE IS REAL AS REAL AS MY LOVE TO THEM

  18. satu kata untuk author nd FFny ‘DAEBAK’
    Lah, daebak lah pkokny
    Asli bkin gemes ni jlan crita ffny

    Tpi, ak krg puas ama endingny😥
    Apa tujuan eomma sbnerny nyuri tuh kalung ?
    Gmna klanjutan kisah cinta mreka ?
    Rhasia apa yg disimpen eomma dlm klung itu ?

    Mudah2an season 2ny cpet apdet
    Hehe #dikira cinta pitri apa -,-

    Keep writing nd sukses buat FF lainny😀
    Fighting😀

  19. bener2 keren ceritany… selain dpt ruby dpt kesenangan juga… tp kok bisa ngedapetin padahal kan td terus ma yunho??

  20. mantaaap bgt~
    bru az ktemu dah langsung nc’an
    kapan jaema nambil kalung’a………prasa’an ama yunpa mulu
    bner” dah jago bgt
    jdi gak sabar nih dengan klanjutan’a
    yunpa mo ngerbut kmbali ruby eeeeh salaha hati’a jaema masuad’a…hahaha
    lanjuut….lanjuut,,,,,

  21. huuuuaaahhh…
    gak puas #dihajar
    masih bnyk misteri yg blm ke buka >/////<d
    aku gak bsa ngomong apa2 lg . bnerab dah.
    two thumbs up untuk author b^^d

  22. Wwwuuuuaaaaaaaahhh..
    Author??
    Nie bner2 end??
    G lah..
    Hehehe..
    Q disni cma bisa blg author daebak..

  23. good…good…good…
    hwahahaha…
    jaema…dirimu hebat sekali….:D
    Wah yunppa itu pasti bakalan nyari jaema smpe ke ujung dunia deh…
    tpy kok kyaknya jaema udah pernah disentuh orang selain yunppa yah..:(

  24. astanagayunjae
    HOT bangetttttttttttttt
    aigo sampe ngos-ngosan bacanya

    tapi ada yang kurang thor,NCnya kurang masa cuma satu ronde doang
    kasian si appa dong
    haha #di tabok author

    baru pertama kali bertemu,udah jatuh cinta
    hah emang yunjae tuh couple paling serasi sejagat raya

    ayo appa cari umma sampe ketemu,terus nikahin dah abis itu bikin anak
    #plakplok
    /yadong kumat/

  25. uwaaaaaaahh kereeeenn author emang keren banged deh
    daebak buat auhtor
    itu yunjae malah jadi NCan, mau maling malah asik2 NCan ckckckck
    pesona yunpa emang bisa bikin umma khilaf yah
    eh batu rubynya kapan diambil sm jaema yah?
    kata yunpa rubynya ada di dalem berangkas yang dikode rumit.. semenjak jaema nginjek kaki di ruangan yunpa kan jaema grepe2 yunpa mulu.. kapan dia deketin tu berangkas???
    emang keren deh ini pencuri

  26. Huft..
    NC nya kurang panas, msa cma 10menit.
    #plak
    *yadong akut*

    jeje hebat y kok bs ngmbl tu the ruby ntu? gmana crany? kn wktuny cm dhabisin gtuan ma yunppa..??

  27. huaaaaa part ini aku kasih thousand thumbs #jempol orang sekampung
    keren paraaaaahh.. adegan NC top banget, dan karakter jeje yg angkuh, sulit dicapai masih tetep ada pas dia ninggalin yunho.. muahahahaahaha eomma kamu emang paling ahli kalo bikin appa klepek2,, ^.^d

  28. bingo! Umma daebakkk, dpt thr ruby, dpt hati appa juga..
    Wuiiihhhhhh smakin ga sabar baca kelanjutannya xD

  29. Kyaa …..!!!!!
    Yunppa pasti ktmu lgi kok ma jaeppa hbs tuh ncan lgi yh . wkakakakakakak
    *yadongmodeon*
    Hihihi

  30. Uh..uh..uh!! Yunpa Ъ>:/ tahan juga ýª ªⓜª godaan’a jaema…✘¡✘¡✘¡

    jonguil ųϑªђ berhasil mencuri rubi+hatinya yunpa…hebat…hebat!!!

    Kira” kapan mereka bertemu kembali????
    Dan mengulang permainan ýanƍ hanya 10mnt τρ bgtu berkesan….

  31. DAEBAK!!!!
    itu VJ aka JJ kpn ngambil Rubyx??
    bnr2 misterius..
    pnsaran jg knp jae curi ruby..
    hahaha Jung Yunho terpesona ma Jae.. pek Rubyx diambil jae gak tau…
    dkung yunho mengambil kmbali milikx (Red: Jae) Fighting yunhoooooooo
    #kabur k next chap

  32. Kerennnn! Haha si jae hebat bgt yakkk.. Ayo appa jgn mau kalah ama si ukeeeee :p
    NC nya kurang panjang btw haha #digampar

  33. Sumpah jaema kerennnnn
    Yunpa hrs scpt na ni bwt jaema mlikmu slamanya ƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐ
    Sequellllll donkkkk (⌒˛⌒)

  34. i love it……nyesel deh dak baca2 dr dulu2……..kata mereka keren……kata saya juga kerennnnn….thanks for a good story……love it🙂

  35. kerennnnn !!!! author nya hebat . penjelasaan juga bagusss jadi nc nya ga terlaluu ketahuan akuu sukaaa !! ga terlalu vulgar juga kok . hebatt aku sukaa . good luck author

  36. Daebak(y)
    Wahhh yun langsung jatuh hati ke jae nihhhh, emang pesona jae ga bisa ditolak *bow*
    Ehhh ngomong2 kapan jae ngambil rubynya, apa pas yun suruh jae sembunyi? Entahlah pokoknya suka sekali sama ceritanya *kecupbasah*

  37. kereeenn. harus menemukannya untuk bercinta dan memenjarakannya dalam cinta jung yunho. uuu sweeet..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s