Rainy Night – Part 1


Anyeonghaseyo…

Perkenalkan a’deec’ted imnida.. Aku author baru di blog ini. Ini adalah ff pertamaku..

Silakan dinikmati dan leave comment ya..

🙂

 

Title        : Rainy Night

Author   : a’deec’ted

Chapter : Rainy Night ☂ Part I

Genre    : di part ini masih belum jelas genrenya xD

Rate       : 13+

 

 

☂ Jaejoong’s POV~

Namaku adalah Kim Jaejoong, aku hanyalah mahasiswa biasa. Aku tidak pernah aktif dalam kegiatan apapun. Aku hanya suka menyibukkan diri untuk belajar dan mengikuti kelas musik klasik. Musik klasik adalah musik yang sangat kusukai. Di saat aku senang, sedih, musik klasik lah yang selalu dapat menenangkanku. Oh ya, aku juga senang sekali pergi ke balkon atas di kampus belakang. Di sana sangat tenang dan nyaman.

 

“KYAAAAAAAAAAAAAAAAA~ OPPAAAAAAAA~” aisshh, itu pasti suara yeoja-yeoja centil yang sedang melihat si iblis Jung Yunho dan antek-anteknya yang aneh itu. Mereka selalu saja merusak ketenanganku! Setiap hari.

 

Aku berdiri dari tempat duduk dan pergi ke kantin untuk mencari Shim Changmin, sahabatku. Ku edarkan pandangan ini ke seluruh isi kantin untuk mencarinya. Yap, got you! Aku menghampiri Changmin yang tengah asik dengan makanannya itu.

 

“Changmin ayo kita pergi dari sini”, ucapku sambil menariknya pergi tanpa meminta persetujuannya.

 

Yup aku memang sangat membenci namja bermarga Jung itu. Mungkin orang akan menganggapku aneh karena membencinya, sang bintang kampus! Tapi, apa yang mereka tau? Mereka tak tau apa-apa! Sangat tidak tau apa-apa! Dia adalah serigala berbulu domba, bermuka dua!

 

“Jae, waeyo?” tanya Changmin padaku dan aku hanya mengarahkan daguku ke sekerumunan yeoja-yeoja tadi. Tanpa perlu menjelaskan lagi dia sudah tau maksudku.

 

Aku mengajaknya ke ruang musik yang cukup jauh dari keramaian itu.

 

“Ada apalagi dengan mu Jae? Bukankah kemarin kalian sudah sedikit membaik?”

 

“Apanya yang membaik? Sesampainya di rumah dia langsung membentakku karna kesalahan yang tak pernah ku lakukan!”

 

“…”

 

Changmin hanya terdiam saat melihat aku mulai meneteskan air mata dan terduduk lesu di lantai. Ia berusaha menenangkanku

 

“Sudahlah Jae, kau tak usah menghiraukannya lagi. Lagipula aku akan selalu ada di sampingmu untuk membantu kapanpun kau butuh”, namun aku terus saja menangis.

 

☂ Jaejoong’s POV end~

 

☂ Author’s POV~

Setelah selama kurang lebih 1 jam Jaejoong dan Changmin berada di ruang musik, mereka akhirnya keluar. Changmin keluar terlebih dahulu yang kemudian di susul oleh Jaejoong. Changmin berhenti ketika melihat sesosok namja bertubuh jangkung dan berkulit kecoklatan di hadapannya, namja sedang menatap mereka dengan tatapan yang seolah-olah berkata “apa yang kalian berdua lakukan di dalam sana”, Jaejoong tak menghiraukan namja itu sama sekali dan langsung saja pergi melewatinya.

 

“YA! Kim Jaejoong! Tunjukan sedikit rasa hormatmu padaku!” teriak Yunho.

 

Jaejoong menoleh dan hanya memberikan senyum sinisnya.

 

—dalam perjalanan pulang—

 

“Aku tak tahan lagi menghadapi pria itu Min. Dia selalu saja menganggapku seperti mainan yang dapat ia mainkan dan ia buang kapanpun ia mau” ucap Jaejoong membuka pembicaraan.

 

“Jae, bertahanlah. Bersabarlah dalam menghadapinya”

 

Mobil audi hitam itu pun berhenti di depan pintu gerbang rumah yang cukup mewah dengan taman yang terhampar luas di depannya.

 

“Sampai jumpa besok pagi Jae” ucap Changmin seraya melajukan mobilnya menjauh pergi.

 

Jaejoong tengah asik mengerjakan tugas sambil mendengarkan musik dengan menggunkan headphone melalui handphonenya, tiba-tiba saja ada yang mendobrak pintu dengan kencangnya sehingga membuat Jaejoong tersentak dan bangun dari duduknya.

 

“Kau ini ingin mati ya? HAH??” bentak Yunho pada Jaejoong dengan suara yang tinggi.

 

Jaejoong yang merasa ketenangannya diganggu melepaskan headphone dan menghampiri Yunho,

“Kau yang cari mati karna telah mengganggu ketenanganku!”

 

Jaejoong pun berniat untuk pergi dari ruangan itu dan pergi ke gazebo halaman belakang, namun dengan kasarnya  Yunho menarik tangan Jaejoong hingga buku yang ia bawa berjatuhan

 

“Kau ini benar-benar cari mati KIM JAEJOONG!!”.

 

Dengan sedikit perlawanan, Jaejoong dapat melepaskan tangannya dari cengkraman Yunho dan mengambil buku-bukunya lalu pergi tanpa mengatakan sepatah katapun.

 

“ISH! Manusia itu benar-benar ingin mati di tanganku apa? Berani sekali ia tak menghiraukan ku!! ISHH!! PABO!!” umpat Yunho pada dirinya sendiri seraya pergi ke kamarnya dan membanting pintu dengan keras.

 

“Manusia itu hanya menyusahkan hidupku saja. Apa yang harus ku lakukan agar hidupku tenang dan terbebas dari manusia buas itu? Aaaaaaaaaahhh~~ bisa gila aku lama-lama seperti ini” Jaejoong berbicara sendiri sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.

 

Setibanya di gazebo, ia meletakkan buku-bukunya dan memulai pekerjaan yang tadi sempat terhenti. Namun tiba-tiba handphonenya berbunyi tanda ada pesan masuk;

 

“Oh, ada apa dia mengirimiku pesan?” Lalu ia membaca pesan yang ternyata dikirim oleh sahabatnya Changmin;

 

Jae, kau sedang apa? Maaf besok aku tidak bisa menjemputmu untuk berangkat bersama ke kampus. Umma memintaku untuk mengantarnya ke stasiun karna dia akan pergi ke Daegu untuk menemui saudara sepupunya yang akan menikah. Mianhae Jae. Sampai ketemu besok saat makan siang. Annyeong

 

Jaejoong menghela nafas dan menjawab pesan dari sahabatnya dengan singkat;

 

Ne Min gwaenchana. Salam untuk umma mu ya.

 

“Berarti mau tak mau besok aku harus naik bus. Hmm baiklah” ucap Jaejoong dalam hati.

 

“HUWAAAA~ Pabo! Kenapa aku bisa terlambat bangun seperti ini. AISH!!” teriak Jaejoong ketika menyadari bahwa ia terlambat untuk berangkat kuliah. Dengan tergesa-gesa ia bersiap dan turun ke bawah untuk meminum susu dan membawa roti bakar untuk dimakannya dalam perjalanan nanti.

 

Saat ia berlari menuju pintu gerbang, Yunho yang menggunakan sepeda motor menyalipnya dengan cepat hingga membuat Jaejoong hampir terjatuh.

 

“YA! JUNG YUNHO! Tak bisakah kau sedikit melihat jalanmu? Kau ini benar-benar ingin membunuhku ya?” teriak Jaejoong seraya mengambil tasnya yang terjatuh. Namun tak dapat di dengar oleh Yunho.

 

“aaaaaaahh~ hari ini sungguh melelahkan Jae. Dosen baru itu sangat menyebalkan, kenapa ia menyuruh kita untuk menyalin semua yang ada di buku. Apa gunanya ada buku kalau hanya untuk disalin seperti itu?” keluh Changmin sembari menyeruput jus apel yang baru saja dating

 

“kau benar Min dosen itu sungguh aneh!” sahut Jaejoong yang sedang menyantap makan siangnya itu dengan lahap karna hanya sarapan dengan segelas susu dan sepotong roti saja tadi pagi.

 

“oh iya Jae! Bagaimana keadaan di rumahmu kemarin? Apa kalian bertengkar lagi?” tanya Changmin memecah keheningan di antara mereka. “hmm seperti biasa, dia berteriak dan membentakku  se..”

 

“YA! Kim Jaejoong! Ikut denganku sekarang!” potong Yunho yang lalu menarik paksa Jaejoong dari tempatnya duduk.

 

“Hey tak bisakan lebih pelan sedikit? Aku ini manusia bukan hewan peliharaan yang bisa kau tarik begitu saja!” teriak Jaejoong yang tak dihiraukan oleh Yunho sedikitpun.

 

Yunho membawa Jaejoong ke lapangan basket di belakang kampus.

 

“Kau harus menurut padaku atau akan kubocorkan semua rahasia yang selama ini kau tutupi” ucap Yunho setelah melepaskan genggamannya dari Jaejoong.

 

“Hey harusnya aku yang mengancammu Jung Yunho! Apa kau mau seluruh kampus tau tentang statusmu yang sebenarnya? Hah? Kau tak akan bisa mengancamku dengan ancaman yang seperti itu. Kau ingin aku menurutimu tapi kau tak sedikitpun memenuhi janjimu padaku!”

 

“Apa yang kau maksudkan HAH?” tanya Yunho dengan nada suara yang tinggi.

 

“KAU!” menunjuk Yunho dengan jari telunjuk tepat di wajahnya,

 

“Jung Yunho! Sepenuhnya adalah milikku  dan tak akan ada yang bisa merubah itu semua, mengerti? Sekali lagi saja kau melakukan ini, aku tak akan segan mengatakan semuanya! Semuanya! Ingat itu”, setelah megucapkan itu Jaejoong pergi meninggalkan Yunho yang tak bergerak sedikitpun dari tempatnya berdiri.

 

—di kantin—

 

“aish! Kenapa aku mengatakan hal seperti itu padanya? AAAHH PABO! Matilah aku malam ini…” ucap Jaejoong frustasi karena ucapannya pada Yunho di lapangan tadi.

 

“Jaejoong-ah! Kau tidak apa-apa? Dia tidak melakukan hal yang aneh padamu kan?” tanya Changmin sedikit panik karena melihat jaejoong berjalan dengan tampang yang lusuh dan pucat.

 

“A… aku baik-baik saja Min. Untuk sementara ini baik-baik saja. Karna sepertinya aku akan mati malam ini juga..” , “apa maksudmu Jae?” tanya Changmin bingung melihat temannya yang berkata aneh dan seperti mayat hidup itu. Jaejoong tak menjawab dan hanya terus berjalan menuju parkiran.

 

“AAAAAAAAHH~~ CHANGMIN!! Aku benar-benar akan mati malam ini!!!” teriakan yang tiba-tiba itu membuat Changmin yang sendari tadi mengikutinya dengan tenang kaget dan langsung menghampiri Jaejoong.

 

“Apa maksudmu kau akan mati malam ini? Apa yang sebenarnya terjadi dengan kalian tadi? Apa maksud dari kata-katamu itu? Aku sungguh tak dapat mengerti maksud ucapanmu itu!?”.

 

“huwaaaaaa changmin aku takut sekali. Aku telah mengucapkan kata-kata yang seharusnya tak pernah ku katakan. Uwaaaahhh!! Ottokhae?? Uwaaa uwaaaaa” tingkah Jaejoong yang aneh itu membuat Changmin semakin tak mengerti dan hanya bisa terdiam melihat Jaejoong yang mengacak-acak sendiri rambutnya karena merasa kesal dengan dirinya sendiri.

 

—di dalam mobil—

 

Setelah berhasil menenangkan diri dengan mendengarkan musik, Jaejoong akhirnya mengatakan semua yang terjadi di lapangan tadi.

 

“MWO? Kau ini sungguh cari mati Jae! AIIGOOOO! Aku tak tau apa yang harus ku katakan padamu Jae” suasana menjadi hening, Changmin benar-benar tak tau harus berbuat dan berkata apa untuk menenangkan sahabatnya itu. Sedangkan Jae sendiri hanya dapat mengumpati dirinya sendiri karena kebodohan yang telah ia lakukan.

 

☂ Author’s POV end~

 

☂ Yunho’s POV

 

—malam harinya di café de’ six—

 

“KAU! Jung Yunho! Sepenuhnya adalah milikku  dan tak akan ada yang bisa merubah itu semua, mengerti? Sekali lagi saja kau melakukan ini, aku tak akan segan mengatakan semuanya! Semuanya! Ingat itu” , aishh kata-kata itu sungguh membuatku tak berkutik, apa maksud dari kata-katanya itu?

 

ARGH!! Berani sekali dia berbicara seperti itu padaku. Tapi kenapa aku hanya diam saja? Aiiggoo hari ini sungguh hari yang buruk untukku. Aku dibuat tak berkutik oleh namja lemah itu!

 

Tapi, baru kali ini aku melihatnya seperti itu, membalas ucapanku dengan tenang dan tegas seperti itu. Tak pernah sekalipun sebelumnya ia menjawab perkataanku, ia selalu saja memilih untuk diam dan pergi begitu saja. Tapi kenapa hari ini dia seperti itu? AISH!!

 

Kim Jaejoong kau sungguh membuat hariku semakin kacau! Tunggu? Janji? Janji apa yang dimaksudkannya tadi? Aku pernah berjanji apa padanya? Ah aniyo! Apa yag terjadi padaku??

 

“Yo! Yunho! What’s going on my man?” tanya Yoochun yang berhasil menyadarkannya dari lamunan.

 

“Eh? Mworago? Kau bilang apa?”

 

“hey Yunho. Ada apa kau ini? Sejak kembali dari berbicara dengan Jaejoong kau terus saja melamun” tanya Junsu yang kemudian disertai anggukan dari Yoochun tanda setuju. “Ne! apa yang terjadi?”

 

“Aniyo! Tidak ada apa-apa. Ayo kita pulang saja. Aku lelah”. Yoochun dan junsu saling bertatapan bingung dan mengikutiku  dari belakang menuju parkiran untuk pulang.

 

AH! Aku ingat! Janji itu! Janji yang ku ucapkan padanya 6 bulan yang lalu di Jepang. Aish kenapa aku harus berkata seperti itu padanya? Pabo! Aku benar-benar bodoh.

 

=============TBC=============

 

Hehe hayoo ada apa sebenernya antara Jae sama Yunho? Ko mereka berantem terus? Kenapa mereka bisa tinggal satu rumah?

Janji? Janji apa ya yang dibilang Yunho ke Jaejoong?

Jepang? 6 bulan yang lalu?

Hayooolhooooo..

Ditunggu ajj yah kelanjutannya ☺

Makasih buat yang udah baca FF inii, ditunggu komennya lhoo😉

 

✌ best regards

-dee

31 thoughts on “Rainy Night – Part 1

  1. Uwoooow apa2an ini yunjae ga takut sama2 darah tinggi sebelum tua apah ? LoL berantem mulu. Tp janji apa ? Status yunjae apa ? Mereka udah saling cinta belom ?

  2. Aku kira chingu flashbacknya dijelasin disini…kyknya yunho sma jae suami istri ya..tapi ga akur..tapi aku penasaran sma janji yunho..ditunggu kelanjutannya dan karya2 yg author yg lain

  3. Bingung…..
    Bingung…..
    Bingung…..
    Banyak pertanyaan diotakku.
    Sebener.y apa sih hubungan umpa??

  4. penasran deh sma sma hubungn yunjae
    mrka tuh pacaran,tunangan atau atau dah suami istri y?
    tp ko kedua-duanya sama emosian y
    huaa… jae brani bgt mengklaim yun opa milik’y

  5. Wih penasaran tingkat tinggi nih,. *ala detektip*, sebenarnya apa yg terjadi, sama Jaema dan yunpa?? jadi bingung,. hhe

  6. Apa, apa, apa ? Janji apa yang di bilang yunpa 6 bulan yang lalu ?
    Haaa~ penasaran… Yunpa sama Jaema itu sebenernya udah nikah apa belum sih ?
    Haaa~ lanjut ke chap berikutnya….
    Hihihi

  7. nice ff😀
    Mngkin makna stiap klimatny byk yg ambigu. Tpi jstru bkin critany unik😀
    Alurnya sdikit kecepatan. Banyak makna posesif kyakny di setiap kta2 yg muncul dri yunnie appa.😀

    Ne, keep writing nd sukses selalu buat ff2ny chingu-ya😀
    Fighting !!

  8. eh janji??? janji apa??? bikin penasaran nih
    btw hubungan yunho sama jaejoong itu apa?? kok mereka udah tinggal bareng?? apa jangan- janganmereka udah nikah??
    tapi kok kayak dig and cat gitu -___-

  9. sebenernya umma itu siapanya appa sih?
    koq mereka tinggal serumah?
    aisshh daddy yun ngebentak-bentak mommy jae mulu
    ada apa sih sebenernya?

    ngibrit ke chap 2

  10. ‘kau jung yunho sepenuhnya milikku'<– ini mskdunya apa? Awalnya mkir mereka kakak beradik tiri, coz kan tinggal serumah *ada perkataan minnie nanya bagaimana dirumah* trus tiba2 ada kata2 diatas o.o

    Sdkit bingung say, coz perpindahan tempatnya ga dikasih tanda, jdi kyk kaget aja😄 next chap ya :3

  11. sebenernya apa sih hubungan mereka😮
    jujur aja.,, aku masih bingung sama critany..heeehehehe
    trus janji apa yg d bilang jae???
    apa jangan2 mereka udh nikah lg😮
    arrggghhhh!!!
    aku mau lngsung baca part selanjutny aja deh –> *klikpart2*

  12. Ige mwoya..??? Ά̲ϑª ªª dengan mereka ýª ??? Penasaran stadium akhir…….lanjuuuuuuuut

  13. yunjae udah merit kaahh? tp koq yunnie kasar sm joongie sih? koq bikin joongie nangis? ntar yunnie kwualat lho, ntar jadi cinta mati ama joongie…(smbl berdoa biar kejadian benaran)……

  14. Masih bingung ne ma ceritanya..
    Yunjae punya hub apa?! Knpa tinggal serumah?! Janji apaan?! #kepobgt
    Sipp lanjut bca ya chingu

  15. itu si jaema ma yunpa kok berantem terus ya????
    pa hub mereka sebenarnya???
    apa jangan2 mereka udah nikah???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s