Yunho is Sone – One Shoot


Anyeonghaseyo..

Perkenalkan Sherly Cassiopeia Shawol imnida. Author baru di blog ini. Ini adalah ff pertamaku di blog ini. Silakan nikmatin ff ku ini dan leave komen yaw..

Btw, Di sini anggap aja DBSK masih aktif berlima (bentar lagi, AMIN) okeh?? Hmm.. kalo ada kesalahan penulisan juga maklum yaa, hehehe.
Ehm.. Ini aku bikin dalam suasana bosan dan suasana hati yang nggalau. Jadi maklum yaa kalo ini agak gajelas gitu.

Okelah.

Gak usah lama-lama.

Cekidot ^^
 

Judul                     : Yunho is a SONE!
Main cast             : YunJae
Support Cast      : all DBSK members
Rating                   : PG-15 (masih belum cukup umur buat NC!!)
Foreword            : Sebenernya ini inspirasinya dateng-dateng sendiri pas liat video ny SNSD yang tampil di Hallyu Dream Concert, bawain lagu Genie yang di remix, tau kan? Yang Tiffany nge-rap itu loh~~

 

[Author POV]

Acara Hallyu Dream Concert sudah hampir dimulai. Para pengisi acara, yang pasti adalah penyanyi K-pop, mulai berdatangan dan berjalan di karpet merah. Mulai dari B2ST, SNSD, 2pm, SECRET, dan juga pastinya boyband yang mengawali boyband menjamur di Korea. DBSK. Mereka berhenti sejenak di karpet merah, melayani permintaan wartawan yang meminta foto mereka. Mereka berpose(ceileh) dengan mengepalkan tangan kanan mereka dan mengangkatnya. Setelah memuaskan wartawan, mereka pun masuk ke ruang tunggu khusus.
“Khh.. Kita tampilnya masih lama ya?”, tanya namja yang mempunyai pipi chubby dan duduk di sofa yang ada di pojok ruangan.

“Sabar baby, memang biasanya gini kan?”, namja berwajah cantik dengan rambut yang agak keriting mencoba membuatnya sabar dan duduk di sebelah namja chubby itu.

“Hehehe. Aku mau tidur hyung. Gwaenchana?”, sekarang namja chubby itu bersandar di bahu orang yang duduk di sebelahnya.

Namja cantik itu hanya mengelus pelan rambut orang yang bersandar di bahunya sekarang.

“Yaa! Junsu Hyung! Yoochyun hyung! Menggelikan..”, komentar sang maknae pelan membuyarkan suasana romantis antara dua orang yang sedang duduk di sofa.

Mendengar komentar itu, Junsu langsung berdiri dan hendak memukul maknaenya, tapi tangan Yoochun mencegahnya dan menarik Junsu duduk lagi di sebelahnya. Melanjutkan kemesraan mereka yang sempat tertunda tadi.
Merasa sudah aman, Changmin bergabung dengan Yunho dan Jaejoong yang sedang mengaca.

“Ckckck. Mereka berdua sangat menggelikan.”, Changmin mengulangi komentarnya tadi tapi sekarang dengan volume pelan. Jadi hanya Yunho dan Jaejoong yang bisa mendengarnya.

“Kau cemburu Changmin-a? Mau bermesraan juga?”, goda Yunho sambil masih membenarkan rambutnya.

Changmin hanya tertawa pelan dan ikut-ikutan membenarkan rambutnya yang sebenarnya sudah rapi itu.

“Sepertinya iya. Hahaha. Baiklah, sebagai leader yang baik, kupenuhi permintaanmu.”, canda Yunho yang sekarang sudah menggandeng tangan Changmin dan menariknya.

“YUNHO-YA!”, sebuah teriakan menghentikan langkah Yunho dan Changmin. Membuat keempat member yang lain menoleh ke arahnya.

Tanpa memedulikan tatapan member yang lain, dia berjalan menuju Yunho dan Changmin dan melepaskan genggaman tangan Yunho di tangan Changmin. Matanya.. err.. sepertinya marah?

“Wowow. Sepertinya YunJae couple kita sedang bermasalah ya? Hahaha. Gara-gara kau lagi Changmin?”,kata Yoochun agak berteriak.

Sedetik kemudian, Yoochun langsung meneruskan kemesraannya dengan Junsu.

“Aish, molla~ Aku keluar saja.”, hanya itu komentar Changmin sebelum dia pergi keluar. Sebenarnya Changmin ingin sekali tertawa.Tapi melihat mata hyung tertuanya itu, Changmin mengurungkan niatnya dan langsung keluar.

“Kau marah chagi? Eum?”, Yunho memandang orang yang di depannya dan menggenggam tangannya.

“….”, orang tersebut tidak berkomentar dan sekarang malah menunduk.

“Ish~ Aku hanya menggoda Changmin. Ayolah, jangan marah.”, sekarang Yunho memegang dagu namja cantik itu dan mengangkatnya.

Jadi sekarang mereka berhadapan dengan jarak yang lumayan dekat.

“Ani.. Siapa yang marah?”, akhirnya namja cantik itu buka suara.

“Joongie~~”, Yunho memanggilnya dengan nada manja.

“Arraso.. Arraso.. Aku tidak marah. Tapi ada syaratnya..”

“Mwoya??”, tanya Yunho dengan nada lembut.

Jaejoong tidak menjawab. Tapi dia hanya menunjuk bibirnya dan tersenyum.

“Sudah mulai genit ya sekarang??”, kata Yunho yang pasti sudah mengerti apa syarat yang diminta Jaejoong.

“Tidak mau? Yasudah, aku marah lagi.”, Jaejoong berbalik dan hendak keluar juga tapi tangan Yunho mencegahnya dan membuat mereka berhadapan lagi.

“Baiklah..”, Yunho tersenyum dan mencium pipi Jaejoong sekilas. “Sudah cukup?”

Jaejoong menggeleng, “Bukan itu.. Ini..”, jawabnya dan menunjuk bibirnya lagi.

Yunho tersenyum dan sekarang mencium bibir Jaejoong sekilas, “Sekarang sudah?”

Jaejoong mengangguk lalu Yunho menggandeng tangan Jaejoong duduk di kursi dekat mereka.

“Kita tampilnya masih lama. Istirahat saja dulu.”, kata Yunho mengusap pipi Jaejoong.

Jaejoong mengangguk. Menyandarkan kepalanya di bahu Yunho dan memainkan tangan Yunho yang masih menggenggam tangannya.

-oOo-

 

Setelah berrjam-jam mereka menunggu di dalam ruangan itu, Jaejoong mulai merasa bosan.

“Yunn~~ Aku bosan.”

“Bosan? Mau lihat yang tampil?”, tawar Yunho.

“Kajja!”, Jaejoong berdiri dan menggenggam tangan Yunho, mengajaknya keluar.

Sesampainya di depan pintu hendak keluar, Yunho menghentikan langkahnya dan membuat Jaejoong berhenti juga.

“Waeyo?”, tanya Jaejoong.

“Sepertinya kita harus melepaskan ini sekarang.”, jawab Yunho dan mengangkan genggaman tangan mereka.

“Hmm.. Arraso..”, kata Jaejoong dengan nada lesu.

Aish! Mengapa mereka harus merahasiakan hubungan mereka?! Yunho mengusap pipi Jaejoong sebentar dan membuka pintu. Mereka berjalan ke samping panggung. Tidak ada yang sedang perform sekarang. Panggung kosong.

“Ehmm.. Setelah ini siapa yang tampil?”, tanya Yunho pada staff yang ada di sana.

Sebelum staff itu menjawab, ada suara di belakang mereka dan menjawab, “SNSD.” Staff yang ditanyai itu tersenyum lalu pergi.
YunJae menoleh dan ternyata orang itu adalah Changmin.

“Ya! Ke mana saja kau?!”, Yunho bertanya pada Changmin, agak berteriak.

“Daritadi aku di sini, melihat yang perform.”, Changmin menjawab dengan enteng.

“Ish~~”

Lalu terdengar suara fans berteriak. Lebih dominan suara namja. Mereka menoleh ke arah panggung. Sorot lampu sudah menyala lagi, warna panggung sekarang ungu. Beberapa saat kemudian, terdengar lagu intro pelan dan di dua ‘tangga’ mulai memasuki panggung. Di dua tangga itu, duduk beberapa yeoja. 5 yeoja duduk di tangga yang kanan, 4 yeoja duduk di tangga yang kiri.

“Oh.. Sudah mulai!”, seru Yunho antusias dan segera maju mendekat ke arah panggung. Meninggalkan Changmin dan Jaejoong yang berdiri satu langkah di belakangnya.

[Author POV End]

-oOo-

 

[Jaejoong POV]

Dia sekarang berdiri satu langkah di depanku. Sepertinya dia sangat senang dan antusias melihat SNSD. Ckckck

“Sowoneul malhaebwa..”

Lagu Genie remix? Yahh.. Aku lumayan suka yang versi ini. Awalnya agak slow tapi nanti jadi seperti biasa. Kalau tidak salah juga ada bagian di mana Tiffany nge-rap kan? Sepertinya terlalu lama aku melamum. Sekarang 9 yeoja itu sudah ada di depan panggung dan melakukan beberapa pose.

“Uwaa!! Jessica!”, teriak Yunho yang ada di depanku.

Jessica? Waeyo?  Saat kulihat, posenya sebenarnya biasa saja. Kedua tangannya di taruh di pinggang dan pinggulnya agak diarahkan ke kiri. Ke kiri? Yeah~~ Kita berdiri di sisi kiri panggung, jadi kalau dilihat dari sini memang agak terlihat.. menggoda..? Baiklah.. Baiklah.. Aku maklum kenapa Yunho berteriak seperti itu.

“Jessica daebak!!”, teriak Yunho lagi.

Pose apalagi sekarang? Tangan kirinya ditaruh di belakang kepala dan pinggulnya tidak begitu diarahkan seperti tadi. Tapi sekarang kakinya terlihat kurus dan bagus. Itu karena pengaruh baju kan? Baju mereka-

“Baju mereka sangat keren!!”

Keren? Well.. Dalam otakku, definisi baju keren adalah sepeti ini: memiliki model yang bagus dan unik. Baju SNSD keren? Kuamati sebentar. Baju atasan mereka adalah baju sailor berwarna putih yang sudah mereka pakai waktu jaman Genie beberapa tahun yang lalu. Biasa saja. Keren dari mana- Oh my God.. jangan bilang karena itu! Celana mereka! Sangat amat teramat pendek. Ditambah dengan sepatu hak tinggi putih, membuat mereka terlihat tinggi dan.. sexy? Jujur, aku agak khawatir sekarang.

“Hyoyeon! Your dance is incredible!”

Sekarang Hyoyeon? Dia menari dengan sangat semangat. Membuat gerakan yang mungkin biasa saja jadi luar biasa. Kucoba menikmati penampilan mereka. Kalian tahu sendirilah, kalau tarian girlband seperti apa. Agak menantang kan? Bisa-bisa membuat namja pingsan di tempat.

“Wuhuu!!”, Changmin yang di sebelahku berteriak dan maju berdiri bersebelahan dengan Yunho. Sangat menikmatinya eh?

Wait. Di antara kami berlima, hanya Changmin yang normal. Straight. Changmin sangat menikmati penampilan SNSD, begitupula dengan Yunho. Yunho bahkan menikmatinya dari awal, Changmin baru tertarik waktu setangah lagu. Apa mungkin…. Ah! No No No! Tidak mungkin kan..?

“Yeah!! Tiffany!”, teriak Yunho lagi.

Apa lagi sekarang? Aku berharap itu tidak membuat mentalku semakin turun. Ternyata Tiffany yang sedang nge-rap sekarang.

“Changmin! Tiffany sangat keren!”, teriak Yunho di telinga Changmin karea suara musik yang sangat besar.

“Hyung, apa Tiffany tadi itu rap-nya bagus?”, tanya Changmin yang juga berteriak.

“Untuk pemula,itu termasuk bagus!!”, jawab Yunho dengan senyum yang lebar dan semangat.

Hey! Aku juga bisa nge-rap kan? Waktu di wrong number, ingat? Kurasa rap ku lebih bagus. Wait wait wait. Kenapa aku malah terbawa emosi sekarang?

“Dengar! Pronunciation bahasa inggrisnya sangat bagus!”

Yunho memujinya lagi eh? Sekarang apa? Pronunciation? Khh.. Sepertinya aku kalah kalau masalah ini. Yunho! Stop praising them!

“Changmin! Changmin! Dengar!”, sahut Yunho lagi.

Kalau sekali lagi dia memuji mereka, aku akan pergi.

“Suara taeyon sangat bagus! Keren!!”

Suara? Satu hal yang sensitif menurutku. Aku ini lead vocal kan?? Walaupun teknik vokalku memang tidak sehebat Junsu, tapi akulah lead vocalnya! Dan sekarang dengan telinga dan mataku sendiri, namjachinguku memuji sebuah girlband. Enough! I’m out of here!

[Jaejoong POV End]

-oOo-

 

[Author POV ]

Jaejoong melangkah dengan cepat ke ruang tunggu mereka. Sebentar lagi mereka akan tampil, jadi dia harus bersiap-siap. Terutama menyiapkan emosinya.

“Hyung!”, merasa ada yang memanggilnya, Jaejoong menoleh ke belakang. Ternyata junior mereka, SHINee.

“Hyung, sudah lama tidak bertemu eoh?”, sapa Onew dan membungkuk lalu diikuti oleh membernya yang lain.

“Hehehe. Iya, kita lagi sibuk di Jepang sekarang. Uwaa~ Kalian semua sudah tumbuh besar, sudah jadi namja beneran sekarang!”, sahut jaejoong.

“Eh? Maksudnya kita dulu kita bukan namja hyung?”, tanya Taemin polos. Minho yang ada di sampingnya langsung menarik tangan Taemin dan menariknya ke sebelahnya.

“Ahh.. Kau dan Minho yaa..?”, goda Jaejoong tidak jelas. Minho hanya tertawa malu-malu dan Taemin masih memampang muka polosnya.

“Apaan sih hyung?”, Taemin yang masih belum mengerti mencoba bertanya ke Minho.

“Aniyo chagi, bukan apa-apa.”, mendengar sapaan yang digunakan Minho, kalian tahu maksudnya kan?

“Arraso.. Arraso.. Kalian masih kan?”, sekarang Jaejoong bertanya ke Key dan Onew.

Mereka tidak menjawab, hanya tertawa kecil dan sekarang Onew memeluk bahu Key dari belakang.

“Ck. Kalian ini.. Ayo! Sebentar lagi kita tampil!”, Jonghyun yang merasa diabaikan memotong pembicaraan mereka.

“Halah. Bilang saja kau malu tidak punya pasangan. Makanya Jino diajak!”, protes Onew.

“Biarin..”, kata Jonghyun lalu mendahului mereka berjalan ke panggung.

“Ah, hyung, kita tampil dulu ya. Annyeong ^^”, Onew pamit dengan sopan dan membungkukkan badannya lagi lalu pergi disusul dengan member yang lain.

“Benar-benar junior yang sopan.”,gumam jaejoong lalu kembali berjalan. Suasana hatinya lumayan membaik sekarang karena bertemu dengan juniornya yang masih polos itu.

-oOo-

 

Sementara itu…

“Yah.. sudah selesai?”, kata Yunho dengan nada yang agak kecewa.

“Ck. Hyung, tidak mungkin kan mereka mau tampil terus?”, protes Changmin.

“Bukan itu maksudku! Eh, Jaejoong ke mana?”, Yunho baru sadar kalau ternyata jaejoong sudah tidak di belakangnya lagi.”

“Hmm.. Sepertinya tadi sudah pergi duluan.”

“Eh?? Jeongmal? Kapan??”

“Molla~ Tapi waktu lagunya belum habis hyung sudah pergi. Mungkin kembali ke ruang tunggu?”

Tanpa ba bi bu lagi, Yunho langsung berjalan dengan cepat ke ruang tunggu. ‘Daritadi Jaejoong aku cuekin. Mudah-mudahan tidak marah.’, kata Yunho dalam hati. Sesampainya di ruang tunggu, Yunho melihat Jaejoong yang sedang makan sncak sambil memainkan HP-nya. Yunho hanya bisa berharap Jaejoong tidak marah. Pelan-pelan Yunho duduk di samping Jaejoong.

“Chagi~~”, panggil Yunho halus.

“Eum?”, jawab Jaejoong tidak mengalihkan pandangannya dari HP.

“Kenapa kembali duluan, tidak mengajakku eoh?”

“Aku lapar, jadi aku kembali duluan.” Jaejoong masih belum menatap Yunho.

“Hmm.. Kamu.. marah..?”, tanya Yunho hati-hati.

“Marah? Buat apa?”, sekarang Jaejoong menoleh dan melihat Yunho.

“Soalnya tadi.. kamu kan aku cuekin.”

“Hmm.. Just it? Tidak mungkin aku marah.”

“Yakin?”, Yunho memastikan

“Eum~”

“Gomawo~~”, kata Yunho lalu mengecup pipi Jaejoong membuat pipi Jaejoong agak merah sekarang.

TOK! TOK! TOK!

Mendengar suara ketukan pintu, Yunho langsung bangkit dan membuka pintu itu. Ternyata manager mereka.

“Ayo sekarang siap-siap! Kalian akan tampil 10 menit lagi! Ke panggung sekarang!”, perintahnya lalu pergi.

“Ne. Kajja!”, Yunho mengajak yang lain agar mengikuti manager mereka.

(pas tampilnya di-skip aja ya, hehehe)

-oOo-

 

Setelah turun panggung, Jaejoong langsung berjalan dengan cepat ke belakang panggung.

“Jae? Kenapa terburu-buru?”, tanya Yunho heran.

“Aku mau ke kamar mandi Yun..  Nanti aku kembali lagi.”, jawab Jaejoong lalu kembali berjalan.

Setelah ke kamar mandi, Jaejoong tidak kembali ke belakang panggung. Dia malah kembali ke ruang tunggu DBSK. Di ruangan itu, Jaejoong langsung merebahkan dirinya di sofa yang ada di dekat pintu. Entah mengapa bandannya terasa sangat capek sekarang. Ditambah lagi kalau memikirkan Yunho dan perform SNSD, otaknya jadi ikutan capek. Tidak lama kemudian, terdengar suara yeoja dibalik pintu sana.

“Oh, Oppa!”

“Ah, ne. Annyeong ^^”, sepertinya Jaejoong tahu suara itu. Itu suara Yunho kan?

“Oppa barusan tampil kan? Uwaa, keren sekali!”

“Ah, gomawo. Lagu Genie remix kalian juga bagus!”

Jaejoong sekarang manggut-manggut. Tahu siapa yang sedang bicara dengan namjachingunya itu.

“Jeongmal? Uwaa.. Dengar! Kita dipuji oleh member DBSK!”,kata yeoja yang lain.Jaejoong tidak tahu itu siapa karena memang dia tidak hafal suara member SNSD.

“Kalian berlebihan, hahaha”, jawab Yunho.

“Tapi, apa benar tadi lagu Genie kita bagus? Aku rasa kita akan mengundang kontroversi karena penampilan kita hari ini.”

“Eh? Waeyo? Kalian sangat hebat!”

“Entahlah. Tapi tadi banayk fans yang bisik-bisik waktu kita tampil. Sepertinya membicarakan baju kita hari ini. Mungkin karena celana kita terlalu pendek?”

Jaejoong yang di dalam ruangan manggut-manggut lagi mendengar ucapan itu. Dia sangat setuju.

“Mungkin saja.”

DEG!!!

Jaejoong sangat kaget mendengarkan jawaban Yunho. Kalau begitu, Yunho juga memperhatikan celana SNSD?

“Eh oppa, oppa tidak pernah bermain ke dorm kami? Ayo sekali-sekali main!”

“Sebenarnya aku ingin. Tapi pasti manager tidak memperbolehkan. Tidak tidak, hanya bercanda. Hahaha”

Baiklah. Jaejoong marah sekarang. Yunho ingin main ke dorm mereka? FINE! Yang bercanda tadi pasti hanya alasan.

“Oppa bisa saja. Oppa, kita pulang dulu ya. Annyeong!”

“Ne, annyeong!”

Pembicaraan mereka selesai. Jaejoong hanya terdiam memikirkan apa yang baru saja dia dengar.

Cklek!!

Mendengar ada orang yang akan membuka pintu, dia langsung merubah posisinya yang tadi duduk menjadi berpura-pura tidur dan menghadap tembok. Seseorang masuk dan duduk di lantai dekat sofa tempat Jaejoong berpura-pura tidur itu. Sesaat kemudian, dirasakannya sebuah tangan mengelus-elus rambutnya dengan lembut.

“Kau pasti capek kan? Baiklah.”,  lalu orang itu mengecup kepala Jajeoong perlahan dan berjalan ke luar ruangan.

Selepas orang itu pergi, Jaejoong langsung bangun dan duduk di sofa itu. Memang sangat kekanakan kalau mengingat Jaejoong marah hanya karena juinornya sendiri, SNSD. Tapi mau bagaimana lagi, Jaejoong marah sekarang,

-oOo-

 

Selama perjalanan pulang, Jaejoong sama sekali tidak menggubris semua perkataan Yunho. Padahal Yunho berulang kali mengajaknya bicara tapi tetap dai acuhkan. Member yang lain menatap Yunho dengan tatapan apa-yang-terjadi dan Yunho membalas mereka dengan tatapan aku-tidak-tahu-. Sampai di dorm pun demikian, Jaejoong langsung mandi dan tidur. Tidak ada ciuman sebelum tidur yang biasanya dia berikan ke Yunho.  Yunho berfikir kalau besok pagi pasti kembali sperti semula. Jaejoong hanya capek.

Tapi sepertinya perkiraannya salah. Dari pagi mereka beraktivitas sampai malam lagi Jaejoong tetap mengacuhkan Yunho. Padahal member yang lain tidak diacuhkan oleh Jaejoong. Well, sebenarnya itu cukup membuat Yunho naik darah. Bagaimana tidak? Hanya dia yang tidak dipedulikan oleh Jaejoong sedangkan member yang lain diperlakukan dengan sewajarnya. Tapi Yunho berusaha meredam emosinya dan bertanya baik-baik ke Jaejoong.

Setelah melakukan aktivitas mereka seharian ini, mereka kembali ke dorm. Sama seperti malam sebelumnya, Jaejoong langsung pergi mandi.

‘Baiklah Yunho. Selesaikan malam ini! Fighting!’, dia menyemanagati dirinya sendiri dan menunggu kekasihnya selesai mandi.

Saat Jaejoong keluar dari kamar mandi dan masuk ke kamarnya dan Yunho, dilihatnya Yunho sedang membaca buku dan duduk di atas ranjang. Tampak jelas kalau dia sedang menunggu Jaejoong.

“Chagi, sudah selesai?”, tanya Yunho mengawali pembicaraan.

Tentu saja masih tidak ada tanggapan dari Jaejoong karena dia masih marah. Dia hanya duduk di kursi dan memainkan HPnya.

Yunho mengambil nafas panjang, “Sepertinya ada yang harus kita bicarakan.”

“….”

“Jonggie, jebal. Kenapa kamu cuekin aku seharian ini? Ah, ani. Dari kemarin. Wae?”, Yunho sekarang berdiri di samping Jaejoong.

“Siapa yang cuek?”

“Kamu masih tanya siapa yang cuek? Sekarang saja kamu tidak menoleh menatapku padahal aku sedang bicara denganmu sekarang!”,

Yunho yang emosinya mulai naik berbicara dengan volume yang agak keras.

“Terserah, aku mau tidur sekarang.”, Jaejoong bangkit dari duduknya dan berjalan ke kasur sampai tangan Yunho mencegahnya.

“Answer me!”, paksanya.

“I’m tired! I wanna sleep!”, kata Jaejoong sambil berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman tangan Yunho.

“Nope! Answer!”, paksa Yunho lagi dan semakin mengencangkan cengkraman tangannya di tangan Jaejoong. Emosinya naik sekarang.

“Lepas Yun! Sana! Pergi saja sana ke dorm SNSD!”, jawab Jaejoong agak berteriak.

Yunho menatapnya heran sekarang. Kenapa tiba-tiba SNSD? Apa ada hubungannya dengan mereka? Setelah mengingat-ingat. Akhirnya Yunho ingat dan tersenyum menang sekarang. Tapi Jaejoong tidak melihatnya karena kepalanya menunduk sekarang.

“Dorm SNSD? Baiklah kalau itu maumu. Aku pergi sekarang!”, Yunho melepaskan cengkraman tangannya dan berjalan ke pintu.

1… 2… 3…

“YAA! YUNHO PABOYA!!”, akhirnya Jaejoong bereaksi. Tidak hanya itu, dia juga melempar Yunho dengan bantal.
Saat Yunho berbalik, dilihatnya mata kekasihnya berkaca-kaca sekarang. Dengan sigap dia langsung memeluknya.

“Mianhae chagi.. Mian.. Aku tidak tahu kalau kau akan marah seperti ini eum?”, kata Yunho lembut dan mangusap-usap kepala Jaejoong.

Jaejoong masih sibuk menangis jadi tidak membalas perkataan Yunho. Saat tangisan Jaejoong sudah mulai reda, Yunho melepas pelukannya dan kedua tangannya menghapus air mata yang ada di pipi Jaejoong.

“Jangan nangis ah. Jelek..”, canda Yunho.

“Biarin. Kan kamu yang buat aku nangis.”, Jaejoong membela dirinya.

“Oke Oke.. Jadi aku dimaafin kan?”

“Belum. Ada syaratnya.”

Syarat? Apalagi sekarang…

“Baiklah.. Apa?”, tanya Yunho lembut sambil memegang pipi Jaejoong.

“Bilang kalau suaraku lebih bagus daripada suara Taeyon.”

“Suara Jaejoong lebih bagus dari suara Taeyon.”

“Bilang kalau aku lebih menarik dari pada Jessica.”

“Jaejoong jauh lebih menarik daripada Jessica.”

“Bilang kalau bajuku lebih keren daripada baju SNSD.”

“Baju jaejoong lebih bagus dari pada baju SNSD.”

“Bilang kalau aku lebih bisa menari daripada Hyoyeon dan pronunciation ku lebih bagus daripada Tiffany.”

“Jaejoong lebih.. eh?”

Yunho menghentikan ucapannya.Bukannya itu agak…

“KATAKAN!”, paksa Jaejoong.

“Jaejoong kebih bisa menari daripada Hyoyeon dan pronunciation Jaejoong lebih bagus dari Tiffany!”, Yunho cepat-cepat menjawab sebelum Jaejoong marah lagi.

“Baiklah. Dan sekarang permintaan terakhir.”

“Mwo?”

Jaejoong menunjuk-nunjuk bibirnya sambil tersenyum.

“Mau itu lagi?”

Jaejoong mengangguk.

Lalu Yunho mencium bibir Jaejoong sebentar. Tapi itu cukup untuk membuat wajah Jaejoong merah.

“Sekarang ada hukuman dari aku.”, kata Yunho akhirnya.

“Eh? Hukuman buat apa? Kan kamu yang salah?”

“Hukuman karena kamu udah nyuekin aku seharian ini.”

“Begitu ya? Apa?”

Yunho menaik turunkan alisnya dan tersenyum nakal ke Jaejoong.

….

….
-oOo-

 

Dibalik pintu mereka..

“Haahh.. Sepertinya kita tidak bisa tidur dengan nyenyak hari ini.”, kata Changmin

“Sudah jelas.”, jawab Junsu setuju dan mereka terdiam lagi membuat suara-suara aneh dari kamar Yunjae terdengar dengan jelas sekarang.

Ketiga member di luar kamar cuma bisa mengambil nafas panjang.

Pfuhhh…

 

THE END

 

Hahahahahaaa… Gimana??

Yunho.. Yunho.. #geleng2

Makanya jangan muji-muji cewek lain. ‘Cewek’ mu marah tu lho.. Bentar-benter.. ‘cewek’??? hehe..

Jangan lupa komen ya.. Komen mu apresiasi untukku.

 

Gomawo sudah meluangkan waktu untuk membaca..

🙂

 

-Sherly-

28 thoughts on “Yunho is Sone – One Shoot

  1. Ckckck….
    Dasar yunjae ^^
    umma cemburu.y parah banget,
    ngalahin cwe malah….
    Tenang ja umma,
    snsd g selevel ma dirimu…*hug jaema

  2. woakakakakak jaema…. imut bgt sih,minta yg aneh2😄
    hahahaha tp bener jg sih lebih bagusan jaejoong kemana-mana aokaokaokaokaoakaok
    pas jaema ngambek pasti imut bgt deh😄

  3. Hahahaha..Umma..Umma..
    Kalau cemburu lucu deh..
    Appa jg gtu..G peka amat ma prasaanny umma..Umma kn snstive appa..Aish

  4. hiyahahahaha. Salam kenal author😀
    Ffny menarik. Lucu deh. Segitu tingginyakah kadar cemburu jeje eomma ?😄
    Kyany jdulny kurang cucok deh bo’. Knpa gak ‘Jae’lous -jeje eomma cemburu gtu. Hehe. Mian sok ngatur.
    Haaaaa~ isi ceritany bkin gemes, aplgi tingkah eomma. Hahaha.

    Yap, keep writing aja deh author😀 nd smoga sukses sellu karya2ny😀 Fighting😀

  5. eh yunppa dirimu bikin aq swetdrop tw gak…wkwkwkwkwk…
    hihihihi…jaema lucu bget kalo marahan…
    tpy yah like usually…yunppa always “eat” after their problem finished….wkwkwkwk

  6. ckckckc pantes aja jaema marah ke yunpa wong yunpa muji2 cewe laen di depan jaema sampe jaema dicuekin gitu.. mana yg diouji yang itu pula hadeeeuuuhhh
    tapi nc nya diskip sayang sekali >/////< kekekekek

  7. Omg jeje umma xD
    Haduh dirimu itu segala2nya bagi appa n anak2mu #lho?
    Appa sih, udah ada umma yg perfect masi puji2 ce,, haha..
    Ntar klo umma direbut co laen tau rasa dehh..
    Wkwkwkwk

  8. Ya amppuuunnn, ampun2an deh si umma cemburu nya melewati batas cewek cemburu hahahaha (‾⌣‾)♉ umma😀
    Tp good job umma, suka cara umma biar abang yun minta maaf ㅋㅋㅋㅋ ~

  9. eungkyang ~ kyang uhhh jaejung klo cembulu imoet banget
    yunhoooo udah cinta mati ma jaema jadiiii jangan cembulu lagi ya

    ihhh jd iri ma kemesraan yunjae…

  10. wkwkwk…. jangan sampe yunho jadi sone sungguhan…. entah bagaimana jaejoong ekspresif bgt d sini… daebak…. ffnya lucu bgt,,, pake cemburu gitu…

  11. Umma emang lebih bagus dari semua member snsd bahkan dari semua yeoja se Korea…
    Umma kalau ngambek lutu’a…aishh!!!
    Ъ>:/ usah cemburu sam̶̲̅α̇ appa karna appa ųϑªђ cinta mati sam̶̲̅α̇ umma…ųϑªђ ά̲ϑª stempel yunjae couple
    Kasian tuh yoosumin Ъ>:/ bisa tidur gara” denger suara” Ъ>:/ jelas…maksudnya Ъ>:/ jelas jangan di skip NC’a #dasarotakyadong# hahaha
    Ayo thor bikin ýanƍ banyak epep yunjae yoosu min…okay!!!

  12. ngakaka guling2 liat kelakuan jaema yang cemburu berat sma yunpa..,
    kyk ceww deh jaema klo udh ngambek..,
    hahahahaaa..
    yunpa jang sekali2 lgi tuh muji orang laena..,
    bisa2 di panggang sma jaema..

  13. hai aku reader baru disini
    Uda baca bbrp fic tp bisa comment cuma disini
    Ff ini cute bangetttt aku super suka😀
    Jaema cemburuan rasain yunpa hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s