Babo Gateun – Part 8


Author  : I.Anisa.Shipper

Genre: angst+geje+ancur+typo(s)

Rating: membingungkan

Cast: Jung Yunho,Kim Jaejoong,Kim Junsu,Park Yoochun,Shim Changmin,Henry of Suju M*pinjem bentar* Kim Young Woon/Kangin,Park Jungso/Leeteuk,Choi Siwon,Kim Heechul,Jung JiHoon/Rain,Song He Kyo,OTC (yang tidak kesebut jangan protes)

A/N: cerita ini benar-benar pemlampiasan dari otak sarap saya*dicekek masal

 

Annyeong Yorobun!!

 

 

Part 8

 

 

Jam di dinding menunjuk angka 11 malam.

Tapi Yunho masih duduk setia di ruang kerja kantornya..

Matanya memandang layar laptop berwarna silver di depannya..

Jari-jarinya menari dengan terampil di keyboard laptop itu.

 

‘Sepertinya secangkir kopi bisa membantuku menyelesaikan perkerjaan yang gila-gilaan ini’

 

Sebuah pemikiran terlintas di benaknya.,

Dia bangkit dari tempat duduk dan berjalan keluar dari ruang kerjanya menuju dapur kantor.

 

‘Kenapa saat Aku berpikir tentang kopi Aku teringat pada namja garam itu? Aish ini pasti karena kopi asin yang di buatnya’

 

 

Yunho membuka pintu dapur didepannya.

Dia melangkah masuk kedalam.

 

Begitu Dia hendak mengambil cangkir di rak matanya menangkap sesuatu yang membuat dahinya berkerut.

 

‘Namja garam?’

 

Yunho melihat Jaejoong tertidur di kursi panjang yang berada di dapur itu.

Posisinya terbaring menyamping.

 

‘Aigooo… Apa yang dilakukan namja ini? Bisa-bisanya Dia tidur begitu pulasnya ditempat yang tidak nyaman begitu!’

 

Yunho meletakan gelas yang di ambilnya dari rak di atas meja.

Kakinya melangkah mendekati kursi panjang tempat Jaejoong tidur.

 

Yunho berniat membangunkan Jaejoong dari tidurnya,tapi niat itu surut begitu melihat wajah lelap di hadapannya.

 

‘Namja ya?? Kenapa ada namja begitu cantik seperti ini??’

 

Tanpa di sadari Yunho berjongkok tepat di hadapan wajah terlelap jaejoong.

 

‘Halus! Tepat sesuai dugaanku, kulit putih ini begitu halus’

 

Entah sadar atau tidak,Yunho membelai pipi Jaejoong dengan jemarinya.

 

‘Rambut ini! terasa begitu lembut di telapak tanganku’

 

Yunho mengusap perlahan rambut hitam Jaejoong.

 

‘Kalau Aku tidak salah,matanya yang sedang terpejam saat ini begitu bulat dan indah jika terbuka’

 

Yunho memandang mata tertutup Jaejoong.

 

‘Hidung yang sempurna’

 

Telunjuk Yunho menyentuh ujung hidung Jaejoong.

 

‘Dan bibir ini…’

 

Yunho menelan ludah begitu menatap bibir merah chery di hadapannya.

 

‘Pasti manis!’

 

Tanpa berpikir apa yang akan dilakukannya,Yunho mendekatkan wajahnya ke wajah lelap Jaejoong.

 

Dan bibir chery itu bertemu dengan bibir Yunho.

 

Yunho memejamkan matanya saat mengecup bibir itu,dan lidahnya terjulur menjilat bibir bawah Jaejoong.

 

Tak ada yang lebih,hanya sebatas itu yang Yunho lakukan.

 

‘Lebih manis dari perkiraanku!’

 

Perlahan dijauhkan wajahnya dari wajah Jaejoong.

 

Entah kenapa Jaejoong begitu terlelap dalam tidurnya sehingga Dia tidak terbangun dengan apa yang telah Yunho lakukan terhadapnya.

 

Yunho tersenyum menatap Jaejoong.

Dia bangkit berdiri dan melepas jas yang dikenakannya.

Diselimutinya tubuh Jaejoong dengan jas itu.

Dan Dia bergegas melangkah pergi meninggalkan tempat itu. Tujuannya yang semula ingin membua kopi hilang begitu saja.

 

 

★★★★★

 

 

“Thank’s baby!”

 

Junsu terkikik mendengar ucapan Yoochun.

 

“Ini hanya semangkuk ramen Yoochun-sshi.”

 

Junsu meletakan mangkuk ramen di meja.

 

“Tapi setidaknya perutku terselamatkan.. hahaha”

Yoochun menyambar mangkuk ramen itu dan mengaduk dengan sumpit yang dari tadi di gengamnya.

 

“Kenapa Kau tidak masak sendiri saja?”

 

Junsu tersenyum melihat Yoochun menyantap ramen buatannya dengan lahap.

 

“Aku tidak mau di usir Kangin Ajusshi gara-gara meledakan dapurnya.”

 

Yoochun berkata di sela-sela meniup ramen panas yang di sumpitnya.

 

“Kenapa Jae-Hyung belum pulang ya? Tidak biasanya Dia kerja sampai malam begini!”

 

Junsu berkata pada dirinya sendiri.

 

 

CKLEK

 

 

Yoochun menghentikan suapannya begitu mendengar suara pintu utama dibuka.

 

“Itu pasti Jae-Hyung”

 

Junsu berkata sambil berjalan menuju pintu depan.

 

“Eh? Su-ie? Kenapa kau ada disini?”

 

Jaejoong menatap heran pada Junsu.

 

“Aku sedang mengurus manusia kelaparan.. Kau sendiri kenapa baru pulang jam segini?”

 

“Siapa yang kau sebut manusia kelaparan Junsu-ah?

Aigooo,,”

 

Yoochun berjalan dari arah dapur sambil menenteng mangkuk ditangannya.

 

“He? Jadi Kau belum makan sejak tadi Chun-ah?”

Jaejoong bertanya pada Yoochun.

 

“Aku menunggumu”

Jawabnya.

 

“Aku bertanya Kau habis pergi kemana Jae-Hyung? Kenapa

Sampai tengah malam begini Kau baru pulang?”

Nada pertanyaan Junsu seperti seorang ayah yang mengkhawatirkan anaknya.

 

“Mian Su-ie.. Aku ketiduran di dapur kantor..

Mian Chun-ah.. Aku tidak memasak untukmu”

Jaejoong menundukan kepala tidak beranai menatap dua orang di hadapannya.

 

“Lalu itu jas siapa?”

Junsu menyipitkan mata melihat jas berwarna abu-abu yang dibawa Jaejoong.

 

“Aku tidak tahu”

Ucap Jaejoong.

 

“Apa maksudnya Kau tidak tahu?”

Junsu mendelik pada Jaejoong.

 

“Su-ie.. Chun-ah.. Aku bertemu pangeran!”

 

“Bwoh?”

Yoochun dan Junsu kaget dengan apa yang Jaejoong katakan.

 

 

★★★★★

 

 

Jaejoong berangkat kerja dengan perasaan yang tidak bisa di lukiskan.

 

Semalaman Dia tidak bisa tidur karena terus bertanya-tanya dalam hati.

 

‘Siapa gerangan pangeran itu?’

 

Kata-kata itu terus melekat dipikirannya.

 

Kemarin Dia ketiduran di kantor ketika jam pulang.

Dia merasa begitu lelah dengan pekerjaannya hari itu ditambah lagi malam sebelumnya Dia tidur menjelang pagi karena mendengarkan cerita masa lalu Yoochun dan Mommy-nya

 

yang bernama Park Jungsoo itu.

 

Saat tertidur di dapur kantor kemarin Jaejoong bermimpi aneh.

Bagaimana tidak aneh?

Dia bermimpi dicium oleh seorang namja.

Ingat itu..

Namja!

 

Dan entah kenapa mimpi itu terasa sangat nyata untuknya.

 

Bibir itu… Bibir itu terasa begitu lembut menyentuh bibirnya.

 

Dan betapa kagetnya Jaejoong begìtu Dia terbangun dan menemukan sebuah jas yang menyelimuti tubunya.

 

Jas berwarna abu-abu yang semalam tadi di peluknya sambil tidur.

 

Jaejoong terus-terusan menghirup wangi parfum di jas itu.

 

‘wangi maskulin’

 

Pikirnya..

 

Dia yakin itu bukan mimpi.

Itu nyata.

Seseorang telah menciumnya.

Dia menebak orang itu adalah orang yang bekerja di tempat yang sama.

Kantor Jung Corp.

Tapi siapa?

Siapa pangeran yang telah menciumnya tanpa ijin itu?

 

 

Dan sekarang lihatlah dirinya..

Seorang Kim Jaejoong yang biasa berjalan sambil melamun saat ini sedang berjalan dengan tidak pernah melepas senyum indah di bibirnya..

 

Hal itu membuat Nyonya Lee*kalo readers mau tau siapa itu nyonya Lee.. Bayangin aja Dia Lee Hyukjae istri juragan ikan Lee Donghae*#author ngaco.

 

Hal itu membuat Nyonya Lee melipat dahinya..

Ada apa gerangan dengan Office Boy-nya?

 

Namun hal itu juga membuat hati seorang Direktur tampan berdebar-debar.

 

DUK

 

Senyum Jaejoong pudar saat Dia tidak sengaja menabrak Punggung Yunho yang sedang menunggu lift.

 

“Cih… Namja garam lagi? Kenapa sih Kau begitu suka melakukan kesalahan?”

Yunho memandang tajam pada Jaejoong yang sekarang berdiri mengunggu lift juga di sebelahnya.

 

“Bisa tidak Kau jangan merusak moodku Tuan bangsawan? Atau Ku hajar kepalamu dengan tongkat pel ini!”

Jaejoong berkata sinis pada Yunho.

Dia memamerkan tongkat pel yang sedang di genggamnya.

 

“Pukul saja! Tapi sebelum itu biar ku pelintir lehermu dulu.”

 

BUK

 

Jaejoong menghantam kepala Yunho dengan tongkat pel itu.

 

“Ya! Namja garam! Kau menantangku eoh?”

Yunho membentak Jaejoong sambil mengusap kepalanya.

 

‘sakit’

 

“Iya.. Aku menantangmu.. Ayo lakukan.. Katanya Kau ingin memelintir leherku.. Ini… Nih..!”

Jaejoong balas membentak Yunho.

 

“Oke.. Kalau itu maumu”

Yunho menyeringai mendekati Jaejoong.

 

 

Jaejoong menutup matanya ketakutan, Dia tidak menyangka Yunho benar-benar akan melakukan hal itu.

 

“ARRGGGHHH!!”

Jaejoong menjerit begitu merasakan sakit di lehernya.

Matanya terbelalak lebar.

 

TING

 

Yunho setengah berlari masuk kedalam lift setelah menengar suara pintu lift terbuka.

Cepat-cepat ditekannya tombol ‘close’.

 

“JUNG YUNHO APA YANG KAU LAKUKAN???”

Jaejoong berteriak kencang sambil memegang lehernya.

 

Leher yang baru saja digigit yunho.

Ya.

Yunho tidak memelintir lehernya,tapi mengigit leher itu seperti Dia sedang mengigit roti dan gigitan itu meninggalkan bekas merah keunguan disana.

 

“KU BUNUH KAU JUNG YUNHO!!!”

Jaejoong tetap saja berteriak tanpa mempedulikan beberapa karyawan kantor yang menatap aneh padanya.

 

Sementara orang yang dimaksud sedang tertawa terpingkal-pingkal di dalam lift.

 

★★★★★

 

 

Seorang namja berjidat lebar terlihat sedang mendorong kereta belanja dengan aura membunuh.

 

Tangannya mengambil asal apa saja yang dilihatnya di rak mini market itu.

 

Di ambil.. Kemudian di banting kedalam kereta belanja itu.

 

Di ambil.

Di banting.

Di ambil.

Di banting.

 

Dan lihatlah apa yang terjadi di dalam keranjang belanjaan itu?!

 

Bungkus snack yang semula menggembung mendadak kempis dengan bunyi ‘Duar’ gara-gara kena lemparan kaleng minuman soda.

Sementara nasib kaleng minuman soda itu penyok karena ditimpuk buah melon segede kelapa.

Untung saja itu minuman kaleng tidak muncrat isinya, coba kalau iya, pasti namja jidat lebar itu di kejar petugas mini market karena telah mendatangkan badai bersoda di tempat umum.

 

What’s wrong with Him?

 

The answernya adalah karena tingkah seorang namja cantik secantik malaikat yang bernama Kim Jaejoong kemarin malam.

 

Malaikat cantik itu pulang dengan mengatakan telah bertemu pangeran dengan wajah berbinar tanpa dosa.

 

Dan dengan wajah memerah menahan malu malaikat cantik itu bercerita tentang pangeran yang menghampiri dalam mimpinya.

 

‘pangeran dari negeri dongeng?? Jelas-jelas Aku yang terbang dari Toronto untuk menemuinya di anggap apa coba?

Prajurit kah?’

Namja jidat lebar itu komat-kamit menggerutu dalam hati.

 

‘Dan apa-apaan jas itu??

Tidur dipeluk.

Duduk dicium.

Bahkan Aku yakin ke kamar mandi pun pasti digendong(?).

Hanya sebuah jas!

Jangankan hanya sebuah jas,satu renteng(?) Kolor pun Aku sanggup memberikannya!’

Kekesalan namja jidat lebar itu meluap-luap.

 

‘rasanya Aku ingin membakar jas itu tanpa meninggalkan abu. Tidak perlu pakai api,kecemburuanku pun pasti akan memanggang habis jas sialan itu.”

 

Namja jidat lebar itu mengambil satu bungkus ramen instan dan meremasnya sekuat tenaga hingga menimbulkan suara ‘krek’.

 

Dia yakin,

Park Jungso Mommy-nya yang berada diluar negeri sana bakal ngakak sambil ngesod melihat Park Yoochun anak tercintanya bernafsu ingin mencekik orang gara-gara cemburu pada sebuah jas yang bahkan Dia tidak tahu siapa pemiliknya.

 

 

Bagaimana tidak ngakak sambil ngesod coba,

Seorang cassanova tingkat akut seperti Park Yoochun cemburu pada seseorang setengah mati.

Kemana hilang pesona jidat lebarnya?

Dirinya yang selama ini dikejar-kejar para wanita bule Toronto tidak bisa berkutik di hadapan seorang Kim Jaejoong yang baru dikenalnya.

 

 

Dengan kaki di hentak-hentakan Yoochun menghampiri meja kasir untuk membayar belanjaannya.

 

Dan betapa shocknya petugas kasir itu begitu melihat barang belanjaan sang pembeli.

 

Barang belanjaan itu terlihat seperti habis di pungut dari medan perang daripada di ambil dari rak sebuah mini market.

 

 

Tanpa ba-bi-bu sang petugas kasir langsung menghitung harga dan menyerahkan struk belanjaan kepada Yoochun secepat yang Dia bisa.

 

 

Masih dengan emosi level high Yoochun keluar dari mini market itu sambil menenteng plastik besar di tangan kanan kirinya.

 

BRUK

 

‘Perfect.. Seseorang menabrakku.. Aku punya pelampiasan’

Yoochun menggeram begitu merasakan seseorang menabraknya begitu keras dari samping.

 

Sementara sang penabrak menatap horror pada belanjaan korban yang ditabraknya.

 

 

“KAU…!”

 

“Eh?”

 

 

 

TBC

 

 

Seperti biasa keritik dan saran selalu kt tunggu….

Seperti biasa juga komen + like…. Di like aj juga ng papa kok…^^

Gomawo…..

– I.Anisa.Shipper –

14 thoughts on “Babo Gateun – Part 8

  1. kyaaa~ yunpa cium jaema pas jaema tidur.. ckck
    kirain jae gak ngrasa, eh trnyta kbwa mimpi toh.
    yunho dah mulai suka jae lum sih ?? biz msh brantem mlu.. fufufu

    yoochun cmbru ma jae,, truz nasib suie gmn??

  2. aish….tingkah uri ummppa a.k.a yunjae kek anak kecil deh, ckckck….
    kyaaa….appa nyuri poppo.y umma…*pengen -__-
    kjadian yg di lift bikin ngakak, tega.y appa beneran gigit leher umma, psti hasil.y kek kissmark tuh,
    chunni aneh bin ajaib, kasian barang belanjaan.y jd korban *elus2 jidat lebar chun yg sexy ^^

  3. appa iseng jga ya
    nyuri ciuman jaemma wktu jae tdur
    awas ntar ketagihan bbir jae hahaha
    tu chunnnie cmburu kya cew tlat dteng bulan

  4. “…Tanpa berpikir apa yang akan dilakukannya,Yunho mendekatkan wajahnya ke wajah lelap Jaejoong.
    Dan bibir chery itu bertemu dengan bibir Yunho…..”

    Cute abis deh… *ppopo Yun Appa* *Digiles Jejung*
    Masih ngebayangin klo Leeteuk ngakak sambil ngesot… xDDDD
    Itu yg ketemu ma Chun siapa…????

  5. waaaa….
    yunpa diam2 y ah moment yunjae bener2 aku suka bggd jaema nyodorin leher digigit dech 5 yunpa..
    awasss jaema ada vampir prrrrrrefect haha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s