Babo Gateun – Part 10


Author  : I.Anisa.Shipper

Genre: angst+geje+ancur+typo(s)

Rating: membingungkan

Cast: Jung Yunho,Kim Jaejoong,Kim Junsu,Park Yoochun,Shim Changmin,Henry of Suju M*pinjem bentar* Kim Young Woon/Kangin,Park Jungso/Leeteuk,Choi Siwon,Kim Heechul,Jung JiHoon/Rain,Song He Kyo,OTC (yang tidak kesebut jangan protes)

A/N: cerita ini benar-benar pemlampiasan dari otak sarap saya*dicekek masal

心疼你的心疼想紧紧把你抱着

Xin teng ni de xin teng xiang jin jin ba ni bao zhe

Pained pained I want to hold you tight

 

去弥补从前所有不完整

Qu mi bu cong qian sou you bu wan zheng

To make up for all previous incomplete

 

让我让你快乐为你的微笑负责

Rang wo rang ni kuai le wei ni de wei xiao fu zhe

Let me make happy for your smile

 

承诺过的未来还在等

Cheng nuo quo wei lai hai zai deng

Still waiting for promised future

 

等我们的爱重生

Deng wo men de ai zhong sheng

And so our love reborn

 

[Fahrenheit: -Cherish Your Heartache-]

 

♥ BABO GATEUN ♥

 

 

Part 10

 

.

.

.

.

.

 

 

Gelisah.

 

Sudah enam puluh menit berlalu dirinya terbaring di atas ranjang mewah miliknya.

Matanya terbuka enggan terpejam.

Menerawang kilas balik kejadian beberapa jam yang lalu.

Sudut bibirnya ditarik mengulas senyum,namun jauh di dalam dadanya ada goresan kecil yang tertinggal.

 

“Yoochun-ah aku takut..”

 

Satu kalimat pendek yang hanya terdiri dari beberapa kata ternyata mampu menuai reaksi berkepanjangan dalam otaknya.

 

Entah perasaan apa yang terselip dalam hatinya kala itu.

 

Tubuh gemetar dalam dekapannya telah menciptakan sebuah perasaan asing dalam debaran jatungnya.

 

 

Jung Yunho telah mencintai Kim Jaejoong.

 

 

 

 

★★★★★

 

 

 

~Jaejoong Pov~

 

 

“Aku menyukaimu Jae.. Ah bukan,tepatnya aku menyayangimu..”

 

Kata-kata Yoochun tak pelak membuatku kaget..

Aku tidak punya dugaan sama sekali akan hal itu.

God..

Apa yang harus aku lakukan?

 

Bayangan kejadian di dalam istana hantu masih membekas di hatiku.

 

Pelukan itu..

Sentuhan itu..

Dan debaran jantung di dadanya..

Serta kecupan singkat itu..

 

Benarkah saat itu Yoochun lah yang memelukku??

Memelukku dalam dekapan hangat yang menghentikan gemetar tubuhku dalam sekejap..

 

Aku tidak tahu..

 

Kalau saja Junsu tidak berteriak menahan sakit akibat kakinya yang terkilir, aku sungguh tak akan rela melepas dekapannya.

Bisa ku rasa sosoknya berbalik menjauhiku tanpa benar-benar aku tahu siapa dia..

 

Yang aku tahu hanyalah dua sosok di depanku yang memapah Junsu saat penerangan mulai menjalari penglihatan di ujung pintu keluar istana hantu tersebut.

 

Park Yoochun dan Jung Yunho yang menampilkan ekspresi wajah yang menyiratkan kekecewaan.

 

 

“Sekali lagi aku melihat tampang melamunmu saat bekerja, aku benar-benar akan memecatmu namja garam!”

 

 

~End Jaejoong Pov~

 

 

 

Jaejoong cukup tersentak mendengar interupsi orang di belakangnya.

Kepalanya menoleh melihat seseorang berdiri di dekat pintu dapur kantor tempatnya berada saat ini.

Seseorang yang malas di temuinya.

 

“Kalau begitu kau pecat aku saja tuan direktur!”

 

Yunho melongo.

Ia tidak menyangka Jaejoong akan bicara sepasrah itu tidak melawan seperti biasanya.

Dan lagi,nada perkataannya terdengar begitu frustasi.

Ada apa gerangan dengan namja garamnya?

 

 

“Kau ada masalah?”

Dia berjalan mencoba mendekati Jaejoong di tempat duduknya.

 

 

“Bukan urusanmu!”

 

 

“Aku bertanya baik-baik namja garam sialan!”

 

 

“Aku menjawab terserah sesukaku kan, tuan bangsawan mesum jelek brengsek?!”

 

 

“Ya!”

 

“Wae?”

 

 

BRAK

 

 

Yunho menggebrak meja di hadapan Jaejoong.

 

“Kau kenapa sih? Tadi kau aku meledekmu kau pasrah saja,.sekarang aku bicara baik-baik kau malah membentak marah-marah!!”

 

Yunho menatap tajam Jaejoong.

Dia tidak mengerti kelakuan namja cantik di hadapannya.

 

 

“Justru aku yang harusnya bertanya padamu tuan.. Apa urusanmu padaku? Kenapa kau suka sekali mengangguku??”

 

Jaejoong membentak Yunho dan langsung berdiri dari duduknya,melangkah menuju pintu keluar dapur kantor.

Meninggalkan Yunho yang terdiam kebingungan.

 

 

“Karena aku ingin berada di dekatmu..apakah itu salah Jae?

Aku tau kesalahanku di awal yang telah bersikap semauku..tapi sungguhkah kau begitu membenciku?”

 

Yunho berkata lirih saat Jaejoong telah menghilang dari pandangan matanya.

 

 

 

★★★★★

 

 

 

 

~Yoochun Pov~

 

 

“Kau kenapa lagi jidat?”

 

“Berhenti memanggilku seperti itu atau ku bakar kulkasmu Shim Changkul!!”

 

Aish dongsaeng yang satu ini tidak ada sopan santun pada hyungnya.

 

“Kita ini lagi makan hyung.. Bukan lagi bertapa,kenapa kau bengong begitu? Kalau tidak mau makan biar aku saja!”

 

“Menurutmu Jaejoong itu bagaimana Minnie?”

 

Aku mengabaikan perkataan tidak pentingnya.

 

“Maksudmu?”

 

“Ya aku tanya penilaianmu tetangnya seperti apa? Bukankah kemarin kau memintaku untuk mengengalkannya padamu”

 

Jujur saja akhir-akhir ini sedang bingung.

 

“Aku merasa dia orang yang baik..yahh begitu kan? Sama seperti yang kau katakan ketika di kampus kita dulu saat kau masih berchatting ria dengannya.”

 

“Tapi aku merasa ganjil Minnie..”

 

Aku menghembuskan nafas..

Perasaanku menegaskan ada yang salah.

Tapi apa?

Hanya bisa menduga.

 

“Ganjil bagaimana maksudmu hyung?”

 

Ku lihat Changmin meletakan mangkuk ke tujuhnya yang sekarang telah menumpuk di atas meja.

 

Ya..saat ini aku sedang berada di kedai ramen bersama dongsaeng monster makanan si tiang berjalan..aku malas membawanya ke restoran..uangku bisa habis jika menuruti nafsu makannya yang gila-gilaan..aku sudah berjanji mentraktirnya asal dia mau mendengar curhatku dan memberi solusi jika aku membutuhkan.

 

“Dia beda Minnie… Sifatnya saat chatting dulu dan sekarang beda!”

 

“Beda seperti apa yang kau maksud Chunie hyung?

Dia adalah dia,orang yang dekat denganmu di dunia maya dan sekarang hadir di dunia nyata. Bukan kah begitu?”

 

Changmin menoleh ke arahku yang duduk di sampingnya.

Tidak ada intruksi pada pemilik kedai untuk menambah porsi baru makannya. Aku yakin dia sudah kenyang di mangkok ke tujuh.

Ck, dasar perut karet.

 

“Dia beda Minnie..”

 

Aku mengulangi ucapanku.

 

“Entah kenapa aku merasa Jaejoong bukan orang yang selama ini chatting denganku”

Lanjutku.

 

“Lalu siapa? Kau jangan ngawur hyung.. Mana mungkin orang lain kan? Jelas jelas gajah lumba-lumba itu adalah Kim! Kau sendiri ingat kan dia pernah bilang padamu bahwa namanya Kim.. Lalu hyung pikir siapa kalau bukan Kim Jejoong?? Kim junsu!! ”

 

 

Hening.

 

 

Aku melirik Changmin,

Changmin melirikKu.

 

1 detik

 

2 detik

 

3 detik

 

 

“TIDAK MUNGKIN…!!”

 

Aku dan Changmin

Memekik bersamaan.

 

 

~End Yoochun Pov~

 

 

 

Junsu berjalan tertatih menuju pintu apartemen kecilnya beberapa menit saat mendengar ketukan dari luar.

Tangannya berpegangan pada tembok. ngilu karena terkilir saat terjatuh kemarin masih terasa pada pergelangan kakinya.

 

“Jae hyung?!”

Sapanya begitu membuka pintu dan melihat siapa yang datang. Dan tanpa di persilahkan oleh sang tuan rumah Jaejoong langsung masuk dan berjalan menuju ke arah dapur yang terletak agak kebelakang.

Dekorasi apartemen Junsu memang terlihat sangat kecil sederhana tapi berkat campur tangan Jaejoong segalanya tertata begitu indah dan rapi.

Jaejoong yang mencintai kebersihan,kerapihan,dan keindahan memang ahli dalam hal begituan.

 

“Kau tidak pulang ke rumah dulu hyung?

Kau dari kantor langsung kesini?

Bagaimana kalau Kangin ahjushi mencarimu?”

Cecar Junsu begitu melihat tas selempang yang menempel pada tubuh Jaejoong. Tas yang biasanya di pakainya untuk membawa baju ganti atau seragam OB.

 

“Aku sudah besar Su… Appa tau itu.. Lagi pula aku yakin appa sudah berangkat ke tempatnya bekerja..aku ingat hari ini appa giliran shif malam lagi!”

 

Jaejoong menjawab setelah meneguk segelas air putih yang di ambilnya dari lemari pendingin di sudut dapur dekat rak piring dan gelas.

 

“Kakimu bagaimana Su..,masih sakit?”

 

Jaejoong melirik kaki kanan Junsu.

 

“Sudah lebih baik kok hyung.. Agak mendingan…hanya masih sedikit sakit.. Yoochun tadi sore datang kesini bersama Changmin mengajakku makan malam di luar tapi aku menolaknya karena aku bilang aku tidak bisa berjalan kakiku masih sakit.. Lalu Yoochun memeriksa kakiku dan memijatnya sebentar… Hihihi… Aku tidak menyangka ternyata dia ahli memijat..”

 

Senyum Junsu mengembang begitu mengingat bagaimana Yoochun memijat pelan kakinya..rona merah menghiasi pipi saat dia meringis kesakitan dan Yoochun tak henti-henti mengiburnya.

 

Namun tidak dengan Jaeoong.

Namja cantik itu menegang seketika begitu mendengar nama Yoochun terucap dari bibir Junsu.

Inilah yang menjadi alasan kenapa dia tidak langsung pulang ke rumah setelah pekerjaan di kantornya selesai..karena dia tidak ingin bertemu Yoochun..dia belum tahu apa yang akan dikatakannya pada Yoochun perihat pertanyaan yang Yoochun ajukan saat pulang dari taman bermain kemarin.

 

“Su-ie… Apa yang harus aku lakukan?”

 

Junsu yang sedang mengingat moment tadi sore hanya menatap bingung pada Jaejoong.

Pasalnya dia tidak tahu apa maksud ucapan dari Hyungnya tersebut.

 

“Yang harus dilakukan apanya maksudmu hyung??

 

Dia memiringkan kepalanya.

Kebiasaan jika seorang Kim Junsu sedang kebingungan.

 

“Yoochun memintaku menjadi namja chingunya..”

 

 

‘Nyut’

 

 

Sakit terasa di dadanya mendengar apa yang Jaejoong katakan.

 

 

 

★★★★★

 

 

 

 

“Kau sudah pulang Yunho?!”

 

Yunho tersenyum memandang sosok appanya sedang duduk di ruang keluarga..

Mata sipit appanya tertuju pada layar televisi yang menampilkan acara berita.

 

Yunho yang semula berniat ingin segera bergegas ke kamar di urungkannya niat tersebut dan berjalan mendekati sang appa.

Di letakan tas kantor yang di bawanya di atas meja di depan sofa yang sedang diduduki appa tercinta. Lalu dirinya pun duduk di sebelah appanya.

 

“Umma kemana appa?”

 

Yunho menyenderkan kepalanya di bagian belakang sofa.

Di pejamkan matanya sejenak melepas keletihan yang dirasanya hari ini yang.

Letih karena memikirkan pekerjaan..dan letih karena memikirkan perasaannya pada Jaejoong.

 

 

“Umma sedang pergi ke rumah Shim ahjuma sejak sore.. Katanya ada urusan apa entah appa tidak di kasih tahu!”

 

Jung Ji Hoon menatap sayang pada Yunho.

Anak laki-laki satu-satunya yang dia punya.

Anak tunggal yang menjadi kebanggan dalam hidupnya.

Anak yang selalu patuh dan menurut dengan hormat kepadanya.

Anak yang telah di bohonginya.

 

“Boleh appa bercerita padamu Yun?!”

 

Yunho membuka matanya dan segera mengangkat kepalanya yang dia sandarkan di sofa itu.

 

Di dapatinya sekarang sang appa sedang menatap lurus ke arahnya.

 

“Ini tentang Umma kandungmu.”

 

 

 

= TBC =

 

 

Argh…aku buntu lagi T.T

Ff makin ngawur..

Mian readers aku lg bnyak pikiran😥

 

– I.Anisa.Shipper –

7 thoughts on “Babo Gateun – Part 10

  1. aduh yunho klo mw dktin jae bkn gtu cra’y. msa d’bntak”.. ya jlz ja jae kbur.. ckck

    kasian junsu hrz pndam cnta’y k’ yoochun.. jae ngaku ja dh klo tmn chat yoochun tuh junsu.. jae tuh mang dh takdir’y ma yunho.. *maksa*

    eh da rahasia pa ttp ibu kandung yunho?? pnya prasaan gak enak nih..

  2. Wah author nya lg good mood nih,postingnya lancaaaaar kya jalan tol.
    aku baca ini smbil dngr lgu jyj-found you,rasanya gmn gitu.

    jj salah sangka tuh,yg nembak dadakan itu kan yunho,bkn bang yoochun.
    junsuu sakit hati nihh.sabar yah suie.

  3. loh… tbc.y kok mendadak chingu….
    yg dbilang mr jung bener? jgn2 appa bkn anak.y.
    wah seperti.y chun dah mulai curiga nih ttg kim misterius

  4. loh… tbc.y kok mendadak chingu….
    yg dbilang mr jung bener? jgn2 appa bkn anak.y.
    wah seperti.y chun dah mulai curiga nih ttg kim misterius.

  5. itu umma slah pham kn
    yg nembak umma tu yunppa kn bkan chun
    kasihan junsuieeee,,
    aish changmin makan mulu

  6. Emaaaaak~ yg meluk tuh bukan Chun… tp Babeh Yun… *Ikutan sedih bareng Yunho*
    Yg bilang cinta juga bukan Chun… tp Babeh Yun…
    *selain Suie Yunho juga dinistain*
    Kasian Suie… *Nyesek* T.T

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s