Babo Gateun – Part 11


Author  : I.Anisa.Shipper

Genre: angst+geje+ancur+typo(s)

Rating: membingungkan

Cast: Jung Yunho,Kim Jaejoong,Kim Junsu,Park Yoochun,Shim Changmin,Henry of Suju M*pinjem bentar* Kim Young Woon/Kangin,Park Jungso/Leeteuk,Choi Siwon,Kim Heechul,Jung JiHoon/Rain,Song He Kyo,OTC (yang tidak kesebut jangan protes)

A/N: cerita ini benar-benar pemlampiasan dari otak sarap saya*dicekek masal

 

Annyeong chingudeul ♥

#lempar petasan#

Mian numpang curcol sebentar~~

PART INI NYAMBUNG SAMA PART 4..

ALUR KECEPETAN..

EYD BORAK-BAREK..

sekali lagi,

TENGOK PART 4..

Pasti jelas noh tuh alurnya…

Kabur~~~

Inget ya PART 4..

#author sarap banyak bicara!

 

 

●●…. 如果耳朵聽過答案

If the ears have heard the answer

為何嘴巴說不出來

Mouth can not tell why

如果天空真的想分享蔚藍

If You really want to share the blue sky

為何我在看卻像與我無關

Why am I looking at are like nothing to me… ●●

♥ BABO GATEUN ♥

Part 11

 

.

.

.

.

.

 

#26 years ago

Flashback

 

Seoul International University.

Siapa yang tidak mengenal Jung Ji Hoon berarti bukan mahasiswa di universitas terkemuka tersebut.

Sang pangeran kampus yang bergelar “The Rain”.

Rain.

Hujan.

Seperti makna konotasi untuk menjabarkan perangainya..

Hujan identik dengan dingin..

Hujan membasahi apapun dan siapapun..

Dan guyuran hujan yang tiada henti akan mendatangkan bencana tak terduga..

 

///////

 

 

“Kau Kim Heechul…Mahasiswa seni…masuk universitas karena beasiswa…anak orang miskin..orang tuamu sakit-sakitan..gembel tapi belagu!”

 

 

“Oh ya?

Mari kita lihat, kau Jung Ji Hoon..mahasiswa fakultas Ekonomi..menyandang gelar pangeran kampus di semester ke empat..di gilai yeoja..angkuh..sombong..dan tak lebih adalah anak tunggal yang tidak tau diri yang hanya bisa memamerkan harta kekayaan orang tuanya..

Cih..!”

 

 

PLAK

 

“Akan ku buat kau menyesal mulut jalang!”

 

///////

 

Empat orang berdiri dengan angkuhnya di dalam sebuah rumah kecil yang sudah tak berbentuk isinya.

Lemparan benda-benda dan perabot rumah tangga adalah pemandangan yang mendominasi seluruh isi rumah kecil itu.

 

“Baiklah.. Aku tahu gembel miskin macam kalian tidak akan punya uang untuk melunasi hutang-hutang kalian pada keluargaku..

Aku akan melupakan perihal hutang itu asal anak kalian yang jalang itu menjadi pembantu di rumahku.”

 

Seringai kebencian tergambar dari seorang ‘RAIN’ melihat tiga orang yang berlutut di kakinya.

 

Kim Heechul dan kedua orang tuanya.

 

“Seret namja jalang ini!”

 

Perintahnya kepada tiga orang bodyguard di sampingnya.

 

///////

 

“Jilat sepatuku!!”

 

Suara bentakan..teriakan..serta jeritan adalah musik kehidupan seorang Kim Heechul sekarang.

 

“Kau bekerja dengan sangat buruk hei jalang!

Lihat abu di sepatuku!

AKU BILANG JILAT SEPATU INI GEMBEL TIDAK TAHU DIRI..!!

 

////

 

PLAK

 

Hanya air mata…

Hanya air mata lah satu-satunya media Heechul untuk mengungkapkan jeritan jiwanya.

 

“Aku sungguh heran,kemana mulut jalang yang selalu tak pernah absen melawanku saat di kampus!”

 

PLAK

 

///////

 

“Kau mabuk Ji Hoon…aku mohon jangan lakukan ini…hiks…kau boleh menyiksaku…kau boleh membunuhku tapi tolong jangan lakukan satu hal ini..hiks..jebal..Ji Hoon…please!!”

 

Tapi tubuh tegap itu tak menghiraukan rintihan permohonan yang di ucapkan Heechul..

 

“ANDWEE……….!!”

 

Dan malam terkutuk itu sang ‘RAIN’ yang dalam keadaan mabuk meniduri sang musuh yang selalu di siksanya, Kim Heechul.

namja sang ‘CINDERELLA’ kampus.

 

///////

 

“Dia sedang hamil 2 minggu Mr. Jung!”

 

“Kau jangan becanda dokter..dia itu namja..NAMJA!”

 

“Ya dia memang namja..tapi namja yang memiliki rahim di perutnya.memang kasus seperti ini sangat jarang terjadi..tapi ini lah fakta yang ada tuan.. Mr. Kim sedang mengandung janin!”

 

“IMPOSSIBLE..!!”

 

///////

 

“Gugurkan bayi itu atau aku akan membunuhmu!”

 

“Aku lebih baik mati di tanganmu daripada aku harus membunuh anaku sendiri!”

 

“Kau jangan menantangku gembel!”

 

“Asal kau tau..dalam mimpi pun aku tak pernah sudi menerima takdir hamil dari seorang namja bajingan sepertimu..tapi aku lebih tidak sudi lagi untuk menjadi seorang pembunuh!”

 

BUAGH

 

“Tutup mulutmu jalang!”

 

///////

 

Tangisan bayi terdengar dari ruangan operasi Seoul Hospital.

 

“Selamat Mr. Jung bayi anda laki-laki.. Dia sangat tampan..”

 

///////

 

Ji Hoon menyeret Heechul ke depan pintu rumahnya.

 

“Aku tidak membutuhkanmu lagi…pekerjaanmu selama ini aku anggap cukup untuk melunasi hutang keluargamu…sekarang kau pergi!”

 

“Aku mohon Ji Hoon biarkan aku membawa Yunho…dia anakku..”

 

“Apa kau bilang? Kau ingin membawa Yunho? Kau pikir apa yang akan kau lakukan untuk menghidupi bayi yang berusia beberapa bulan dengan kondisimu yang tidak punya apa-apa..kau pikirkan saja bagaimana cara menghidupi dirimu sendiri..aku punya segalanya untuk membahagiakan Yunho!”

 

“Tapi dia akan membutuhkan kasih sayang seorang umma..HARTA BUKAN LAH JAMINAN KEBAHAGIAAN SESEORANG!!”

 

“Ini cek untukmu..tulis berapa jumlah nominal uang yang kau inginkan!”

 

“AKU TIDAK MENJUAL DARAH DAGINGKU!”

 

PLAK

 

“Harusnya kau bersyukur karena aku masih berbaik hati padamu…dan asal kau tau..AKU BISA MENCARI WANITA DARI KELUARGA BAIK-BAIK UNTUK MENIKAH DENGANKU DAN MENJADI UMMA YUNHO!”

 

#end of flashback#

 

★★★★★

 

 

 

“Jadi begitu ya,, yang selama ini chatting denganku adalah Junsu bukan kau?!”

 

“Mianhae…”

 

Jaejoong memilih untuk mengatakan yang sebenarnya pada Yoochun..toh cepat atau lambat Yoochun akan mengetahuinya juga kan?!.

Dia tidak ingin Yoochun salah paham..dan dia pun lebih tidak ingin Junsu kecewa berlarut-larut..bahwa sahabat dunia mayanya telah salah mengenali orang.

 

“Lalu jawabanmu soal pertanyaanku kemarin bagaimana Jae?”

 

Yoochun menatap lurus mata jernih di hadapannya.

 

“Aku..a..aku..”

 

“Tidak apa-apa..aku tau kau pasti akan menolakku kan?! Kau masih penasaran dengan pangeran dalam mimpimu serta pemilik jas itu kan?!”

 

Dialihkan padangan mata Yoochun dari Jaejoong.

Dia tau.. Jaejoong hanya sekedar menganggapnya sahabat..tidak lebih dari itu…

 

“Bukan begitu Chunie… Aku hanya merasa apa benar kau menyukaiku?

Atas dasar apa?

Kalau karena chatting yang kau lakukan selama ini maka bukan aku lah orang yang kau sukai itu,tapi Junsu.”

 

Seharusnya memang begitu,tapi ternyata segalanya terasa rumit.

 

“Entahlah Jae.. Sejujurnya memang orang yang selama ini chatting denganku lah yang seharusnya aku sukai..karena aku telah berbagi banyak cerita dengan orang itu…aku pun merasa nyaman berhubungan dengannya.,tapi kau tau Jae..entah kenapa saat kau dan Junsu menjemputku di bandara dulu aku merasa kau adalah orang yang ingin aku temui..itu lah sebabnya aku memelukmu tanpa sadar…dan aku telah mengabaikan Junsu yang berdiri di sebelahmu…hangat jae…aku merasa hangat dekat denganmu..kau boleh percaya atau tidak..kau boleh menganggapku gila,tapi aku benar-benar merasakan sebuah kerinduan saat melihatmu..aku juga tidak tahu kenapa bisa seperti itu!”

 

Jaejoong terdiam mendengar penuturan Yoochun..

Dia pun tidak dapat mengingkari perasaan hangat saat memeluk Yoochun dulu.

 

‘Tunggu! Memeluk?’

 

“Yoochun-ah..apa saat di istana hantu ketika kita ke taman bermain kemarin kau memelukku?”

 

Tiba-tiba terlintas dalam benaknya kejadian kemarin.

Jaejoong sangat penasaran siapa yang telah memeluknya.

 

“Bukan aku Jae..tapi Yunho hyung!”

 

“Apa maksudmu..? Yunho? Bagaimana mungkin?”

 

“Aku tau karena aku berdiri tepat di belakang Yunho hyung..aku berniat ingin mendekatimu tapi kau malah memeluk Yunho hyung!”

 

Cemburu.

Tentu saja Yoochun cemburu..karena bukan hanya sekedar pelukan..Yunho juga telah berani mencium puncak kepala Jaejoong..inilah alasan kenapa begitu sampai di rumah dari taman bermain kemarin dia langsung mengungkapkan perasaannya pada Jaejoong.,karena dia yakin..Yunho juga memiliki perasaan yang sama dengannya.

Sama-sama menyukai namja cantik yang bernama Kim Jaejoong.

 

“Jadi apa jawabanmu Jae?”

 

Dia memberanikan diri untuk memandang mata orang di hadapannya lagi.

 

“Beri aku waktu Chunie..aku tidak bisa menjawab sekarang”

 

Sungguh Yoochun kecewa..dia yakin Jaejoong ragu..

 

‘Apa kau menyukai Yunho hyung Jae?’

 

Sekelebat pemikiran tentang keraguan Jaejoong melintas di otaknya.

 

 

 

★★★★★

 

 

 

~Jaejoong POV~

 

 

Aku memutuskan mencari udara segar di luar.

Sepertinya duduk di bangku taman yang terletak tidak jauh dari perumahanku adalah solusi yang cukup tepat.

Aku tidak peduli pada waktu yang menunjukan pukul 11 malam di jam tangan berwarna silver yang melingkar di pergelangan tangan kiriku.

Aku butuh waktu untuk sendiri..mengingat jika Appa sekarang sedang tugas malam jadi di rumah hanya ada aku dan Yoochun saja..dan obrolanku tadi dengan Yoochun membuatku tidak mungkin untuk berada di tempat yang sama apalagi hanya berdua.

 

‘hhhaaah..’

 

Kalau saja tadi Yoochun tidak menyebut nama Yunho mungkin aku sudah menjawab bahwa aku mau menjadi namja chingunya.

Karena jujur saja aku pun merasakan kerinduan pada sosoknya..entah kenapa apa yang di katakan Yoochun saat pertama kali bertemu di bandara dulu adalah perasaan yang aku alami juga.

Tapi.,

Yunho..

Yoochun bilang yang memelukku saat di kegelapan istana hantu kemarin bukan dia tapi Yunho…

Wae?

Lalu kecupan singkat itu apa maksudnya?

 

“Eh? Mwoya?”

 

 

~End Jaejoong POV~

 

.

.

.

Jaejoong berjalan setengah berlari begitu menyaksikan pemandangan di depannya.

Junsu yang berjalan terseok keluar dari taxi.

Dan yang membuatnya ingin secepatnya sampai adalah sosok namja yang sedang menuntun Junsu yang berjalan kelimpungan tersebut..

Jung Yunho.

Kenapa dia bisa bersama Junsu?

 

“YA! Apa yang kau lakukan pada Su-ie ku?!”

 

Jaejoong segera menarik Junsu dan mendorong Yunho begitu saja.

Yunho yang tidak menyangka akan mendapat serangan tiba-tiba hampir jatuh tersungkur.

 

“Su-ie kau kenapa? Omo?? kau mabuk Su-ie???”

 

Tak ada respon dari Junsu..matanya setengah terpejam…tubuhnya limbung dan mulutnya mengeluarkan racauan yang tak jelas..aroma alkohol menguar jelas..Jaejoong yakin Junsu sedang mabuk berat..

 

Jaejoong memapah Junsu memasuki apartemennya..

Didudukan tubuh lemas itu di salah salah satu sofa ruang tamu..

Dia berbalik..menatap tajam Yunho yang berdiri di belakangnya.

 

“Kau apakan Su-ie ku brengsek!! Asal kau tahu Jung Yunho..dia bukanlah tipikal orang yang dengan

mabuk-mabukan seperti ini!”

 

Tubuh Yunho menghantam tembok begitu Jaejoong menerjangnya..cengkeraman tangan namja cantik itu terasa di kerah kemejanya.

 

“Seharusnya kau tanyakan pada dirimu sendiri!! Kenapa Junsu yang tidak pernah minum-minuman jadi seperti ini hah??! Bukankah kau orang terdekatnya…!”

 

Tatapan dingin terpancar dari mata musang seorang Jung Yunho melihat namja yang beberapa hari kemarin telah meresahkan batinnya.

 

“Apa maksudmu brengsek hah?!”

 

Jaejoong mengeratkan cengkeraman tangannya hingga membuat Yunho sedikit meringis merasakan sakit dan sesak di lehernya.

 

“Kau yang brengsek Jaejoong! Kau tau?! Junsu seperti itu karena ulahmu!!”

 

Dihempaskannya Jaejoong dengan sekuat tenaga..sekarang posisi mereka terbalik..Yunho mencengkeram Jaejoong yang terpojok di dinding.

 

“Lepaskan aku BRENGSEK!!”

 

Jaejoong meronta dengan kedua tangan yang meraih tangan Yunho di kerah leher kemejanya..

Tapi cengkeraman Yunho begitu kuat..

Mata bulat Jaejoong menatap mata musang yang berjarak tak jauh dari wajahnya..

Merah..mata musang itu memancarkan kemarahan yang tidak terkira..

 

Jaejoong merosot dari sandaran dinding..pasalnya Yunho terlihat begitu menyeramkan..

 

 

~Yunho POV~

 

Aku melihat Jaejoong memejamkan matanya menghindari kontak mata denganku..

Tubuhnya yang tadi berontak melawanku sekarang melemah..

 

Masih terkeram jelas kata-kata yang terlontar dari mulut Appa beberapa jam lalu.. Kata-kata itu bagaikan ribuan pedang berkarat yang menusuk telak jantungku.. Orang yang selama ini aku hormati ternyata tega membohongiku..dengan mudahnya Appa menanamkan kebenciaan yang tak terperi dalam hatiku untuk Ummaku sendiri…orang yang seharusnya aku benci adalah namja bejad yang bernama Jung Ji Hoon bukan Kim Heechul yang selama ini dia ceritakan sebagai manusia rendahan yang tega membuang anak kandungnya demi untuk mengejar namja lain yang bernama Choi Siwon…

 

Semuanya bullshit!!

 

Aku yang selama ini tidak mempercayai cinta adalah karena rasa dendamku kepada Umma..

Orang tua kandungku saja tega membuang darah dagingnya..

Apa lagi orang lain yang tidak ada hubungan darah sama sekali…

Cinta itu pembodohan!!

 

Tapi apa nyatanya sekarang??

Justru aku lah yang menjadi bodoh karena keyakinanku sendiri..

 

Memuakan!

 

Dan ketika aku memutuskan untuk mendatangi club sebagai bentuk pelarian dari semua tekanan ini,aku melihat seseorang yang sama terpuruknya denganku..

Kim Junsu yang terlihat menyedihkan..

Dia menceritakan semuanya padaku tentang segala kesakitannya…

 

 

~end Yunho POV~

 

 

“Kau harus merasakan kesakitan yang sama seperti yang Junsu rasakan!”

 

Dingin dan tegas ucapan yang lebih tepatnya ancaman berdengung di telinga Jaejoong..tanpa sempat mencerna maksud dan makna dari suara Yunho, Jejoong merasa cengkeraman di kerah kemejanya menghilang..namun di gantikan denpan remasan kuat di kedua bahunya…dan dalam sekejap namja berbadan atletis itu telah mencium bibirnya membabi buta.

 

“Hmpp BRENGSEK KAU JUNG YUNHO mmmphh!!”

 

Jaejoong menjerit di tengah apa yang sedang Yunho lakukan padanya..

mata indahnya menitikan kristal bening yang tak terbendung..

Kedua tangannya meronta memukul sekuat tenaga yang dia punya kepada dada bidang yang kian menghimpit badannya..

 

“Aarrrggh!!”

 

Jaejoong memekik saat Yunho menggigit kuat bibir bawahnya meminta akses agar Jaejoong membuka mulut..rasa anyir memenuhi indera pengecap namja cantik itu..

 

 

BUAGHH

 

 

“APA YANG KAU LAKUKAN PADA JAEJOONGKU?!”

 

 

BUAGGH

 

 

Pagutan liar di bibir Yunho dan Jaejoong terlepas seketika begitu seseorang menarik bagian belakang kemeja Yunho dan menghajarnya telak di wajah sang namja bermata musang itu.

 

“BAJINGAN KAU YUNHO! KU BUNUH KAU!”

 

Namun belum sempat orang itu melayangkan tinjunya kembali..tangan Yunho lebih dulu mencekal dan memelintirnya.

 

“Bagus..hebat kalian…Kau sudah berani mengklaim Jaejoong milikmu…kau sama tidak tahu dirinya PARK YOOCHUN!!”

 

 

BUAGGH

 

Yoochun terpelanting menghantam tembok..Yunho balas memukul wajahnya..

 

“JAGA UCAPANMU JUNG YUNHO!!”

 

Geram..

Yoochun bangkit berdiri dan menerjang Yunho kembali..

 

“HENTIKAN!!!”

 

Lengkingan suara lumba-lumba Junsu menginterupsi keduanya..Dia terjaga dari efek minuman beralkohol yang memang tidak banyak di minumnya.,tapi mengingat Junsu tidak pernah mabuk sebelumnya jadi saat habis botol pertama dia langsung teler..

 

Namun rupanya kedua namja yang di teriaki itu tidak menghiraukannya sama sekali dan tetap meneruskan aksi adu kekuatan mereka..saling pukul..saling hajar dan saling memaki…

 

“HHHHEEENNTTIIKKKKAAAN…….”

 

Kali ini suara Jaejoong yang keluar..

 

BRUUK

 

Junsu jatuh berlutut merosot dari sofa tempat duduknya semula..

 

“Su-ie… Gwenchana??”

 

Jaejoong berlari hendak memeluk namja manis yang sudah seperti adiknya itu..

Namun baru beberapa langkah kakinya mendekati Junsu memekik padanya..

 

“JANGAN DEKATI AKU!!”

 

Jaejoong membeku..

 

“Su-ie kau kenapa?”

 

“AKU BILANG JANGAN DEKATI AKU!! AKU MEMBENCIMU HYUNG!! AKU BENCI KAU!! AKU BENCI KIM JAEJOONG!!”

 

Kaki jaejoong lemas seketika..

 

BRUUK

 

Dia jatuh terduduk tak jauh dari tempat Junsu..

 

“Kenapa Su-ie..hiks…kenapa kau bilang seperti itu?? Hyung salah apa padamu?? Hiks…”

 

Belum kering air mata Jaejoong saat mendapat perlakuan kasar dari Yunho tadi,sekarang mata itu kembali menumpahkan air matanya lagi..

 

“SALAH APA KAU BILANG HYUNG??!”

 

Junsu menatap penuh kebencian pada mata indah Jaejoong yang saat ini tertutupi kabut air mata..

 

“Kau tahu hyung..sejak dulu aku selalu menahan semuanya…apakah kau mengerti kesakitanku hyung?

Apakah kau mengerti penderitaanku hyung?

Aku selalu merasa berhutang pada keluargamu..aku cukup tau diri karena tanpa Kangin ahjussi aku pasti mati sejak bayi…aku tau aku bergantung segalanya pada Kangin ahjussi…aku selalu berusaha untuk tidak selalu membebaninya lagi…itu lah kenapa aku memutuskan untuk pergi dari rumah kalian dan membeli apartemen ini…karena aku iri padamu hyung…aku iri pada kasih sayang ayah dan anak yang menjadi pemandangan hidupku sehari-hari…aku ingin sepertimu hyung…satu orang saja tolong sayangi aku…dan aku mengenal Yoochun di dunia maya…kau tau hyung..aku merasa hidupku sedikit berarti dengan adanya orang lain di interaksi kehidupanku…aku begitu senang berbagi cerita dengannya… Aku ingin di sayangi dan menyayangi hyung…..hiks…

tapi..Tapi apa yang aku dapatkan hyung??APA YANG AKU DAPATKAN HAH? KAU TEGA MEREBUTNYA DARIKU HYUNG!! KAU MEREBUT TEMAN YANG AKU SAYANGI!! KAU JAHAT HYUNG!! AKU MEMBENCIMU KIM JAEJOONG!!”

 

Junsu berteriak histeris..wajahnya memerah..basah karena air mata..

 

“Su-ie…. Mianhae…”

Suara Jaejoong tercekat mengatakannya..lidahnya kelu…hatinya ngilu mendengar setiap kata-kata yang terlontar dari mulut mungil Junsu..seumur hidupnya ini pertama kali untuk seorang Kim Junsu menyudutkan Kim Jaejoong..menohok segala rasa di hati namja cantik yang terisak pilu itu..

 

“Chulie umma…jemput aku pergi…aku ingin bertemu umma dan appa…hiks..Su-ie kesepian..sudah tidak ada lagi orang yang sayang sama Su-ie..hiks…kenapa umma dulu tidak membawa ikut pergi Su-ie saja…hiks…sakit umma..appo…”

 

Hancur hati Jaejoong..

Junsu benar-benar telah terpuruk terlalu jauh…dan ini karena dirinya..

Junsu bilang karena dirinya.

 

Dengan sedikit tertatih Jaejoong bangun berdiri dan berjalan mendekati Junsu..

 

“Su-ie…hiks…”

Tangan Jaejoong terjulur hendak memeluk Junsu..

 

“JANGAN SENTUH AKU!!!”

 

Junsu mendorong Jaejoong kasar…dia bangkit dan berlari menuju dapur…

 

“JUNSU APA YANG KAU LAKUKAN???”

 

Yunho yang sejak tadi masih mencoba berkelahi dengan Yoochun segera menghempaskan Yoochun dan berlari ke arah Junsu.

 

“DIAM KALIAN..!! JANGAN MENDEKAT..”

 

Junsu menggenggam sebilah pisau dapur dan mengacungkannya ke arah tiga orang di depannya.

 

“Su-ie….hiks…tolong jangan lakukan itu jeball…”

 

Jaejoong menatap Junsu penuh permohonan…

 

 

“AKU MUAK DENGAN KALIAN SEMUA…TERIMA KASIH JAE HYUNG UNTUK SEGALANYA…KATAKAN PADA KANGIN AHJUSSI AKU INGIN MENYUSUL HEECHUL UMMA DAN SIWON APA SECEPAT MUNGKIN!!!”

 

 

‘Deg’

 

 

“Heechul umma dan Siwon appa?? Junsu kau….”

 

Belum sempat Yunho menyelesaikan perkataannya matanya terbelalak lebar melihat Jaejoong menerjang Junsu ketika hendak mengayunkan pisau menikam jantungnya…

Dia berlari menghampiri keduanya hingga,

 

 

ZLEBB

 

 

“JAEJOONG-AAAAA….”

 

Yoochun menubruk Jaejoong yang bersimbah darah.

 

 

=TBC=

●●…像一顆星以為戰勝黑暗

Thought of the darkness like a star

 

像一陣風以為站在雲煓

That stand in the clouds like the wind

 

就像你我之間那些深的淺的期待

It looks like a promise that has ever wishes,forget the candies blow out

 

也許全都是誤會

That dream has not done…●●

 

 

 

Seperti biasa keritik dan saran selalu kita tunggu….

Seperti biasa juga komen + like…. Di like aja juga ngga papa kok…^^

Gomawo…..

 

– I.Anisa.Shipper –

13 thoughts on “Babo Gateun – Part 11

  1. omo jd junsu adik yunho donk.. wah gak nyangka. kirain jae dah deg”an ja..

    duh tu sypa yg ktusuk?? jae kah??

  2. (╥﹏╥) (╥﹏╥) (╥﹏╥) (╥﹏╥) kasian Suie dy gak punya siapa2 ýanƍ menyayanginya, Uchun kejam sih!!!!
    Suie begitu kan karna kau juga #tabok uchun suamiku sendiri

    Ternyata Yunpa hyung’a Suie
    Şiaρα ýanƍ ketusuk??? Jaema kah???
    Tuhkan…lagi2 Uchun nyamperinnya Jaema bukan Suie!! Aisshh!!!

  3. Ya lo rating angst,trus pas endingy yunjae bersatu dan bahagia gmn.mau ya thorrr. Ehh yg tertusuk sapa tuh.moga lo jj baek aja.tuh ucun di buat sadar dah lo jaeumma tu cuma buat yunpa seorang tiada yg laen titik..g ada koma.thorr up date jgn lama2 dong.

  4. knapa jadi salah paham gitu sih,,,
    poor umma, dia jd mrasa bersalah sama suie.
    loh, suie anak.y hechul??
    brarti adik appa dong….
    kyaaa….. umma….
    tolong slametin umma…. TT

  5. astaga jae ketusuk huwa… menegangkan
    ayo lanjut penasarn jejung jng mati berdoa bukn jejung yg ketusuk

  6. emak gue ketusuk…!!! *kalangkabut bareng Yunho*

    Di chap ini semuanya terungkap ne…
    mulai Suie yg sebenernya yg Chattingan ma Chun, Suie ma Yunho itu satu ibu beda ayah, Jae jadi tau sebenernya yg meluk+mengecup pelan puncak kepala Jae #EAAAA wkt di rumah hantu itu bkn Chun, tp Yunho… *kenapa nggak dibibir aja seh…??? Gemes nih* #SESAT

  7. aduch junsu adik yunho. nah jd konflik berat nih mereka berempat. semakin memanas. enakan changmin dia dihidupnya cm ada konflik makanan saja. yunpa n chunnie ngrebutin jaema? yunho kasar n yoochun temperament. philih mana? waduh jae ketusuk? jg mati jae umma!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s