Babo Gateun – Part 12


Title: BABO GATEUN

Author: I.Anisa.Shipper a.k.a Me

Genre: Yaoi (boys love)+angst (maybe)+geje+ancur(pasti)+typo(s)

Rating: ?

Cast:

-Jung Yunho

-Kim Jaejoong

-Kim Junsu

-Park Yoochun

-Shim Changmin

-Henry of Suju M*pinjem bentar*

-Kim Young Woon/Kangin

-Park Jungsoo/Leeteuk

-Choi Siwon

-Kim Heechul

-Jung JiHoon/Rain

-Song Hye Kyo

OTC

A/N: this FF ♂ ♥ ♂ so,don’t like don’t read!

NO BASH please!

 

Cerita ini benar-benar pelampiasan dari otak sarap author*dicekek masal*

Aku pengen tau tanggapan chingudeul tentang author pribadi,aku juga pengen kenalan ama readers ^^

Thanks a lot for my partner YAYA FEBRIAN JAEJOONGIE♥

This fanfic special for U..

==>

 

 

Part 12

 

☆Y

☆J

☆Y

☆J

☆C

 

●Babo Gateun●

 

 

Junsu menatap nanar seorang namja cantik yang tertidur lelap di sebuah ranjang rumah sakit..selang infus tertancap di punggung tangan kiri namja cantik tersebut..tergantung satu kantong cairan berwarna merah pekat di bagian atas sebuah tiang berukuran tidak besar di dekat ranjang rawat..pelan namun teratur cairan itu menetes,mengalir dalam selang kecil dan berakhir pada ujung selang yang akan membaur dalam tubuh sang namja cantik.

 

“Mianhae Hyung… Aku tidak menduga akan menjadi seperti

Ini… Kenapa justru malah kau yang harus berakhir dengan kesakitan… Semua ini salahku kan Jae hyung?

Salahku!

Harusnya aku yang berada diposisimu saat ini.. Atau mungkin aku mati saja.

Aku bodoh!

Malam kemarin kau bermaksud menghentikanku kan hyung,tapi aku malah tidak sengaja menusukmu dan melukai perutmu..

Babo!

Aku bodoh hyung!”

 

Entah sudah keberapa kian kalinya Junsu mengutuki dirinya sendiri.

Melimpahkan semua kesalahan padanya.

Memang benar,penyesalan itu ada di akhir dari sebuah kekhilafan.

 

“Kau memang bodoh Kim Junsu! Sekarang kau sadar eoh? Apa yang kau lakukan malah mendatangkan petaka kepada orang yang menyayangimu.

Menyesal?

Cih.. Egois!”

 

“Ya! Park Yoochun! Jaga ucapanmu!”

 

“Wae? Kau membelanya hah?

Oh yeah kau mungkin bersekongkol dengannya kan Jung Yunho?!

Bukankah sejak dulu kau selalu bersikap sinis pada Jaejoong si namja garam seperti itu kan kau mengatainya?!”

 

“Bisakah kau tahan dulu emosimu tuan Park?

Ini rumah sakit!

Apakah belum cukup baku hantam kita tadi malam?”

 

Yunho menatap sengit pada Yoochun..dia tidak habis pikir, masih sempat-sempatnya Yoochun memaki dalam situasi seperti ini..emosi? Jujur saja dia emosi,tapi bagi Yunho sekarang,kondisi Jaejoong jauh lebih penting daripada menuruti ego dalam dirinya..ingin rasanya dia menghajar Yoochun seperti tadi malam mencetak memar keungguan yang menghiasi wajahnya seperti saat ini,mengingat Yoochun tak bosan memperlakukan Junsu seperti seorang pesakitan yang terdakwa.

Padahal sekarang mereka hanya bisa mengamati Jaejoong dari balik pintu kamar rawatnya karena dokter bilang untuk sementara biarkan Jaejoong istirahat dulu pasca operasi kecil menjahit bagian perutnya yang terluka.

 

 

@skip time@

 

 

“Junsu-ah kau benar tidak mau menjenguk Jaejoong?

Dia sudah sadar sejak dua hari yang lalu.

Apakah kau tidak ingin menemuinya?

Mungkin meminta maaf!

Aku tau kau merindukan hyung kesayanganmu itu kan?”

 

Yunho menatap iba pada dongsaengnya.

Adiknya.

Adik seibu-nya.

Ya, akhirnya Yunho memilih menjelaskan semua yang dia tahu kepada Junsu.

Tentang kehidupan Kim Heechul Umma mereka.

Awalnya Junsu memang sempat memanas dan mengamuk.

Laki-laki imut itu tidak bisa menerima perlakuan Jung Ji Hoon pada ummanya,namun sama halnya dengan Yunho.

Apa yang bisa dilakukannya sekarang?

Membalas dendam kah?

Mereka tidak yakin.. Selain karena faktor usia sang ‘Rain’ semakin tua,mereka juga menggunakan logikanya..

Semuanya tidak akan mengubah apa yang telah terjadi.

bahkan membunuh Ji Hoon sekalipun tidak akan pernah bisa menutup lubang besar yang menganga di hati masing-masing.

 

Dan saat ini mereka berdua sedang berada di apartemen persembunyian yunho.

Persembunyian?

Ya bisa dibilang begitu karena sejak mengetahui cerita yang sebenarnya dari mulut sang appa,Yunho memutuskan pergi dari segala kemewahan yang telah menipunya.

Meninggalkan rumah bak istananya,meninggalkan berkas-berkas file segala macam tender,saham dan entah apa lagi urusan kantor di Jung Corp.

Yunho telah kehilangan rasa hormatnya kepada sang appa.

Orang yang dulu selalu di seganinya,di sayanginya sekarang berbalik menjadi orang yang dibenci dan di musuhinya “Hyung! Kau melamun eoh?”

 

Mata musang itu mengerjap setelah sesaat lalu larut dalam lamunan pendek menerawang kilas balik hidupnya.

 

“Ani Junsu-ah…! Kau benar tidak mau ikut hmm?”

 

Yunho memastikan lagi bertanya.

 

“Molla… Aku belum berani bertemu Jaejoong Hyung,aku takut dia akan membenciku..lagipula aku sungguh tidak mau di usir Yoochun nantinya..mendengar bagaimana dia terus-terusan mengataiku saja aku sudah merasa begitu tertekan Hyung!”

 

Dalam hati Yunho membenarkan kata-kata Junsu.

Sejujurnya dia pun enggan menjenguk Jaejoong di rumah sakit menyadari bahwa sudah tentu akan ada Yoochun yang selalu tidak pernah beranjak pergi dari samping namja cantik itu.

Tapi dia juga merasa gelisah sendiri karena belum memastikan langsung benarkah Jaejoong baik-baik saja?

Bagaimana kondisi kesehatannya?

Apakah jahitan di perutnya sudah mengering atau bahkan sudah bisa dikatakan sembuh?

Berlebihan!

Singkatnya Jung Yunho merindukan Kim Jaejoong.

 

“Junsu-ah…gwenchana! Aku bisa menyampaikan salammu pada Jaejoong… Aku mengerti… Jangan terlalu dipikiran ne?!”

 

Seulas senyum yang kentara sangat di paksakan menghiasi sudut bibir namja bersuara lumba-lumba itu.

 

“Aku tidak apa-apa hyung… Aish,sudahlah kalau hyung terus mengobrol denganku,lalu kapan hyung mau berangkat?”

 

“Hehehe”

Yunho nyengir kuda.

 

“Baiklah kalau begitu hyung pergi dulu ne?!

Kau tidak ingin pergi kemana-mana kan?!

Hyung punya kaset PS baru di rak CD,kalau kau merasa jenuh atau bosan kau bisa main game seupuasmu arraseo?”

 

Yunho mengacak rambut pirang Junsu sekilas lalu pergi begitu saja meninggalkan Junsu yang mendelik kepadanya.

 

“BISAKAH KAU TIDAK MEMPERLAKUKANKU SEPERTI BOCAH JUNG YUNHO?!”

 

Yunho hanya terkikik geli mendengar lengkingan suara lumba-lumba nyasar di darat (?) itu seraya mengganti sandal rumahnya dengan sepatu,lalu pergi menuju audi hitamnya yang terparkir di luar sana.

 

 

★★★★★

 

 

“Apakah Appa belum bertemu Su-ie?”

 

Jaejoong menatap keluar jendela yang saat ini tengah menyuguhkan pemandangan mendung yang di hiasi rintikan gerimis dari langit kota Seoul.

 

“Apartemen kecilnya kosong Jae..appa sudah berulang kali mendatangi dan selalu tidak pernah menemukan Junsu disana..!”

 

Kangin menatap sendu pada anak semata wayangnya itu.

Sejujurnya dia pun bingung dengan keadaan yang terjadi sekarang.

Dia sungguh tidak pernah mempunyai pikiran untuk menyalahkan Junsu sebagai penyebab sakit Jaejoong,bagaimanapun juga Junsu telah di rawatnya sejak bayi..dia telah menyayangi Junsu sama besarnya seperti ia menyayangi anak kandungnya sendiri..seperti Jaejoong..dan marga Kim yang di sandangnya mempermudah ia mengakui Kim Junsu adalah darah dagingnya manakala orang-orang suruhan dari keluarga Choi mendatanginya dan menanyakan anak Siwon puluhan tahun silam.

Dan dia pun telah di titipi langsung oleh Chulie untuk menjaga anaknya.

 

Tapi disisi lain juga Kangin tidak mampu menyalahkan Yoochun apabila ternyata Yoochun lebih memilih menyukai Jaejoong daripada Junsu sehingga mengakibatkan Junsu putus asa dan seperti itu.

Kangin tahu Yoochun adalah pemuda baik-baik..sebenarnya tidak masalah baginya jika seandainya Yoochun kelak yang akan mendampingi Jaejoong.

Dia tidak mempersulit meskipun keduanya adalah namja.

Toh mendiang istrinya dulu juga namja.

Yang lebih penting baginya adalah kebahagiaan Jaejoong.

Kangin akan merestui siapapun pilihan Jaejoong kelak asal dia mencintainya tulus.

 

 

CEKLEK

 

Kangin menolehkan kepalanya menghadap ke arah pintu ruang rawat putranya begitu mendengar suara pintu tersebut terbuka.

Bahkan Jaejoong yang sejak tadi begitu larut memandangi gerimis melirik sekilas melihat siapa yang datang.

 

“Annyeong!

ahjusshi..

Jae…”

 

 

 

=TBC=

 

Mengecewakan?

Pendek?

cuma segini tok?!

#readers kabur

 

Mianhae T.T

 

Aku cuma pengen tau masih adakah yang berharap ff ini?

 

Please Comment+Like ^^

 

So,itu mempengaruhi kelanjutan ni fanfic abal..*bungkuk-bungkuk*

 

– I.Anisa.Shipper –

10 thoughts on “Babo Gateun – Part 12

  1. nyesek sebenernya,,,
    q yakin junsu sayang bgt am jj, tu yg buat dia g mau ktemu jj,

    jj am yoochun beneran sodara x y? ummanya sersama namja, jungsoo~teukie,,,

  2. poor suie….
    dia jd ngerasa bersalah sama umma *hug junchan
    ternyata bener tuh, appa ma suie sodara,
    mudah2an bang chun cpt sadar n gak marahin suie terus.
    yunjae momen.y kpn nih???
    pendek ya chingu,,,
    dtgu nek chap ^^

  3. ayo author, lanjutkaann!
    kalo cerita yang lain bikin aku campur aduk gregetan dan terharu dan senyum-senyum sendiri, Babo Gateun ini bikin aku jatuh cinta pada Part 9, dimana aku pertama kali “ngga sengaja” baca😀 aku sampe ketawa-tawa dengan suksesnya (dibagian pikiran kelima tokoh utamanya pas ke amusement park) *good job, author!
    #terusin yaa, lanjutiinn ceritanya🙂

  4. yoochun knp jahat amat sih ma junsu.. junsu tuh gak brmaksud nyakitin jae.. gegara d’omelin mlu jd gak mw jenguk jae dh..

    tu yunho yg dtg y?? kpn neh moment yunjae’y.. yoosu cpt baikan donk.

  5. kangin ahjussi ,jaemma itu takdirnya sma Jung Yunho bkan sma Park jidat kekeke
    ksihan junchan T.T

  6. Aih..aih..pendek nian siiih authorku tersayang…aq reader setiamu lho…

    Yoochunnie pabboya…jangan marah2in Suie terus doong, lagiankan Jaema gak terlalu parah2 amat lukanya, ini semua juga karnamu Chunnieku
    Syukur deh skrg Yunpa sam̶̲̅α̇ Suie ųϑªђ ƭªŮ kenyataan’a, Su jangan sedih mulu yaaa..skrg tmbh 1 org lagi ýanƍ menyayangimu hyungmu a.k.a Yunpa

  7. Udah Chun, Suie jangan diomelin mulu… *Hajar Chun*
    Bersyukur karena Yunho dan Suie itu ternyata saudara seibu… Jadi Yunho tetep ma emak neee~ #Ngarep

    Emak cepet sembuh ne… klo udh sembuh kan bisa berantem lagi ma si papah… xD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s