She – Oneshoot Yunjae


Author  : I.Anisa.Shipper

Genre: hurt, typos, abal

Rating: membingungkan

Cast: Jung Yunho,Kim Jaejoong,Kim Jaera(OC)

 

――――――――――


A/N: ff ini terinspirasi dari sebait puisi yang author lihat di tabloid Taiwan.

Dan berhubung author sayang banget sama Appanya DB5K,author pengen sedikit nyiksa Uri Appa di ff ini sebagai bentuk rasa sayang author.

*author dikutuk Jaemma jadi keong*

 

 

Oke..

Happy reading ^^

――――――――――

 

 

~♥~~♥~~♥~~♥~~♥~

 

 

Malam itu bulan purnama bersinar, angin menghembuskan hawa dingin yang dirasa kulit setiap orang.

Aroma romantisme tergambar di benak seorang Jung Yunho.

Sudah jauh hari Ia merencanakan hari itu tiba.

Yunho amat sangat mencintai Joongie, seseorang yang telah mengisi relung hatinya.

 

 

Yunho mengenal Joongie di sebuah kafe. Saat itu mereka sama-sama dalam kesendirian,sehingga perkenalan pun terjalin. Sampai suatu hari mereka menjalin sebuah hubungan.

 

Dan malam itu pun tiba,malam dimana Yunho melamar Joongie, namun apa yang di dapat Yunho?

Joongie enggan menerima lamarannya.

 

“Kenapa Kau tidak ingin menikah denganku,Boo? Sudah hampir satu tahun Kita membina hubungan, Aku rasa ini waktu yang lama…”

 

Yunho terus membujuk Joongie untuk segera menikah,namun belahan jiwanya itu selalu menolak.

 

Yunho tidak pernah tahu apa alasan Joongie yang sebenarnya. Sejak setahun yang lalu hingga sekarang, Yunho tidak sepenuhnya mengenali jati diri Joongie. Jarak yang terbentang antara Gwangju dan Seoul,dan karena pekerjaan yang menyita waktu menjadi alasan mereka untuk tak bertemu, meski sudah setahun mereka membina hubungan namun mereka hanya beberapa kali bertemu. Dengan telepon Yunho berkomunikasi dengan Joongie sekedar menanyai kabar atau bercerita.

 

Kecantikan telah mengelabui diri Yunho, namun setiap orang pun tiada yang tahu bahwa Joongie sebenarnya adalah seorang namja. Sikapnya gemulai membuat dirinya persis seperti yeoja tulen.

 

 

 

★★★★★

 

 

Lamaran Yunho terbayang-bayang di benak Jaejoong.

Ia teringat masa lalu ketika Ia meminang Jaera, kejadiannya sama persis,seolah-olah Yunho adalah dirinya yang sedang dimabuk cinta.

Sebotol vodka diteguknya, Ia mencoba menghempaskan cerita masa lalunya dengan berbagai cara.

Namun kenangan kelam itu telah menyimpul ingatannya.

 

Jaejoong menelonjorkan kakinya diatas meja.

Sebatang rokok menghangatkan tubuhnya, menghiburnya sedikit.

Suasana di kamar apartemennya sunyi senyap, hanya lampu kecil di atas meja yang menjadi penerang.

 

 

Hening mengalun seakan memutar roda waktu lebih lambat.

Terlihat di atas tembok kelap-kelip cahaya dari gaun yang telah Yunho berikan padanya.

Malam semakin gelap, Jaejoong pun lelap terhibur masa lalunya.

 

 

#flashback#

 

“Haram bagimu menikah dengan adikmu sendiri! Kim Jaera adalah saudara kembarmu.”

Kata-kata yang diucapkan Ummanya selalu terngiang sampai terbawa mimpi.

Dia pun terbangun dengan keringat mengucur deras. Kegelisahan yang tak terungkap hanya menjadikannya semakin nestapa.

Alur hidup yang tak sejalan dengan harapan,rasa-rasanya Ia ingin melebur hidup,lari dari apa yang ada.

 

 

Appa dan Ummanya bercerai ketika Jaejoong masih balita.

Appanya membawa Jaera.

Dan Jaejoong tinggal bersama Ummanya.

 

Dia tidak pernah mengira bahwa orang yang amat di cintainya adalah adiknya sendiri.

 

Dia begitu terpukul ketika mengetahui kenyataan pahit itu.

 

Baju pengantinnya Dia bakar, bahkan Jaejoong nekat membawa lari Jaera,tapi Jaera menentang keinginannya.

 

“Cinta ini terlarang! Kau Oppaku. Terimalah kenyataan ini dengan lapang!” ucap Jaera.

 

“Tidak, Ra!! Kau bukan saudaraku kau calon pengantinku!”

 

“Sadarlah Oppa!”

 

“Jangan panggil Aku oppa! Aku bukan oppamu!”

 

Jaejoong pun memeluk Jaera seperti kesetanan,wajahnya memerah dan air matanya berlinang. Dekapannya semakin erat.

Jaera hanya membisu, iapun tidak ingin menerima kenyataan yang ada,namun hatinya berkata ‘TIDAK’!.

 

Hujan turun membasahi keduanya.

Guntur dan kilat mengintai di balik mendung.

Jaejoong masih memeluk Jaera,kemudian ia mengeluarkan cincin dari sakunya,emas putih dengan butir permata di tengahnya.

Cincin itu Jaejoong pakaikan di jari manis Jaera.

 

“Kita pergi sekarang, dimana penghulu? Kita menikah, Ra..”

 

Jaera pun menampar Jaejoong dan membuang cincin itu.

Jaera lari dengan tangis merajai sanubari.

 

Jaejoong benar-benar terpukul, ia mencoba melupakan Jaera dengan pindah keluar kota.

Jaejoong pergi ke Gwangju dan membeli sebuah apartemen.

Hari-gari pun tak senada, bayangan Jaera menjelma senantiasa di mimpinya.

 

Di depan cermin Jaejoong mencermati wajahnya, mata besar bulatnya, hidung mancung sempurnanya, bibir merah cherrynya ia raba persis seperti Jaera.

Ia menatap wajahnya seolah menatap bayangannya Jaera.

 

Mulai saat itulah Jaejoong berubah, kejantannya tak lagi terlihat, ia cantik sekali.

 

“Saya Joongie!”

Ucapnya seraya memperbaiki poni yang menjuntai menutupi keningnya.

 

#flashback end#

 

 

★★★★★

 

 

Dering handphone membangunkan tidur Jaejoong.

Dia meraih handphonenya, terlihat di layar hp itu ummanya menelpon.

Jaejoong pun segera mematikannya.

Ada secuail kebencian pada ummanya sehinga dia ingin melupakan semuanya dan hidup sendiri di dunia sepi.

Berkali-kali umma Kim menelpon,Jaejoong pun sempat mengangkatnya tapi tidak ada suara yang keluar dari mulutnya.

 

“Ini umma, Jae… Pulanglah nak! Kamu dimana?”

 

Jaejoong mematikan panggilan, di banting hpnya menghantam sudut dinding kamarnya.

 

 

★★★★★

 

 

Waktu terus berjalan, Yunho putus asa membujuk Joongienya untuk menikah.

 

Dan hari itu untuk pertama kalinya Joongie menerima lamaran Yunho.

Semuanya karena sebuah pesan singkat di hpnya yang telah memaksanya untuk berkata ‘YA’ saat Yunho melamarnya.

 

***

To: Jaejoong

From: Jaera

 

Ini Jaera adikmu, hari ini Jaera menikah dengan Donghae oppa.

Jaera mohon doa restunya dari Jae oppa.

***

 

Seperti petir yang menyambar di siang hari.

Berita dari Jaera membuat hatinya panas.

 

Sedangkan penerimaan lamaran Yunho membuat rumit prahara hidupnya.

Keluarga besar Jung menyambut baik berita pernikahan Yunho.

 

Jaejoong terjebak di dalamnya.

Terjebak dalam suatu cerita yang ia rekayasa.

 

 

Acara pernikahan di tata sedemikian mewah.

Undangan di sebarkan.

Namun, walau bagaimanapun Jaejoong tetaplah seorang namja seperti Yunho.

 

“Joongie harus menghilang dari kehidupan Yunho.

Aku harus mengakhiri semuanya”

Jaejoong berkata pada dirinya sendiri.

 

 

★★★★★

 

 

Hari pernikahan Yunho dan Jaejoong telah tiba, para tamu datang memberi doa restu.

Keluarga besar Jung kalut mencari calon mempelai wanita.

Mencari Joongie.

 

Sedangkan orang yang tengah di cari terduduk di depan cermin apartemen barunya.

 

Jaejoong telah memangkas pendek rambut panjangnya.

Ia kenakan jins dan kemeja juga kacamata.

Joongie pun menghilang.

 

Jaejoong menghadiri pesta pernikahannya sendiri dengan sosok yang sebenarnya.

Dari kejauhan dia memandangi Yunho yang berdiri di depan altar sendirian.

Yunho terlihat gundah, matanya celingukan mencari Joongie.

 

Jaejoong berjalan menghampiri Yunho.

 

“Selamat atas pernikahannya.”

 

“Terima kasih.”

 

“Kenalkan saya Jaejoong,teman kuliah Joongie.

Ngomong-ngomong dimana Joongie?”

Tanya Jaejoong.

 

“Sebenar lagi dia pasti datang.”

 

Jaejoong menarik nafas dalam-dalam, hatinya berkata,

‘Joongie tidak akan datang,maafkan aku telah mencundangimu Yunnie’

 

 

Dendam membara atas nama cinta mulai padam.

Entah dosa apa yang Yunho perbuat hingga ia harus menjadi korban pembalasan Jaejoong.

Meski Jaejoong tidak bermaksud untuk menyakiti Yunho dan keluarga besar Jung, namun sandiwaranya terlanjur membuat hati semua orang kecewa.

Termasuk author sendiri#plak

 

 

Para undangan bertanya-tanya dimana mempelai wanita?

Tidak ada yang tahu.

Padahal dia ada di tengah-tengah mereka.

 

Hari mulai gelap, para tamu undangan pergi meninggalkan gereja.

Hanya tertinggal keluarga besar Jung yang masih bertanya,

 

“Dimana Joongie?”

 

Yunho diam seribu bahasa.

Matanya menatap pintu gereja yang terlihat sepi hanya terlihat pijaran lampu yang menerangi.

Yunho masih menanti Jaejoong.

 

“Datanglah Joongie.. Aku menunggumu…”

 

 

★★★★★

 

 

Jaejoong meninggalkan sebuah CD diatas meja tempat kue tart bebentuk pengantin.

Seorang wedding planner menemukannya dan langsung memberikan pada Yunho.

Yunho begitu penasaran dengan isi dari CD tersebut.

Ia pun segera menyetelnya.

 

Mula-mula mengalun musik pernikahan sehingga Yunho menangis mendengarnya.

Lalu terlihat gambar seorang yeoja cantik mengenakan gaun pengantin.

Itu Joongie.

Kemudian terdengar percakapan seorang namja dan yeoja yang ternyata Joongie lah yang berbicara.

Yunho tidak mengerti apa maksud Joongie mengirimkan CD itu.

Ia pun dengan sabar menanti isi dari CD yang sedang di tontonnya.

 

Lalu Joongie yang di balut gaun pengantin dalam CD itu duduk di depan cermin.

Dia menghapus make-upnya, mencopot ikatan penutup kepalanya dan ia pun memotong rambutnya.

 

Lalu Jaejoong menanggalkan gaun pengantinnya sehingga terlihat buah dadanya tidak ada!

 

Yunho tercengang, Yunho tidak percaya dengan apa yang di lihatnya.

Yeoja yang selama ini dicintainya adalah seorang namja.

 

Di akhir CD tersebut tertulis:

 

***

Maafkan aku Yunnie karena selama ini telah membohongimu.

Bukan niatku untuk mengecewakanmu.

Kau sendiri yang terlena dengan penyamaranku sehingga aku terus menjalani setiap hari sepiku bersamamu.

Tapi aku sadar aku telah membuatmu dan keluara besar Jung kecewa yang teramat sangat.

 

Selamat tinggal My Yunnie Bear..

***

 

Yunho menangis.

 

 

 

~END~

 

 

 

Loh koq jadi begini??

T.T

Lah..lah..lah..lah..

#author dibakar shipper

 

 

13 thoughts on “She – Oneshoot Yunjae

  1. Pdahal dah pernah baca tpi tetep aja berkesan yah…. Kyx inilah ciri khas semua fict yg da di blog ini hehehe

  2. good, tidak banyak kalimat tapi langsung mengena. unik🙂
    miris ngeliat kondisi yunho tapi miris juga kondisi jeje.
    oya agak ganjil krn kalimat jeje : “dimana penghulu?”, kalo pake : “dimana pastor/gereja?” itu lebih tepat🙂

  3. Mwooo???
    Yaah… Yah.. Yah…
    Kok critanya giniiii… ToT
    Nyiksa sih nyiksa… Tapi… Huweeeee~
    Nyesek bgt niih… Appa jung ga salah apa” juga…

  4. huwaaaaaaaa…..poor appa…T-T *Hug appa* #ditendang gajah cantik…
    huhuhuhu dua2nya ngenesss…hiks…hiks…hiks…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s