[FF] Raining part 14-Brothers


Annyeonghaseyo~~

Ayo chingu lanjutin baca ff gaje sangat ini😀

author kepedean hahaha

Happy reading ^^

 

================================

Title         : Raining

Author    : Ri3chan

Chapter : Chap 14-Brothers

Cast        : Yunjaeyoosumin dan pemain pendukung lainnya

Genre      : Romance, angst, yaoi

Rate         : (bingung)

 

Chapter 14-Brothers

Onii-chan please come home…

(Junsu POV’s)

Aku membolak balikkan ponsel di tanganku. Sudah dua hari ini aku mencoba menghubungi Yunho senpai tapi tidak berhasil. Ponselnya berada di luar jangkauan. Aish apa yang harus aku lakukan! Aku menjambak-jambak rambutku.

“Su, bagaimana?” Tepuk seseorang membuatku terlonjak kaget. Aku menoleh dan mendapati Yoochun berada di hadapanku. Wajahnya sudah mulai membaik walau masih ada perban di sana sini.

“Hmm.. Kumohon bersabarlah. Aku akan membuat Jejung senpai pulang. Aku sudah berjanji kan?” Ucapku pada laki-laki berambut sebahu di yang duduk di sampingku. Wajahnya tertunduk. Yaa aku sudah terlanjur berjanji pada Yoochun untuk membawa kakaknya pulang. Aku tidak mau dulu mempertemukan Yoochun dengan Yunho senpai. Bisa-bisa malah tambah runyam masalahnya.

“Hmm baiklah Su.. aku percaya padamu.” Ucapnya memaksa tersenyum. aku menjadi merasa tidak enak.

“Aku bekerja dulu.” Lanjutnya kemudian bangkit dan berlalu. Aku memperhatikannya hingga menghilang di balik tembok pertokoan di ujung jalan. Aku kembali menatap ponselku yang sunyi.

Kriiinngg! Kringg!!! Bunyi ponsel yang mengagetkanku hingga aku nyaris melemparnya.

“Moshi moshi!” Jawabku kesal karena kaget.

“Hei Su kenapa angkat telepon marah-marah? Gomen tidak mengangkat teleponmu.” Ucap suara yang sangat tidak asing bagiku. Maksudku suara yang aku tunggu-tunggu dua hari ini.

“Senpai kau dimana?? Aku ingin bertemu denganmu sekarang. Penting! Ingat bawa Jejung senpai bersamamu.” Ucapku tanpa titik koma.

“Eh?” Ucap suara di seberang.

“Senpai aku serius!” trek aku segera memutus teleponku dan berjalan kearah apartemen Yunho senpai. Benar-benar liburan yang menyusahkan, rutukku dalam hati.

 

(Yunho POV’s)

Aku menatap ponsel di tanganku. Bingung mengapa Junsu begitu seperti orang yang sedang dikejar hantu. Histeris dan kadar kecerewetannya menjadi meningkat. Aku menatap wajah cantik yang tengah terduduk menunggu di stasiun kereta api.

“Dare?” Tanyanya menoleh kearahku. Aku memasukkan ponselku ke dalam saku celana dan duduk di sampingnya.

“Junsu. Dia ingin bertemu denganmu.” Ucapku. Ekspresi bingung langsung tersirat dari wajah malaikatnya. Aku mengusap rambutnya lembut lalu menepuk pelan tangannya. Menyatakan bahwa semua akan baik-baik saja. Akhirnya kereta yang akan membawa kami kembali ke Tokyo pun datang. Aku segera membantu Jejung naik kedalam kereta api.

 

(Author POV’s)

Seorang laki-laki berambut mirip jamur dan berkacamata tengah duduk di kursi panjang sebuah gedung apartemen. Matanya tak henti melihat kearah jam tangan yang melingkar di tangan kirinya. Wajahnya kembali cerah saat melihat orang yang ditunggunya memasuki gedung apartemen.

“Senpai!” Panggil suara cempreng seperti dolphin itu. Yunho menoleh kearah suara itu.

“Su? Sedang apa kau di sini?” Tanya Yunho bingung melihat Junsu berdiri menunggunya di sana. Tidak seperti biasanya.

“Kan aku sudah bilang aku mau menjemput Jejung senpai.” Ucapnya agak menekan. Yunho menatapnya kaget begitu juga Jejung yang sedari tadi berdiri di samping Yunho menggandeng tangannya.

“Doushite?” Tanya Jejung kini. Junsu terlihat bingung menjelaskan semuanya.

“Bisakah kita bicara di tempat lain?” Ucap Junsu akhirnya. Yunho membawa mereka berdua ke kamar apartemennya.

“Jadi ada apa?” Tanya Yunho saat mereka bertiga duduk di ruang makan. Junsu meremas-remas jemarinya gugup.

“Hmm.. Jejung senpai.. Gomen..” Ucap Junsu kemudian diam lagi. Memikirkan kata-kata yang tepat untuk menceritakan apa yang sudah terjadi.

“Su ada apa?” Tanya Yunho mulai tidak sabar melihat tingkah Junsu yang amat ganjil.

“Gomennasai..” Ucap Junsu kembali lalu mulai menceritakan apa yang Ia alami bersama Yoochun dan alasan Yoochun membenci Yunho sesungguhnya.

“Wajahku!?” Pekik Jejung terkejut. Sungguh Ia tak mengira ternyata Yoochun membenci wajahnya. Memang sebegitu miripkah dia dengan Ayahnya, Jejung bertanya-tanya dalam hati.  Junsu menjadi merasa tidak enak mengatakannya.

“Gomen.. Gomennasai..” Ucapnya berulang-ulang. Jejung menyentuh tangan Junsu yang tepat berada di sebelahnya.

“Daijobu Su.. Aku akan ikut pulang denganmu.” Ucap Jejung.  Sejujurnya Jejung rindu untuk kembali ke rumahnya. mendengar suara adik-adiknya. Karena rasa sayangnya kepada Yoochun dan Changmin maka Jejung rela pulang bersama Junsu.

“Yunho..” Panggil Jejung. Yunho menoleh. Ada perasaan sedih menyusup di hatinya. Tapi dia mengerti. Lebih tepatnya mencoba mengerti bahwa adik-adik Jejung membutuhkan kakaknya saat ini.

“Aku mengerti Jejung. Pulanglah.. temui adik-adikmu.” Ucap Yunho lirih.  Jejung mengangguk walaupun hatinya juga sedih harus berpisah dengan Yunho. Bertanya-tanya kapan mereka bisa bertemu lagi dalam keadaan seperti ini. Dalam hati Jejung yakin dia akan bisa bertemu Yunho secepatnya.

“Jejung senpai.. Gomen apa aku bisa mengantarmu pulang sekarang?” Tanya Junsu walaupun Ia tidak mau merusak momen yang terjadi diantara Yunho dan Jejung.

“Haik, ayo.” Ucap Jejung singkat. Yunho membantunya melangkah keluar kamar apartemennya. Mengecup keningnya sekilas dan mengusap pipinya lembut.

“Jejung,, aishiteru.” Ucap Yunho melepas kepergian Jejung bersama Junsu. Jejung terus menoleh kebelakang seakan dia bisa melihat mata sedih Yunho yang menatapnya.

 

(Changmin POV’s)

Aku gelisah. Hatiku gundah memikirkan Jejung-nii. Hampir dua minggu ini dia tidak pulang dan tidak ada kabar. Terakhir aku melihatnya saat aku berkunjung untuk meminta bantuan Yunho senpai.  Semenit yang lalu Junsu senpai meneleponku. Memberi kabar bahwa dia sudah bersama Jejung-nii tapi mengapa hatiku masih tetap saja gundah?

Tok tok! Ketukan pintu membuatku terlonjak kaget. Aku segera membuka pintu tanpa melihat dulu siapa yang datang.

“Nii-chan!?” Pekikku langsung memeluk orang yang berdiri di depan pintuku. Memeluk erat kakakku tersayang.

“Jejung-nii daijobu ka? Genki desu ka?” Ucapku sangat gembira. Kulihat Junsu senpai yang hanya tersenyum melihat tingkahku.

“Daijobu Chang, genki desu..” Ucap Jejung-nii tersenyum. Aku menatap wajah putih yang kemerahan di depanku. Sungguh aku sangat merindukan kakakku ini.

“Junsu senpai arigatou gozaimasu!” Ucapku sambil membungkuk sedalam-dalamnya.

“Eh douita Chang. Jangan begitu.” Junsu menaikkan tubuhku agar berdiri. Aku tersenyum padanya.

“Baiklah. Aku pamit dulu. Sampaikan salamku pada Yoochun oke? Jya ne!” Pamit Junsu. Aku mengangguk dan melambai kearahnya. Setelah Junsu senpai tidak tampak lagi aku menggandeng kakakku  masuk ke dalam.

“Jejung-nii kau mau minum teh?” Tanyaku sembari mendudukkan Jejung-nii di alas duduk depan tivi.

“Iie, tidak usah Chang.” Ucapnya. Aku menatapnya. Ada kesan sedih tersembunyi di raut wajahnya. Sedihkah dia berpisah dengan Yunho? Batinku.

“Nii-chan..” Panggilku.

“Chang aku merindukanmu..” Potong Jejung-nii. Matanya terlihat berkaca-kaca. Aku memeluknya. Kakak ku sayang aku harap kau selalu bahagia dengan jalan yang kau pilih.

“Tadaima!” tidak berapa lama sebuah suara terdengar. Aku menoleh dan mendapati Yoochun-nii berdiri di depan pintu. Wajahnya terkejut melihat Jejung-nii.

“Nii-chan!” Seru Yoochun-nii segera berlari dan memeluk tubuh mungil Jejung-nii.

“Gomennasai Jejung-nii,, Gomen..” Ucap Yoochun terisak. Jejung-nii mengelus punggung Yoochun-nii.

“Sudahlah Chun, aku sudah memaafkanmu.” Ucap Jejung-nii tersenyum lembut. Kebahagiaanku lengkap sudah. Aku memeluk kedua kakakku sekaligus. Berbagi kembali kehangatan yang sempat hilang dua minggu kebelakang. Kini kami bertiga sudah berkumpul kembali seperti semula. Aku harap dengan begini Yoochun-nii mulai mau memaafkan Yunho senpai.

 

TBC

Mian pendek😦

Akhirnya Kim bersaudara berkumpul kembali. tapi kapan ya Yunjae ketemu lagi? Tenang secepatnya kook😀

Gomawoyo buat chingu yang udah baca *bow

jangan lupa jejak-jejaknya *lambai2

7 thoughts on “[FF] Raining part 14-Brothers

  1. waahh, iyaa, sayangnya pendek, hehe..makin bikin penasaran.. tapi seneng deh chunie udah khilaf. yang akur2 aja ya YooMin sama Jae🙂 eh itu rambut su-ie kah yang kayak jamur??? kyangkyangkyang😀 author ni, bisa aja!

  2. junchan baik bngt disni
    rambut jamur ????? aku kira taemin kekkeke
    yaaa umma jdi jauh dri yunppa lgi
    chunnie jng mrahin jaemma lgi

  3. Mengharukan sekali..
    Pertemuan kakak-beradik Kim sungguh-sungguh mengharukan *lap aer mata
    Tapi kasian yunhonya… T.T

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s