NEW YEAR, NEW LIFE, NEW…….


NEW YEAR, NEW LIFE, NEW…….

 

Summary :

Bagaimana jika seorang Jung Yunho yang selalu ingin bebas di jodohkan oleh orang tuanya dengan anak sahabatnya…????

 

Anyeonghaseyo…

Ane datang bawa FF dengan cerita yang santai untuk menemani libur tahun baru. And for All, Happy New Year…

Isi sama judul ga nyambung… #bow

 

Author             :  Fallon

Title                 :  New Year, New Life, New….

Pairing             :  Yunjae

Cast                 :  Jung Yunho, Kim Jaejoong, Kim Junsu

Park Yoochun as Jung Yoochun

Shim Changmin as Jung Changmin

Genre              :  Comedy Romantic #kayaknya… =,=a

Length             :  One Shoot

 

 

Happy reading…

 

#########
Di sebuah mansion mewah di kota Seoul, terlihat seorang namja yang bisa di bilang cantik –sangat malah. Sedang mengendap – endap menuruni tangga mansion yang sudah ia tinggali selama umur hidup nya – 24 tahun, berharap tidak ada seorang pun di rumah itu yang melihat dirinya sampai….

“KIM JAEJOONG!!!!”

“JONGGIEEE”

“HYUUUNGGGG”

“TUAN MUDAAAA”

Teriakan yang memekakan telinga terdengar di kediaman di keluarga Kim. Terdengar suara gaduh dari arah teriakan tadi berasal.

Pertama, keluar seorang namja paruh baya yang bernama Kim Young Won atau akrab di panggil Kangin, kepala keluarga Kim, ayah dari namja cantik tadi, yang terlihat sangat kesal keluar dari kamar utama di rumah mewah itu. Diikuti sang istri.

Kedua, dibelakang Kim Young Won atau Kangin keluar Park – Kim Jung soo atau kita panggil saja Leeteuk, Ibu dari namja cantik itu, dengan wajah yang sama kesal dengan sang suami.

Ketiga, keluar dari kamar yang berhadapan dengan pasangan suami – istri Kim, seorang namja imut dengan penampilan acak – acakan khas orang bangun tidur. Sedang mempout-kan bibirnya karena terlihat kesal –juga.

Namja cantik yang masih berdiri di tangga hanya menampilkan cengiran salah tingkah melihat kedua orang tuanya dan namdongsaengnya yang memandangnya kesal.

Degan pelan ia mulai berbalik, bermaksud untuk kabur dari orang tua dan dongsaeng nya, tapi…

“Tuan Mudaaa….”

Rengekan yang berasal dari gadis yang berdiri di bawah tangga, berkacak pinggang, dengan baju maid yang sudah bayah kuyup, begitupun rambut dan tubuhnya, membuat namja cantik tadi berhenti.

Oh, apa aku belum memberi tahu kalian siapa namja cantik tadi? Ah, kalau kalian belum tahu biar ku beri tahu.

Namanya Kim Jaejoong, putra pertama dari keluarga Kim, sangat cantik –tapi tidak suka jika ada orang yang memanggilnya cantik. Memegang salah satu perusahaan keluarga yang ada di Seoul. Sangat berwibawa jika sudah menyangkut perusahaan. Tapi jangan salah, dia bisa sangat jahil –kalau tidak mau di bilang menyebalkan jika dirumah.

“Omo Jae… apa yang kau lakukan pada Suki?”

Teriakan Kangin membuat Jaejoong meringis menatap Suki –salah satu maid di kediaman keluarga Kim, yang dekat dengan Jaejoong karena mereka seumuran dan sudah berteman sejak kecil. Suki adalah anak dari bibi Hwang yang sudah mengabdi belasan tahun di kediaman keluarga Kim. Jadi tidak heran jika ia bisa merengek seperti itu pada Jaejoong yang notabennya adalah majikannya.

“Kau sudah keterlaluan Joongie, apa kau tidak kasihan melihat Suki basah kuyup begitu?” ujar Leuteuk menasehati anaknya, melirik Suki yang cemberut dibawah tangga –masih dalam keadaan bash kuyup.

“Kau apakan dia Hyung?” Tanya Junsu penasaran.

“Aku hanya meletakkan ember berisi air di atas pintu kamar Suki” jawab Jaejoong polos.

“Ya tuhan Kim Jaejoong !!!!” teriak Kangin –lagi.

“Kau kejam hyung” gumaman Junsu membuat Jaejoong memutar bola matannya bosan.

“Kau meletakkan satu ember penuh air diatas pintu kamar Suki dan membuatnya basah kuyup, kau bilang hanya?!” teriak Kangin.

“Yeobo tenanglah…”

Leuteuk mengelus lengan suaminya yang terengah – engah karena menahan emosi, agar tidak bertambah emosi melihat kelakuan putra sulung mereka.

“Aku hanya bercanda Ayah, Ibu, aku tidak ada maksud apa – apa, sungguh…!” rajuk Jaejoong.

“Tapi itu tidak lucu sama sekali Kim Jaejoong..!” bentak Kangin, membuat Jaejoong semakin memajukan bibirnya sebal.

‘ck, ayah tidak asyik..’ pikirnya.

“Ck, kalau begitu rencana kita, kita ajukan saja yeobo, aku sudah tidak tahu lagi bagaimana menghadapi kelakuan anakmu ini” gerutu Kangin pada istrinya.

“Dia kan anakmu juga” manja Leuteuk

“Baiklah kalau begitu.. aku akan menghubungi keluarga Jung secepatnya” jawab Leuteuk girang.

“Ya, apa yang Ayah dan Ibu bicarakan?” teriak Jaejoong kesal.

Pasalnya Ayah dan Ibunya tidak menghiraukannya dan Junsu, bahkan Suki yang masih di bawah –masih dalam keadaan basah.

“Ah ne, Ayah dan Ibu berencana menjodohkanmu dengan Putra keluarga Jung” Jawab Leuteuk sekenannya.

“MWO?!”

 

—————-

 

“Yak !! Yunho Hyung!! Tunggu aku..!”

Teriakan namja jangkung yang memanggilnya tidak membuat Yunho menghentikan langkahnya, dia sedang kesal dengan adiknya Jung Changmin –namja yang mengejarnya.

Siang bolong di hari minggu yang sangat cerah, adiknya itu datang membawa kabar yang membuatnya shock. Dia akan dijodohkan.

Ya tuhan, dalam mimpi sekalipun dia tidak pernah berpikir untuk menikah di usia 25 tahun. Ck, dia masih ingin bebas, masih ingin menikmati hidup. Lagi pula, dia hanya mencintai satu orang selama hidupnya, belahan jiwanya…

“Ya !! sudah kubilang jangan mengikutiku !!!!” teriak Yunho kesal.

Pasalnya sejak datang ke apartemennya, adiknya itu selalu mengikutinya kemanapun.

“Ck, kalau bukan Ibu yang menyuruhku, aku tidak akan mengikutimu Hyung..”

“Kalau begitu kau pulang saja dan bilang pada Ayah dan Ibu, aku tidak mau dijodohkan”

“Aishh… aku tidak bisa, Hyung harus ikut pulang denganku..!!” sahut Changmin kesal.

“Wae?” Tanya Yunho polos.

“Yak!! Hyung!!! Apa kau tidak tahu…..”

“Tidak”

“Aishh, aku belum selesai Hyung..” sahut Changmin memelas.

“Ne.. ne…”

Akhirnya Yunho hanya mampu menahan tawa melihat adik kesayangannya itu dengan wajah memelas, seperti minta dikasihani. Yunho jadi tak tega sendiri.

“Ibu mengancamku”

‘Hm…’

Perkataan Changmin membuat sebelah alis Yunho terangkat.

“Maksudmu?”

“Ibu mengancam akan melarangku mendekati kulkas kita selama dua bulan jika aku tidak bisa membawamu pulang hari ini dan menyetujui perjodohan ini?” jawab Changmin panjang kali lebar.

“Hmptt… Hwahahaha….”

Akhirnya tawa yang sejak tadi ditahannya keluar juga. Tak menghiraukan orang – orang yang berjalan disekitarnya melihatnya dengan tatapan aneh. Ia tidak bisa membayangkan nasib adiknya ini jika Ibunya benar – benar melaksanakan ancamannya itu.

Changmin passti merana dua bulan penuh tidak bisa mendekati kulkas kesayangannya.

“Yak!! Jangan tertawa..!!!”

“Hahaha… itu bukan urusanku Minnie, hahaha… itu deritamu…” jawab Yunho masih dengan tawannya yang tidak bisa berhenti.

“Aishh, yang jelas bukan hanya aku yang menderita Hyung, kau juga”

Seketika Yunho menghentikan tawannya. Memandang adiknya yang menyeringai.

“Apa maksudmu?” Tanya Yunho was – was.

“Hehe…. Ayah akan mencabut semua fasilitas yang selama ini kau nikmati, tanpa terkecuali” jawab Changmin pelan, menekan tiap kata untuk Hyung tersayangnya itu.

Sekarang giliran Changmin yang tertawa melihat wajah merana Hyungnya.

 

—————

 

Jaejoong melipat kedua tangannya di dada, mempoutkan bibirnnya, kesal dengan keputusan Ayah dan Ibunya yang seenaknya menjodohkannya. Ia hanya duduk di sofa sembari memandang Ibunya yang sedang mondar – mandir menghias rumah bersama Suki dan Junsu, sama sekali tidak ingin membantu.

Apa aku belum bilang kalau besok adalah tahun baru?

Dan Keluarga besar Jung akan datang malam ini, merayakan tahun baru bersama keluarga besar Kim dan melangsungkan acara pertunangannya dengan putra dari keluarga Jung.

Semakin mengerucutkan bibirnya karena kesal mengingat ia tidak bisa berbuat apa – apa untuk membatalkan perjodohan konyol ini, dan malam ini ia akan di tunangkan dengan putra dari keluarga Jung, yang berarti dia akan segera menikah.

Oh tuhan…

“Hyung…!!! Bantu aku, kenapa kau malah enak – enakan duduk disitu!!”

Teriakan adiknya –Junsu, membuat Jaejoong tersentak dan mengalihkan perhatiannya pada adikya yang sedang berusaha memasang hiasan pita di ujung ruangan.

“Tidak mau….” Jawab Jaejoong pelan.

“Ya !! apa kau tidak kasihan padaku…”

“Tidak” jawab Jaejoong cepat, bahkan Junsu belum menyelesaikan kalimatnya.

“Ck, kau tega padaku Hyung” rajuk Junsu.

Huhh…

Jaejoong hanya mendengus melihat adiknya yang terlihat memelas.

“Ada syaratnya”

“Apa?”

“Minta pada Ayah dan Ibu untuk membatalkan perjodohanku”

“Ya !!!! itu tidak mungkin…!!!!” teriak Junsu lantang.

Apa Hyungnya sudah gila? Mengajukan syarat seperti itu hanya untuk meminta bantuannya memasang hiasan ruagan. Ck, Hyungnya benar – benar…

“Gantikan aku kalau begitu”

“Maksud Hyung?” Tanya Junsu polos.

“Kau gantikan aku dalam perjodohan ini” jawab Jaejoong santai.

Pletak !!

Tapi apa?

Pukulan sayang dari sang Ayah, dan teriakan Junsu yang mungkin bisa membangunkan orang yang sudah mati yang Jaejoong dapatkan.

“KAU GILA HYUNG…!!!! Bagaimana dengan Yoochunnie..?”

“YAK, KIM JAEJOONG !!! Sekali lagi kau ingin menolak perjodohan ini, Ayah akan mengirimu ke Chungnam tinggal bersama Halmonimu sampai sisa hidupmu”

Ucapan Kangin membuat Jaejoong bungkam. Yang benar saja, tinggal bersama Halmoni sampai sisa hidupnya? Ck, itu sama saja neraka.

Ughhh…

Rasanya ia ingin bunuh diri saja.

 

———–

 

Kediaman keluarga Kim terlihat sangat ramai malam ini, disamping malam ini adalah malam natal, juga akan di selenggarakannya acara pertunangan putra sulung keluarga Kim dengan putra keluarga Jung.

Jaejoong terlihat termenung di depan cermin di kamarnya. Memikirkan nasibnya yang sebentar lagi akan menjadi calon istri dari Jung Yunho.

Ya, di baru tahu tadi saat ibunya menyerahkan pakaian yang harus ia kenakan saat pertunangan. Mengingat nama itu membuat Jaejoong tersenyum kecil.

Benarkah ia akan menikah dengan Jung Yunho?

Jung Yunho, Yunnie Bear, sahabat kecilnya, belahan jiwanya, benarkah itu?

Lalu kenapa sebelum ini Ia menolak?

Jawabannya, karena Jaejoong tidak tahu yang akan dijodohkan dengannya adalah Jung Yunho, sahabat kecilnay dulu yang sangat ia cintai sampai sekarang. Ayah dan Ibunya hanya bilang dia akan dijodohkan dengan putra keluarga Jung. Bukankah di negaranya banyak yang bermarga Jung?

“Jae..” pangilan dari Leeteuk membuat Jaejoong memandang Ibunya lewat pantulan cermin dihadapannya.

Mengukir senyum manis, dan berbalik memeluk Ibunya.

“Kau bahagia?” Tanya Leeteuk pelan.

Hanya anggukan yang Jaejoong berikan dan jangan lupakan senyum manis yang menghiasi bibirnya.

“Syukurlah kalau kau bahagia, Ibu tahu kau akan bahagia dengan Yunho” melepas pelukan mereka.

“Ibu tahu kau masih mencintai Yunho sampai sekarang” senyum Leeteuk mengembang saat menatap Jaejoong yang mengerucutkan bibirnya.

“Wae? Kau tidak senang? Apa kau masih ingin membatalkan perjodohan ini?” goda Leeteuk.

“Tidak!!” jawab Jaejoong cepat.

Tidak mungkin ia melepaskan kesempatan emas ini, dia sangat ingin bertemu dengan Yunho. Belasn tahun berpisah tanpa ada kabar.

Saat Ia masih berumur 12 tahun dan Yunho 13 tahun. Keluarga Yunho harus pindah ke luar negeri, karena Ayahnya akan membuka cabang perusahaan baru. Keluarga Jung sudah tinggal lagi di Korea satu tahun terakhir, tapi Ayah dan Ibunya bahkan tidak memberi tahunya.

Leeteuk hanya terkekeh melihat Jaejoong semakin terlihat kesal.

“Sudahlah sayang, yang penting sekarang kau akan jadi istri Yunho kan?”

“Baru ‘calon’, bahkan kami hanya akan bertunangan malam ini”

“Kalau Ayah dan Ibu tahu keluarga Yunho sudah kembali ke korea, kenapa tidak member tahu padaku?”

“Hahahhaa…. Ayah, Ibu, Hankyung dan Heechul memang merahasiakan ini darimu hingga malam ini, bahkan kami membohongi Yunho kalau keluarga kita tinggal di Jepang. Semua urusan kerjasama perusahaan antara keluarga Jung dan Kim kami rahasiakan dari kalian.”

“Kenapa Ayah dan Ibu tega padaku? Kalian tahu kalau aku sangat merindukannya?” kesal Jaejoong.

“Kami ingin memberimu dan yunho kejutan special di tahun baru ini”

“Dan kami berhasil” sahut Kangin yang masuk ke kamar Jaejoong.

 

—————

 

“Yunho –yah, ayo cepatlah !! kami tidak mau membuat keluarga Kim menunggu !!!”

Teriakan Ibunya –Heechul. Membuat Yunho terpakasa beranjak dari keluar dari kamarnya. Dia pikir malam ini adalah malam tahun baru paling menyedihkan sepanjang hidupnya. Dijodohkan dengan orang yang bahkan kau tidak tahu siapa? Bagaimana wajahnya? Sifatnya?

Semua itu membuatnya frustasi, ditambah Ibunya yang merahasiakan identitas calon istrinya. Jika ditanya, Ibunya hanya kan menjawab…

“Kau akan tahu nanti dan kau tidak akan menyesal”

Ughh…..

Kalau Heechul bukan Ibunya, pasti ia sudah mencekik lehernya.

Perjalanan ke kediaman Kim hanya memakan waktu satu jam, dan Yunho merasa itu sangat cepat. Kini ia berdiri di depan mension mewah yang sangat indah dengan taman yang dihiasi pita dan lampu warna – warni di setiap sudut taman dan rumah.

Hahh……

Hanya bisa menghela napas dan mengikuti Ayah dan Ibunya masuk.

Hal pertama yang ia pikirkan, mension keluarga Kim sangat elegan dan nyaman. Tidak banyak tamu yang diundang, hanya keluarga besar Jung dan Kim serta kolega – kolega dari dua keluarga itu.

Para pelayan berseliweran membawa nampan yang berisi berbagai minuman dan makanan ringan. Para tamu yang sedang mengobrol ringan.

Dia menoleh saat mendengar namanya dipanggil. Ia melihat Ayah dan Ibunya sedang mengobrol dengan tiga orang, dua orang pria dan satu wanita yang terlihat masih sangant cantik, kira – kira seumuran dengan Ibunya. Dan kedua adiknya – Yoochun dan Changmin,yang sedang bicara dengan pria imut di sebelah wanita tadi.

Yunho mendekat kearah orangtuannya, jika diperhatikan lebih dekat, dia seperti familiar dengan wajah laki – laki setengah baya yang masih terlihat gagah dan wanita di sebelahnya.

Tapi siapa?

Ia mebungkuk sopan pada orang – orang itu dan dibalas senyum hangat dari tiga orang didepannya.

“Nah, ini anakku Yunho, Yunho kenalkan ini Kangin, istrinya Leeteuk dan ini putra mereka Kim Junsu” perkenalan dari Ayahnya membuatnya mengerutkan dahi.

“Wae Yunho-ah?” pertanyaan Leeteuk mebuat Yunho tersentak.

“Ah, tidak apa – apa bibi”

“Jangan panggil aku bibi, panggil aku Ibu, bukankah sebentar lagi kau juga akan menjadi anakku?”

Pertanyaan Leeteuk membuat Yunho mengalihkan pandangannya kearah Junsu, yang membuat Yoochun mengeratkan rangkualnnya pada bahu Junsu dan menatap Yunho tajam.

“Jangan melihat kekasihku seperti itu Hyung, kau bisa membuat orang lain salah paham”. Ketus Yoochun.

“Salah paham apa maksudmu?” balas Yunho kesal.

Apa – apaan adiknya itu, seenaknya saja. Yoochun mentap kakaknya dengan kesal.tanpa memperhatikan Changmin yang iritasi melihat kemesraannya dengan Junsu.

“Yak Yoochun Hyung !!! Jangan mengumbar kemesraan kalian disini !! Kau mengotori mataku yang masih suci”

Yoochun hanya memutar bola matannya bosan, sedangkan Junsu tersipu malu serta ke empat orang tua yang tertawa melihat tingkah Yunho.

“Sudahlah Chuunie, lebih baik aku memanggil Jae Hyung untuk turun, sepertinay semua tamu sudah datang.”

Ucapan Junsu tak ayal membuat Yunho berdebar. Ini dia yang sangat ingin ia hindari.

Tak lama Junsu sudah kembali. Dan di ujung tangga paling atas berdiri seorang namja cantik dengan jas putih yang terlihat kontras dengan rambut hitam arangnya yang terlihat sedikit panjang.

Jaejoong berjalan menuruni tangga dengan anggun. Membuat para tamu yang hadir berdecak kagum melihat aura Jaejoong. Tak terkecuali Yunho.

“Anyeonghaseyo Ahjuma, Ahjusi….” Sapa Jaejoong pada keluarga Jung sambil membungkuk sopan pada Changmin, Yoochun dan Yunho ditambah dengan senyum manis yang menghiasi bibir cherrynya.

“Ah, calon menantuku benar – benar cantik” puji Heechul yang membuat bibir Jaejoong mengerucut lucu. Namun tak dipungkiri, pipinya merona.

“dan jangan panggil aku Ahjuma, panggil aku Ibu, arra?” tambah Heechul.

“Aku namja Ibu” sanggah Jaejoong.

Sedangkan Heechul tersenyum sumringah mendengar Jaejoong memanggilnya Ibu.

Jaejoong hanya mengerucutkan bibirnya melihat calonn mertuannya. Dan itu membuatnya sangat terlihat imut, membuat Yunho menelan salivanya.

‘benarkah dia laki – laki? Kenapa manis sekali, ani… bahkan dia sangat cantik, bibirnya benar – benar sangat…..’ pikir Yunho.

Yunho menggeleng – gelengkan kepalannya saat terlintas pikiran tentang Jaejoong. Apa yang barusan dipikirkannya? Dia masih mencintai belahan jiwanya. Boojae-nya…

Tunggu, Booja? Jaejoong?

Bukankah nama mereka mirip? Ani, hampir mirip, tapi…

Pikiran Yunho benar – benar bingung sekarang. Dia pikir dia masih sangat mencintai Boojae-nya, di sisi lain, dia tertarik pada Jaejoong yang mengingatkannya pada Boojae-nya dan berharap semoga Jaejoong memang Boojae-nya, dilihat dari nama dan kebiasaan meraka sama, yaitu mengerucutkan bibirnya.

“Yunho-yah, kau tidak apa – apa nak?”

Pertanyaan Leeteuk membuatnya melihat keararah orang – orang didepannya yang memandangnya dengan pandangan heran dan khawatir.

“Aku tidak apa – apa Ibu” jawab Yunho pelan.

“Benar kau tidak apa – apa nak?” giliran Hankyung yang bertanya.

Yunho hanya menggeleng dan tersenyum untuk menjawab pertanyaan orang tuanya.

“Kau yakin?”

Kini giliran yunho yang diam mematung memandang wajah cantik didepannya, yang sedang menempelkan telapak tangannya di dahi Yunho. Jarak wajah mereka sangat dekat, membuat jantung yunho berdebar.

Mereka hanya saling berpandangan dalam diam, menikmati tatapan masing – masing. Ini membuat Yunho semakin mengagumi namja cantikk didepannya.

Tak ayal, tatapan tajam yunho membuat Jaejoong merona. Ia benar – benar merindukan namja tampan didepannya ini.

“L..lebih ba..baik kita segera melaksanakan pertunangnya”

Yunho berbicara gugup, mengalihkan debaran halus jantungnya saat Jaejoong menatapnya intens.

“Ah, kau benar Yunho-yah, ayo kita laksanakan” sahut Kangin senang.

Akhirnya dua keluarga itu menuju panggung kecil yang telah disediakan. Acara pun di mulai, dua keluarga itu berdiri dengan Yunho dan Jaejoong berada di tengah – tengah keluarga.

Setelah sambutan dari Hankyung dan kangin, acara inti pun dimulai yaitu pertungan  Yunho dan Jaejoong.

“Sekarang saatnya acara puncak malam ini, pertunangan antara putra kami Yunho dan Jaejoong” ucap Kangin pada para tamu, yang disambut tepuk tangan meriah.

“Pasangkan cincin ini di jari yunho Jae” ucap Heechul, meberikan cincin cartier untuk pertuannganya.

Jaejoong menerimannya dan menghadap yunho yang tampak menatapnya ragu. Mungkin Yunho tidak menginginkan pertunangan ini seperti dirinya sebelum tahu kalau yang akan di jodohkan dengannya. Tapi apa alasannya ia tidak tahu. Apakah Yunho masih mengingat janjinya pada Jae dulu? Bolehkah ia berharap?

“Yun, boleh aku bertanya sesuatu sebelum aku memasang cincin ini?” Tanya Jaejoong pelan.

Membuat Yunho, dan orang yang berdiri disekitarnya tersentak.

“Apa maksudmu Jae? Kau jangan main – main?” Tanya Kangin geram.

“Kalau Yunnie tidak ingin dijodohkan denganku aku tidak apa – apa”

Ucapan Jaejoong membuat Kangin membulatkan matanya.

Sedangkan Yunho, hanya menganga tidak percaya dengan pendengerannya. Tadi Jaejoong memanggilnya apa? Benarkah yang ia dengar?

“Pasangkan cincin itu sekarang Jae” perintah Hankyung pelan.

Membuat Jaejoong mau tak mau memasang cincin ke jari Yunho. Sedangkan Yunho sendiri masing mematung, memikirkan panggilan Jaejoong padanya. Kareana panggilan itu hanya Boojae dan Keluarganya yang tahu.

“Yun..” panggilan pelan dan tepukan di bahunya dari Leeteuk membuat lamunannya buyar, ia menerima cincin yang disodorkan Leeteuk dan memasangkannya di jari manis Jaejoong.

Jaejoong hanya tersenyum kecil, ia tahu yunho masih ragu dengan pertungan ini, dilihat dari tatapan matanya yang tidak focus dan yakin.

Diciumnya pelan ujung bibir Yunho, yang terdapat tahi lalat kecil diatas bibir Yunho. Membuat Yunho menahan napas. Tercekat, mendapat perlakuan Jaejoong.

“Boo…” panggil Yunho pelan tanpa sadar.

Jaejoong menatap Yunho tak percaya, tadi ia mendengar Yunho memanggilnya dengan panggilan kesayangannya.

“Kau memanggilku apa?” Tanya Jaejoong pelan.

Meyakinkan dirinya sendiri, yang dengarnya adalah nyata, bukan halusinasinya belaka karena begitu merindukan Yunho.

“Kau.. Boojae-ku? Kau benar Boojae kecilku dulu?”

Jaejoong mengerjap tak percaya, Yunho nya ingat. Hanya karena ia memanggilnya Yunnie.

“Ne, ini aku” jawab Jaejoong .

Dengan cepat yunho memeluk tubuh namja cantik itu. Menghirup aroma tubuh belahan jiwanya yang selama ini tidak bias ia temui. Menghasilkan tepuka tangan meriah dari para tamu dan keluarga.

Keluarga Kim dan Jung hanya tersenyum melihat Yunho dan Jaejoong mencurahkan kerinduan mereka.

“Bogoshippo…” ucap Yunho.

“Nado..” sahut Jaejoong terisak.

Yunho tidak menyangka, di tahun baru ini, ia mendapatkan hadiah paling indah dalam hidupnya.

Ia memandang Heechul yang menyeka air matanya. Ia tersenyum mengucap terima kasih pada kedua orang tuannya. Sekarang ia tahu kenapa orang tuanya bersikeras menjodohkannya dengan putra keluarga Kim.

Dia tak akan melupakan hadiah manis dii tahun baru ini. Cintanya, belahan jiwanya, telah ia dapatkan kembali, dan ia tak akan pernah mkelepasnya lagi sampai kapanpu.

Jung – kim – Jaejoong hanya milik Jung yunho. Dan sebaliknya, Jung Yunho hanya milik Jung – Kim – Jaejoong.

 

 

FIN

 

 

 

Gamsahamnida……….. # Bow

Terimakasih buat para readers yang menyempatkan membaca ff abal saya.

Kalau sempat, saya mohon untuk bias review, kalau tidak… saya hanya bisa mengucapkan terimakasih sebanyak – banyaknya kepada para readers.

Happy New Year…

 

Maaf buat lama banget email ff ini ke adminnya.

Sekali lagi gamsahamnida…

Anyeoong…

 

15 thoughts on “NEW YEAR, NEW LIFE, NEW…….

  1. huawaaa akhirnya happy ending,,
    jae tahu duluan, yunho detik detik terakhir tahunya..
    tadinya kirain belahan jiwanya yunho siapa gitu, yg jelas tadi ngiranya bukan jeje..

    • Gamsahamnida atas comment nya… #bow

      itu emang direncanain para orang tua buat kasih kejutan ke Yunjae,
      tapi Jae emang dikasih tahu dulu , dari pada ntar kabur..🙂
      belahan hati si Yun, always Jung Jaejoong…

  2. daebak..🙂
    benar2 daebak..

    akhirnya yunjae bisa bersatu setelah tdak lama bertemu..

    semoga authornya msih ikhlas bkin epilog.. hehehe ^^V peace

    • Gamsahamnida…

      belum ada niat buat epilog atau sequel.
      tapi kalau banyak yang minta, saya usahain..
      soalnya masih punya hutang ff juga…

  3. Huaaa..!!!
    Manisss thor!
    Hohoho..
    Yunpa tu gmna se kok gag bsa ngnalin Jaema dri awal, tpi akhrny sdar jga, hohoho..
    Sneng bnget mreka ttap mnjaga hati msing2 dri kcil smpek bsarny,
    jdi trharu..
    Smpat mrinding disco tdi wktu Jaema hopeless cz Yunpa gag ingt2 ma dy, 😀

    ska ffny, gumawo thor..
    Slam knal jga y..
    New reader nih, mbOb imnida..😀
    YUNJAE IS REAL!!!

  4. aaaaa…soswett !!

    Umma appa jung & kim kompk bngt ne main rahasia2an nya ..

    sempat terharu pas mrk pasang cincin,
    yunppa lelet ne baru menydri jaema adlh boojae nya..

  5. aigoo orang tua yunppa usil jga ya main rahasia2an ,
    yunjae udah sling mncintai sjak kcil ???
    dan akhirnya mreka diprtemukan kmbali
    mw kmna ja critanya , yunjae ttep ditkdirin bersatu #maksa kekekekeke

  6. After story nya ga ada kh author??
    Soalnya kebayang bakalan seru rumah tangga yunjae.. Secara kn si jejung jahilnya minta ampun.. -____-v

  7. ini ff harus di bikin epilognya biar makin manis sweet moment yunjae nya …..emang yunpa kira dy mau di jodohin sama baby dolphin apa….hahahaha… uchun sampai melototin hyungnya :D….tenang aja chun …gak ada suie ada aq sebagai penggantinya # plak# cuma butuh 1 kata tuk menyadarkan yunpa bahwa yang dijodohin sama yunpa itu adalah belahan jiwanya detak jantungnya pasangan abadinya …….yunjae is real!!!!! gomawo author sshi

  8. hwaaaaaaa so sweet………kyang…kyang….mesam mesem habis baca ni ff…kecehhhhh badai….YUNJAE JJANG….DAEBAK….aaaaa ada sequelnya dunk thor…penasaran ni ma RTnya Yunjae….

  9. Huuuu yunjae…awal na nolak bgd djodohin..lama2 ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ “̮

  10. Putra? Dijodohin? Putra sama putra di jodohin? Ciyus .. Miapa? :O *plakk ..
    Ff ini satu2nya yang buat aku bingung setengah mati ..
    *lebayynya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s