[FF] Little Story about Yunjae by @Marniee23


RULE VOTING PEMENANG TERFAVORIT

  • Reader silakan membaca seluruh FF peserta.
  • Seluruh reader diperbolehkan voting pemenang terfavorit dengan cara seperti di bawah ini.
    • Format –> VOTE. Lalu beri alasan..
    • Misal –> VOTE! Karena fanficnya lucu sekali bla bla bla..
    • Tanpa kata “VOTE” maka tidak akan dihitung voting.
  • 1 orang 1 vote dalam 1 kategori. Lebih dari 1 akan langsung dihapus.
  • Reader baru silakan tunggu moderasi comment dari kami secara berkala! ^^
  • Batas voting : 17 Mei 2013, 23.59 WIB.
  • Pengumuman : 19 Mei 2013, 20.00 WIB.
  • Kecurangan dalam bentuk apapun akan membuat peserta besangkutan di-diskualifikasi.
  • Happy reading & Khamsahamnida^^

T/N : Akan ada hadiah spesial untuk follower @Fanficyunjae, selengkapnya pantengin TL kita tanggal 11 Mei 20113, 20.00 WIB.

Little Story about Yunjae by @Marniee23

.

Little Story about Yunjae

Disclaimer : God and Themselves

Author : Jung Marni

Genre : Romance

Cast : ONLY YUNJAE, yang lain numpang lewat ^^

Warning : OOC, Cerita pasaran, Alur kecepatan, Miss Typo, YAOI! BL! Semi-Canon

.

It’s Yunjae’s story

.

.

Pagi yang indah untuk memulai hari yang cerah. Suasana kamar yang didominasi warna abu-abu terlihat damai, Hanya terdengar nafas teratur pemilik kamar sekaligus pemilik apartemen, yang menandakan sang penghuni masih berada dalam dunia mimpinya.

Jarum jam menunjukkan pukul 8 pagi, tapi tidak ada tanda-tanda sang penghuni bangun dari tidur lelapnya. Sepertinya dia cukup kelelahan, setelah kemarin berkutat dengan jadwal padatnya.

TingNong- TingNong- TingNong-

Bunyi bel tiada henti menginstrupsi tidur si namja cantik, pemilik kamar sekaligus apartemen. Dia Menggeliat pelan dan sedikit menggerutu dengan orang yang bertamu dipagi hari.

Dengan mata yang masih sedikit terpejam, sang namja cantik berjalan menuju pintu utama. Dia benar-benar mengutuk siapapun yang datang jika menyampaikan hal yang sangat tidak penting.

CKLEK.

“Annyeong, Jae Hyung.” Kim Jaejoong, namja cantik itu, mengernyit mendengar suara seseorang yang sepertinya sedikit familiar. Sedikit demi sedikit Jaejoong mencoba membuka matanya, melihat siapa tamu yang menganggu pagi indahnya.

“K-Kyuhyun?” Mata Jaejoong terbuka sempurna ketika mengetahui siapa tamunya itu. Terlihat jelas raut wajah namja cantik itu sangat terkejut.

“Hehe annyeong, Hyung!” Kyuhyun memasang cengiran andalannya dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sama sekali.

.

.

“Apa yang membuatmu datang kemari, Kyu? Tumben sekali. Mana Minnie?” Jaejoong mengambil posisi duduk dihadapan kyuhyun setelah dirinya menyiapkan sarapan kecil untuk mereka berdua. Karna sebelumnya, Kyuhyun merengek pada Jaejoong bahwa dirinya kelaparan.

“Tunggu aku selesai makan, baru aku akan ceritakan, Hyung! Dan aku kesini memang sendiri tanpa Minnie.”

“Waeyo?”  Kyuhyun hanya mengendikan bahunya.

Namja cantik itu menghembuskan nafasnya kesal. Bisa-bisanya Kyuhyun datang ke apartemennya dipagi buta dan merengek minta dibuatkan sarapan tanpa menjelaskan maksud kedatangannya terlebih dahulu. Awas saja jika bukan hal penting, Jaejoong akan mengirim Kyuhyun ke neraka! Tidak perduli meskipun namja di hadapannya ini adalah kekasih maknaenya.

“Jadi, bisa dijelaskan sekarang, Cho Kyuhyun?” Tanya Jaejoong setelah melihat Kyuhyun telah selesai dengan sarapannya.

“Begini Hyung. Err bagaimana menjelaskannya yah?” Kyuhyun terlihat gugup.

Jaejoong mengernyit melihat tingkah Kyuhyun yang tumben-tumbenan terlihat gugup.

“Dengar, Jae Hyung. Aku hanya akan mengucapkannya sekali. Jadi kau harus mendengarkannya baik-baik-.” Kyuhyun menarik nafas sebelum melanjutkan perkataannya. “-Ajarkan aku cara menggoda Minnie!” Ucap Kyuhyun dalam intonasi yang cepat.

Jaejoong mengerjap-ngerjapkan matanya. “M-mwoya?”

“Aish! Aku tidak akan mengulanginya lagi. Pokoknya kau tinggal jawab saja. Mau apa tidak?!”

“Apa kau bilang? Menggoda?”

“N-ne!” Kyuhyun meletakkan kepalanya diatas lipatan tangan yang berada di meja makan. Dirinya terlihat pasrah jika akan di ejek abis-abisan oleh namja cantik dihadapannya.

“Jeongmal?” Jaejoong masih mengerjap-ngerjapkan matanya. Mencoba memproses maksud namja berpipi chubby dihadapannya. Hey dirinya bukan tuli atau bodoh, hanya saja dia cukup terkejut dengan permintaan aneh Kyuhyun.

“Kau pikir aku tidak bersungguh-sungguh, eoh?” Kyuhyun menegakkan tubuhnya kembali, Mencoba meyakinkan Jaejoong.

“Jinjjayo? KYAAAAAAAA, Kyunnie kau terserang malaikat apa, eoh?! OMONA OMONA!” Jaejoong berteriak histeris. Dia tidak menyangka uke tipe Kyuhyun ternyata punya keinginan untuk menggoda semenya juga. Dia pikir hubungan ChangKyu hanya akan dipenuhi dengan Game, Game dan Game. Sudah dipastikan akan jauh dari hal-hal berbau ‘menggoda’ yang dimaksud Kyuhyun.

Kyuhyun menghela nafas lagi dan menunduk pasrah ketika melihat reaksi namja cantik dihadapannya. “Kalau hyung menolak. yasudah!”
“Ah ani ani, aku sangat senang sekali. Aku hanya tidak menyangka kau akan melakukan ini. Wait! Tunggu aku sebentar!”

Jaejooong bergegas lari menuju kamarnya. Sedangkan kyuhyun hanya berdoa dalam hati. Semoga ajaran ‘menggoda’ Jaejoong nanti tidak menghancurkan image evil miliknya.

.

.

“IGE MWOYA?” Kyuhyun berteriak kencang ketika melihat barang-barang yang dibawa Jaejoong. Bayangkan saja, Jaejoong membawa jepitan imut miliknya, kaus dengan kerah yang benar-benar lebar, dan celana yang super pendek. Bagaimana Kyuhyun tidak shock mendadak. Apa mau dikata jika dia memakai hal-hal seperti itu. Bisa-bisa Changmin menertawai dirinya tujuh hari tujuh malam.

“ANIYO!!!!!!!” Sekali lagi suara kencang Kyuhyun terdengar diapartemen Jaejoong.

“Kau jangan banyak protes, Kyunnie. Cepat pakai. Biasanya Yunnie sangat menyukai aku memakai seperti ini. Kau cobalah.”

“Ani ani ani!! Hyungggggg! Minnie itu bukan Yunho hyung. Yang ada Minnie akan menertawakan aku seumur hidupnya.”

“Percayalah itu tidak akan terjadi.”

“Ani, Jae Hyung! Jangan menggoda yang seperti ini.” Tampang Kyuhyun sangat melas sekali.

“Lalu?”

“Ajarkan errrr pose-pose menggoda saja. Yang seperti Hyung posting di twitter itu Hyung.”

Jaejoong hanya mengerjap-ngerjapkan matanya, kembali memproses permintaan namja dengan julukan evil dihadapannya.

.

.

‘Baby, kau mengajarkan Kyuhyun apa, eum? Kau tau? Minnie langsung menghubungiku ketika melihat foto Kyuhyun terbaru. Dia langsung berfikiran itu ulah kau. Emmm nappeun nae Joongie ne?’

Jaejoong hanya terkikik geli membaca pesan singkat yang dikirimkan namjachingunya, Jung Yunho.

‘Aigoo! Ku rasa Minnie mempunyai indra keenam, Yunnie.’

‘Jadi itu benar ulahmu?’

‘Hihihi’

‘Kau sangat nakal, Baby. Aku juga ingin melihat foto seksimu sekarang.’

‘In your dream, ahjusshi pervert! Sudah yah, konser ku akan mulai.’

‘Jahatnya L  yasudah, Fighting baby, Saranghaeyo ‘

‘Nado, Yunnie’

Jaejoong meletakkan ponselnya setelah bertukar pesan singkat dengan sang kekasih.

Namja cantik itu tersenyum puas ketika dia berhasil membuat Kyuhyun sangat seksi. Setelah Kyuhyun menolak pose-pose imut yang dia ajarkan, seperti memonyong-monyongkan bibir, mensayu-sayukan mata, dan pose terlentang dengan mata dikedipkan sebelah. Maka pose ‘kaki bathtub’ Kyuhyunlah yang menjadi pilihan mereka berdua.

Jaejoong sangat ingat disaat itu Kyuhyun menolak dengan keras Jaejoong masuk ke dalam kamar mandi dengan alasan malu.

Dan ternyata hasil foto yang Kyuhyun ambil sendiri tidak buruk. Bahkan Jaejoong dengar Changmin langsung ke dorm Super Junior setelah Kyuhyun mengupload foto itu ke weibo dan mengirimkan ke Changmin.

.

.

Sebelum konser dimulai Jaejoong menyempatkan mengambil selca untuk dikirimkan ke Yunnie-nya. Bukan selca topples atau selca menggoda lainnya. Hanya selca biasa yang menunjukkan Jam tangan dan kacamata baru pemberian Yunho kemarin ketika mereka bertemu di salah satu Bar terkenal dikorea sebelum jaejoong berangkat untuk Tour terakhirnya.

Namja cantik ini menambahka gaya pout andalannya dalam selca yang diambil. Menurut Jaejoong itu hanya selca biasa tapi menurut Yunho disana itu sangat luar biasa. Karna Jaejoong terlihat semakin bersinar dan cantik serta membangkitkan gairah dirinya.

“Jaejoong, acara akan segera dimulai, ppali!” Suara Manager Hyung membuat Jaejoong segera mematikan ponselnya. Setelah sebelumnya dirinya sempat mengirimkan pesan singkat berisi selca dirinya ke Yunho.

.

.

Tour Fanmeeting terakhir Jaejoong berjalan sukses. Sekarang dirinya bersiap untuk kembali ke korea.

Sedikit puas melihat penampilan dirinya sekarang. Namjachingunya belum mengatahui jika dirinya telah merubah warna rambut. Ah namja bermata musang itu pasti akan sangat terkejut. Memikirnya saja sudah membuat Jaejoong tersenyum-senyum aneh. Apalagi diotak geniusnya telah tersusun rapi ide yang akan dilaksanakannya.

Jaejoong tiba didepan pintu apartemen kekasihnya. Setelah tiba kekorea, namja cantik ini memilih mampir dahulu ke apartemen milik kekasihnya daripada langsung kembali ke apartemennya

Setelah emasukkan kata sandi yang diluar kepala, Jaejoong bergegas masuk kedalam namjachingunya.

“YUNNIEEEEEEEEEE, I’M COMINGGGG!!!”

Lengkingan keras Jaejoong memenuhi apartemen Yunho. Bibirnya mengerucut sebal, melihat tidak ada balasan dari sang Namjachingu.

“Pasti Yunnie masih tidur, Tsk dasar beruang!” Sembari menghentakkan kakinya, namja cantik ini berjalan cepat menuju kamar kekasihnya.

.

.

“YA! Bangun! Lihat sekarang sudah jam berapa!” Jaejoong menarik-narik selimut yang berisi gundukan besar.

“Eunghh..” Lenguh seseorang dari dalam selimut itu. Merasa tidurnya terganggu dengan pergerakan selimut yang ditarik dan suara lengkingan yang keras.

“Yunnie, cepat bangun! Kau tidak merindukanku, eoh?”

Yunho, namja didalam gundukkan selimut itu mengerjap pelan, masih setengah sadar. Namja bermata musang ini seperti mendengar suara kekasihnya. ‘Apa aku sedang bermimpi?’ Ucapnya dalam hati.

“Tsk. Yasudah dalam hitungan ketiga kalau Yunnie tidak bangun juga, aku akan pergi-” lagi suara itu makin nyata dipendengarannya. Akan Tetapi dirinya terlalu malas untuk membuka matanya. Mana mungkin Jaejoong ada disini. Dirinya kan semalam bilang akan kembali kekorea besok.

“HANA!-” Tunggu? Besok pagi?

“DUL!!! Yunnie sungguh ingin aku pergi, eoh?-”

Namja bermata musang itu mulai membuka satu matanya.

“MENYEBALKAN!” Jaejoong melempar selimut yang dipakai Yunho dan menghentak-hentakkan kakinya menuju pintu kamar Yunho.

BRAKKKK!!!

Bantingan keras pintu kamarnya menyadarkan Yunho sepenuhnya. Dirinya langsung mengambil posisi duduk diatas ranjangnya.

“Jadi yang tadi Joongie?” Mengguman kecil. Akibat baru tersadar dari tidurnya.

“Wait? Joongie?” Seakan sadar sesuatu Yunho langsung membulatkan matanya. Dan langsung loncat dari tempat tidurnya.

“Aigoo! Aku dalam masalah!”

.

.

“Sudahlah, Boo, maafkan aku.” Jaejoong mendelikkan matanya mendengar kata keramat keluar dari bibir namja bermata musang disampingnya.

Yunho merutuk dalam hati, kenapa dirinya bisa memanggil Jaejoong ‘Boo’ lagi, padahal namja cantiknya telah dengan keras menolak dipanggil dengan sebutan itu.

“A-ah m-maksud a-aku J-joongie y-ya J-joongie.” Yunho menggaruk tengguknya yang sama sekali tidak gatal.

Jaejoong menghentikkan acara makannya. Memang setelah kejadian tadi, Jaejoong memilih pergi ke dapur namjachingunya untuk membuatkan makanan. Meskipun dia sedang kesal setengah mati, dia tetap tidak akan membiarkan kekasih tampannya kelaparan karena dia sangat tahu jika Yunho belum makan sama sekali. Mengingat yunho baru bangun dari tidurnya.

Meski namja cantik ini tidak mengeluarkan suaranya sama sekali, mogok bicara sepertinya. Tapi namja berwajah kecil yang berstatus sebagai kekasihnya, tetap membuntuti kemanapun dia pergi dengan kata ‘Maaf’ yang keluar berulang-ulang dari bibir berbentuk hatinya.

Sekarang, disinilah mereka, diruang makan Yunho.

“Jung Yunho! Sudah ku bilang jangan menyebutku dengan nama menjijikan itu!”

“Mianhae! Aku hanya belum terbiasa. Tapi sungguh aku tidak bermaksud mengingatkanmu hal itu.”

Jaejoong hanya berdecih, mendengar perkataan Yunho. Memang dirinya sangat tidak suka dipanggil ‘Boo’. Karna itu mengingatkan dia pada yeoja yang DULU dianggap sahabatnya tetapi malah menusuknya dari belakang. Yeoja yang dia anggap layaknya saudara sendiri tetapi malah mencintai kekasihnya. Jaejoong bukannya benci, dia hanya sebal jika mendengar nama itu di telinganya. Entah kenapa telinganya seakan iritasi.

Untung saja ketika Yeoja itu menyatakan cinta pada Yunho, namja bermata musang itu menolaknya mentah-mentah. Yah well, meski ketika Yunho menceritakan masalah ini Jaejoong jadi marah besar. Jaejoong terlihat kacau. Mungkin shock melihat kenyataan sahabatnya ternyata mencintai kekasihnya. Mulai sejak itu Jaejoong melarang keras Yunho memanggil dia ‘Boo’, karna ‘Boo’ itu sama dengan memanggil ‘Boa’ apabila nama ‘Boa’ dilafalkan secara pelan maka akan terdengar seperti ‘Booooo-A’, sahabat yang mengkhianatinya. Sejak saat itu Jaejoong menganggap ‘Boo’ tidak boleh disebut oleh siapapun. Termasuk namjachingunya.

“Baby, aku benar-benar tidak sengaja.” Tampang Yunho benar-benar memelas.

Jaejoong kembali diam dan mulai melanjutkan acara makannya kembali.

“Jika kau memaafkan aku, aku akan membelikan satu cincin cartier keluaran terbaru.”

Namja cantik ini mendongak, sedikit tertarik dengan tawaran namja bermata musang dihadapannya.

“Dua!” Jawabnya mutlak.

“Arraseo, dua cartier baru untuk Jaejoong!”

“Ne.”

“Jadi, Kau memaafkan ku?”

“Ne.”

“Aigoo, gomawo baby.” Yunho langsung memeluk Jaejoong erat. Sedangkan namja cantik yang dipeluk hanya memutar bola matanya malas.

“Kau tidak merindukanku, eoh?” Suara Jaejoong melembut. Dia memang tidak bisa berlama-lama mendiami kekasihnya.

“Sangat.” Yunho memberikan Jarak dalam pelukannya. “Aku sangat merindukanmu.”

.

.

“Yunnie.”

“Ya, baby!” Yunho mengelus puncak kepala Jaejoong yang saat ini sedang berada dipahanya. Mereka sedang berada didepan ruang televisi.

“Yunnie, jangan pernah memanggil nama itu lagi.”

Yunho tersenyum. “Ne, baby!”

“Yakso?”

“Yakso!”

Jaejoong merubah posisinya yang tadinya tiduran menjadi duduk. Tangannya memeluk lengan Yunho erat. Dan kepalanya disenderkan dibahu Yunho.

Yunho hanya mengernyit melihat kekasihnya yang sedang bermanja-manja. Biasanya jika sudah seperti ini, Jaejoong ada maunya.

“Yunnie tidak merasa aneh dengan penampilanku kali ini?” Tanya Jaejoong menatap Yunho dengan mata doe eyes yang mengerjap-ngerjap.

Yunho mencoba berfikir. Kira-kira apa yang berubah dari penampilan kekasihnya.

“Eum?”

Jaejoong mendongak antusias, menunggu jawaban dari kekasih tampannya.

“Aigoo, kau mengganti warna rambutmu, eoh?” Jaejoong mengangguk lucu. Yunho tersenyum geli melihat tingkah Jaejoong. Dia mengacak rambut Jaejoong pelan.

“Kenapa? Aku suka dengan rambutmu yang kemarin.”

“Karna aku ingin Yunnie yang menggunakan warna rambutku kemarin untuk konser Time di saitama nanti.”

“MWO?”

“Ayolah Yunnie, sekali-kali kau membahagiakan Yunjae Shipper. Mereka kurang asupan hint darimu.” Jaejoong mulai mengeluarkan jurus puppy eyes andalannya. Membuat Yunho mendesah pelan. Karna sudah bisa dipastikan Yunho tidak bisa menolak Puppy eyes yang disuguhkan kekasih cantiknya.

“Ne ne ne baby. Aku akan merubah warna rambutku nanti. Asal….” Yunho menggantung kalimatnya.

“Eum?”

“Asal kau mau menonton konserku di jepang nanti? Eottokhe?”

“Ah tidak masalah. Aku free tanggal itu. Tanpa kau suruh pun, aku juga akan terbang kejepang untuk melihat konser opening mu.”

Yunho mengecup puncak kepala Jaejoong. “Makasih, sayang.”

“Tapi ketika dijepang nanti aku ingin naik helikopter dan melihat Tokyo Tower dari ketinggian. Oh iya, aku juga ingin berbelanja di tokyo. Tapi aku ingin ditemani Yunnie, bagaimana?” Lagi puppy eyes itu diluncurkan.

“As you wish princess.”

“Tsk. Aku ini Prince!!!!” Jaejoong mempoutkan bibir cherrynya.

“Ne, Prince yang Cantik!”

“YUNNIE!” Teriak Jaejoong.

“Arraseo, Arraseo!” Pada akhirnya Yunho selalu mengalah dengan namja cantik dihadapannya.

“Gomawo. Kau yang terbaik Yunnie.” Jaejoong memeluk Yunho erat.

“Ngomong-ngomong, bisa kau ceritakan tentang ‘kaki bathtub Kyuhyun’, baby?”

Jaejoong hanya terkikik geli.

.

.

Jepang

“Hyung, kau sudah datang?” Changmin segera menghampiri hyung cantiknya ketika melihat berdiri didepan pintu ruang latihan. Mengingat dia sudah mengetahui jika Jaejoong akan mengunjungi Jepang hari ini.

Jaejoong melepaskan kacamatanya. Bibirnya masih sibuk mengerucut, terlihat koper besar berada disisi kanannya.

“Aigoo, aku sangat merindukanmu, Hyungie!” Changmin segera memeluk Jaejoong erat. Sepertinya, namja dengan tinggi diatas rata-rata ini belum menyadari penampilan Hyung cantiknya.

“Mana Yunho?” Changmin melepaskan pelukannya. Dia mengernyit heran melihat nada bicara Jaejoong yang terlihat sangat kesal.

“Yunho Hyung sedang ke kamar man- AIGOO APA YANG HYUNG PAKAI, HAH?” Changmin langsung melotot horror melihat penampilan Hyung tertuanya.

Bayangkan saja saat ini, jaejoong tengah menggunakan Dress selutut dilapisi cardigan. Dan memakai High Heel. Dan jangan lupakan Jaejoong memakai wig dengan rambut sepundak yang membuat Jaejoong terlihat makin cantik. Semua orang tidak akan menyadari jika Jaejoong adalah seorang namja.

“Tsk. Hentikan tatapan bodohmu itu, Shim! Cepat panggilkan Yunho sekarang!”

Tanpa menunggu perintah dua kali, Changmin langsung bergegas mencari keberadaan Yunho.

.

.

“Baby, kau sudah sampai? Kenapa tidak menghubungiku?” Tanya Yunho menghampiri Jaejoong yang telah duduk disalah satu kursi diruang latihan itu.

Jaejoong menoleh dan memicing melihat Yunho, “Kau pikir sudah berapa kali aku menghubungimu, eoh?”

“Jinjjayo?”

Saat ini mereka berbicara menggunakan bahasa Korea yang sudah dipastikan tidak ada yang mengerti. Mengingat didalam ruangan hanya berisi beberapa dancer-dancer yang hanya mengerti bahasa Jepang.

“Ah kau benar Ponselku lowbat tadi.” Yunho menggaruk tengkuknya, salah tingkah.

“MEMANGNYA KAU PIKIR AKU MENUNGGUMU BERAPA LAMA DIBANADARA, EOH?” Jaejoong berteriak keras dihadapan Yunho. Dirinya spontan berdiri dan menunjuk wajah keci kekasihnya. Jaejoong terlalu sebal.

Yunho mengabaikan teriakan Jaejoong, mata musangnya membelalak kaget melihat penampilan Jaejoong saat ini.

“B-baby m-mengapa kau berpenampilan seperti ini?” Tanya Yunho Horror.

“Waeyo? Ada yang salah?” Jaejoong berkata sinis

“T-tapi..”

“Kau kira karna siapa aku seperti ini, hah?” Napas Jaejoong memburu. Kepalanya serasa akan pecah.

Bercrossdressing ria dibandara.

Menghindari Stalker.

Memakai Heels .

Menjadi pusat perhatian ketika dibandara karna tingkah anehnya.

Dan kekasihnya yang berjanji akan menjemputnya malah melupakannya.

“Aku berani bersumpah ini terakhir kalinya aku seperti ini, Jung! Kau benar-benar menyebalkan!”

Jaejoong menghentak-hentakkan kakinya kasar dan melempar wig terkutuk yang dikenakannya tadi. Namja cantik ini segera keluar dari ruang latihan, meninggalkan Yunho yang masih tidak bergeming dari tempatnya.

Changmin segera menghampiri Yunho yang terlihat masih memproses kejadiannya yang menimpanya.

Entah karna terkejut dengan teriakan Jaejoong, atau-

Terlalu terpana dengan penampilan Jaejoong? Molla, hanya Yunho dan Tuhan yang tahu jawabannya.

Namja jangkung ini menepuk bahu Yunho pelan, “Aigoo kau benar-benar dalam bahaya Hyung.”

Sedikit meringis melihat nasib yang akan menimpa Leadernya nanti.

.

.

FIN!!

.

.

.

9 thoughts on “[FF] Little Story about Yunjae by @Marniee23

  1. Vote, keren chingu! Coba jangan oneshot, kan pengen baca terusannya lg.

    Seandainya ada lanjutan pas yunho ngejar2 Jae2 yg ngambek. Pasti makin seruuuuuuuuuuu!!

  2. VOTE!!

    ini ff ringan bgt. konfliknya juga gak bertele-tele. kekeke apalagi pas JJ disogok Cartier masa iya lgsg mau baikan X_X

    bagus serasa nyata pokoknya😀

  3. VOTE ! Aku suka ceritanya gurih renyah tapi engga garing, hehehe .. konfliknya nya juga ringan .. Keren keren .. *sambil bayangin jae berdresscode ria*😀

  4. VOTE deh! aku udah baca smw ff yg dilomba-in. tp ini yg bikin ngakak. wkwk
    apalagi pas adegan Kyu mnta diajarin gaya ‘menggoda’, aduh gak kebayang si jae ada dibalik ini semua. kekeke

  5. Vote…

    Boo is boa -,- aduh terdoktrin nih jdx. Tp scr keseluruhan bagus ceritax. Gak bertele2, gak ada adegan mewek2an. Maklum aku pecinta yg fun fun and konflik cepet kelar.

    Marni-sshi fighting😉

  6. Waktu penilaian secara resmi kami tutup. Terimakasih atas partisipasi seluruh peserta & reader. Semoga menang yah, Hwaiting! Happy 2nd Annive Fanficyunjae… Yunjae Jjang! ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s