[FF] Only You by @dferdyna


RULE VOTING PEMENANG TERFAVORIT

  • Reader silakan membaca seluruh FF peserta.
  • Seluruh reader diperbolehkan voting pemenang terfavorit dengan cara seperti di bawah ini.
    • Format –> VOTE. Lalu beri alasan..
    • Misal –> VOTE! Karena fanficnya lucu sekali bla bla bla..
    • Tanpa kata “VOTE” maka tidak akan dihitung voting.
  • 1 orang 1 vote dalam 1 kategori. Lebih dari 1 akan langsung dihapus.
  • Reader baru silakan tunggu moderasi comment dari kami secara berkala! ^^
  • Batas voting : 17 Mei 2013, 23.59 WIB.
  • Pengumuman : 19 Mei 2013, 20.00 WIB.
  • Kecurangan dalam bentuk apapun akan membuat peserta besangkutan di-diskualifikasi.
  • Happy reading & Khamsahamnida^^

T/N : Akan ada hadiah spesial untuk follower @Fanficyunjae, selengkapnya pantengin TL kita tanggal 11 Mei 20113, 20.00 WIB.

Only You by  @dferdyna

 

TITLE  “ONLY YOU”

WRITED BY  DYNA YUNJAE

PAIRING YUNJAE

CAST   : KIM JAEJOONG (MAIN CAST)

                  JUNG YUNHO

                  PARK YOOCHUN

                  KIM JUNSU

                  SHIM CHANGMIN

GENRE : FANON

RATE    : T / PG-17

SUDUT PANDANG (POV) KIM JAEJOONG

 

Yya! Dengan nekatnya saya ikut lomba. inilah hasil dari pikiran saya. Ff yang kurang berkualitas ini murni hasil pemikiran saya sendiri. Ff ini sebnarnya canon namun berhubung saya bukan stalker didunia nyatanya YUNJAE ceritanya agak ngawur dan banyak penambahan dari pikiran-pikiran minim saya.

Okeh dari pada banyak bicara langsung ajah kali ya

hehehehe

 

Happy Reading^^~

 

Persamaan bukanlah penghalang jika disekitar peka terhadap cinta kita

Jangan pernah merasa takut dengan kegelapan karena besok akan terang

Jangan pernah pasrah seperti daun yang selalu ikut kemana angin berhembus dan menghempaskannyaHanya aku kau dan mereka yang mencintai kita yang tahu seberapa dalam perasaan itu

Percayalah hanya kau dan kau harus percaya hanya ada aku didalam lubuk terdalam itu

TOK…TOK…TOK…

“Masuklah!.”

 

CEKLEK

“hyung, apa aku mengganggu?”

“Kau ada perlu denganku?.”

Aktor tampan merajai drama bermarga Park itu tersenyum tipis. Menutup pintu sebelum menghampiri teman baik yang sudah dianggap sebagai saudara kandungnya sendiri.

“aku hanya ingin bercengkarama saja padamu. Kau sibuk sepertinya hyung.”

“tidak juga. Aku hanya membuat lirik lagu.”

“hyung….?”

“hum…

“apa kau tak pernah berfikir ingin menikah dengan wanita?”

Mataku membulat seketika mendengar pertanyaan sahabat baikku sendiri. Apa yang membuatnya bertanya hal yang menurutku tidak penting. Bukankah dia tahu aku mencintai kekasihku Jung Yunho. Aku memberhentikan gerakan bolopoinku. Menatapnya sekilas, tersenyum simpul tanpa menjawab pertanyaan konyolnya.  Dalam hitungan detik kembali aku mengoreskan tinta diatas kertas menciptakan rangkaian kalimat untuk sebuah lagu.

“aku serius dengan pertanyaanku hyung.”ucapnya penuh penekanan

“kembalilah ke kamarmu!. Besok kita harus kembali ke Seoul.”balasku tanpa menatap wajahnya dengan jari-jariku yang masih sibuk menggerakan bolpoin “Hah!.” desahnya kesal menepuk pundakku sebelum berlalu. Kulihat wajahnya yang tersenyum simpul dan keluar menutup pintu kamarku kembali. “ada berita buruk apalagi hari ini. sehingga si jidat itu memberi pertanyaan konyol.”pikirku

Aku menyibakan selimut yang menutupi setengah dari tubuhku dan beranjak dari ranjang tidurku. Kertas bolpoin sejenak aku abaikan diatas nakas. Kini giliran tablet yang bersamaku. “AIGO… Yawang  Jung Yunho Boa…!” Aku memekik terkejut melihat mention para followersku di twitter. “Apa ini?”.

Dengan gerak cepat aku menelusuri semua yang berhubungan dengan itu. sampai akhirnya aku menemukan salah satu shipper Korea yang dapat aku mengerti bahasanya. “Boa berhubungan lagi dengan Yunho?. Lalu bagaimana dengan umma kita?”

Membacanya membuat kepalaku sakit sebelah. “Jung kau ingin membuat pikiranku kacau lagi,eoh?”gerutuku sendiri.  “kalau si senior ini memang centil. Apa tidak ada lagi Jung-Jung yang lain. Aku paham Jung yang satu ini tampan. Tapi tidak perlu sebegitu obsesinya. Dia hanya mencintaiku hanya mencintai Kim Jaejoong.”gerutuku semakin tidak jelas

Sebaiknya aku menghubungi beruang kutubku segera. Aku harus meminta penjelasan darinya. Urusan belakang  jika dia nantinya menceramahiku. “kau terlalu manja boo.” “pikiranmu selalu jelek padaku”. Apa kau belum merasakan seberapa dalam cintaku padamu.”. sangat bosan aku mendengar kalimat itu berulang-ulang. Aku tidak akan jera selama aku penasaran. Aku Kim Jaejoong kekasihnya. Wajar jika aku selalu berpikir buruk jika ada berita aneh sampai ketelingaku.

 

TUT…TUT…TUT…

“Boo….

“aku butuh penjelasan.”paksaku memotong ucapannya

“ Ini sudah malam aku sangat lelah butuh istirahat. Besok kita bicarakan boo.”

“Kau…

“baiklah, bicaralah apa yang perlu aku jelaskan padamu.”

“ada apa dengan senior centilmu itu?”

“Yya, kau yang centil boo.”

“Yya!. Aku sedang tidak bercanda denganmu beruang kutub mesum!.”

“Baiklah, seniorku yang mana hum?”

“Siapa lagi kalau bukan noona Boa.”

“centilku terbakar api cemburu hum?”

“Yya!. Aku serius beruang kutub. Kau melecehkanku.”

“Aku ingin menggigitmu boo”

“gigit saja guling disampingmu. Jawab aku, apa kau menjalin hubungan buta dengannya,eoh?”

“aku benar-benar ingin menggigitmu boo.”

“Yya!.Beruang kutub babo. Kau benar-benar mempermainkanku.”

“aku mencintaimu centil. Mana mungkin aku menjalin hubungan buta dengan yang lain. Haaa hoamz… sudah aku mau tidur.”

“tidak boleh!.”

“kau terlalu manja boo. Kau selalu berpikir jelek tentang diriku. Apa tidak peka dengan rasa cintaku yang dalam. Tidurlah!. Atau kau tidak akan melihat matahari besok.”

“hiks…hiks…hiks…

“kau menangis boo….

“beruang kutub babo jelek buncit menyebalkan dan aku sangat membenci dirimu ahjusshi mesum!.”

“aku mencintaimu boo”

“dan aku sangat mencitaimu beruang mesumku”

“sekarang kau tidurlah centil!”

“maaf sudah mengganggumu beruangku”

“heum….

 

FLIP

Berita media masa dari majalah, surat kabar, internet hingga jejaring sosial belakangan ini ramai dengan berita kedekatan priaku dengan senior satu agensinya bernama Boa.aku tetap percaya dengan priaku daripada suara lantang yang ricuh terdengar sangat buruk ditelingaku. Bukannya berita itu sudah lama. Bahkan, ketika aku masih satu agensi dengan mereka. Kenapa harus diulang kembali.

 

TIK TOK TIK TOK

Suara detak jam semakin jelas terdengar ketika hari semakin larut dalam kegelapan. Walaupun aku percaya dengan priaku dan hati kecilku. Aku merasa sesak, ada rasa takut dan cemas menggelayuti pikiranku.

“Wine”.hanya tetesan air ini yang mampu menghilangkan kegusaran hatiku walau hanya beberapa jam saja. Setidaknya untuk sejenak aku berada didunia fantasiku.

Berapa ribu tetes air biadab itu aku mengalir dalam aliran darahku tidak perduli. Persetan dengan tubuhku yang akan lemah dan ringkih tak berdaya. “Menyiksa” aku memang ingin membuat tubuhku hancur perlahan agar dapat menikmati kesakitan atas hidup dan cintaku.

CEKLEK

“Hyung…kau mabuk lagi!.”tanya pria manis bertubuh padat bernama Kim Junsu yang melongokan kepalanya dari balik pintu.“Pikirkanlah hidupmu selanjutnya. Kau hidup didunia ini cuma sekali. Apa kau tidak ingin bahagia dengan orang yang kau cintai.”tambahnya

“aku hanya mencintai beruangku. Kau tahu kan siapa beruang nakalku itu. JUNG YUNHO HANYA JUNG YUNHO. AKU TIDAK MENCINTAI SIAPAPUN DAN TIDAK AKAN PERNAH MAU MENCINTAI SIAPAPUN. MENGERTI!!!.”

Dengan langkah cepat. Pria manis bertubuh padat itu menarik tubuhku membawaku dalam kamar mandi. Aku sama sekali tidak memberontak karena pikiranku dibawah alam sadar.

BYURRR

“ARGHHHH….”

“Aku lakukan ini karena aku menyayangimu. Aku tidak ingin melihatmu seperti ini. kau bukan sekedar teman bagiku. Aku sudah menganggapmu sebagai saudara kandungku sendiri.”

“Keluar kau dari kamarku dan  jangan mencampuri urusan pribadiku!.”teriaku memekik kesal padanya

“Kalau kau mencintainya katakan padanya publikasikan hubungan kalian ke media masa. Dan menikahlah dinegara yang menerima pernikahan sipil sesama jenis.bahagialah, kalian sudah tua. Aku bosan melihatmu yang selalu menyiksa dirimu sendiri.”

“Bicara apa kau. Tahu apa kau tentang hubunganku dengannya. Aku bahagia denganya walau dirahasiakan. Lagipula, diluar sana masih banyak pendukung kami. Apa kau melupakan ada YUNJAE SHIPPER!.”

“Kalau kau mencintainya dan merasa tidak tersiksa. Aku harap kau percaya pada beruangmu itu. jangan berbuat konyol dan menyiksa dirimu sendiri. Kurangi meminum air penyiksa itu!.”

“Yya, Kim Junsu siapa bilang aku tidak mempercayainya.”

“Buktinya kau yang terlihat konyol dengan minuman penyiksamu itu!.” kesalnya yang kemudian membanting keras pintu kamar mandi

Aku meringkuk didalam selimut tebal berwarna putih. Hati dan pikiranku benar-benar tidak tenang. Beribu pertanyaan terlintas dibenaku. Bagaimana jika ketakutanku selama ini menjadi kenyataan. Perlahan aku menutup mataku. Mencoba melepaskan roh dalam jasadku untuk beberapa jam walaupun sebenarnya aku tidak bisa tidur.

“boo aku sangat mencintaimu. Kenyataan ini sungguh pahit tapi aku harus tegas mengambil tindakan. Hatiku hanya untukmu namun ragaku untuk wanita yang akan aku nikahi.” “ARGGRHH….”refleks aku terlonjak dari tidurku.

Mimpi jelek apa aku barusan. Mengacak-acak frustasi rambutku dan beranjak dari ranjang. Suasana malam ternyata lumayan baik untuk menenangkan pikiranku. Terlihat beberapa mobil melintas di jalan besar dan lampu-lampu malam yang memiliki rupa warna. “hah” desah pendekku menyandarkan tubuhku dipinggir jendela. Memainkan kain gorden sambil terus memandang arah keluar jendela menikmati suasana malam.

 

TOK…TOK…TOK…

 

“Ngh.”gumamku kecil mendengar suara ketukan pintu kamarku. “pasti si bokong bebek dan jidat lebar itu merasa bersalah padaku.”pikirku.

 

CEKLEK

“Selamat Malam.” Mataku membelalak melihat orang dihadapanku sekarang. “si…siapa kau..”balasku gugup. Jelas saja, orang berjaket kulit coklat memakai topi dan masker hitam dihadapanku sekarang. “aku mau masuk boo.”suara bass kerasnya berubah jadi manja. “Yya, beruang kau mengaggetkanku saja. Kenapa kau berpakaian monster begitu. Kau pikir kau siapa!.”kesalku memukuli tubuh tegabnya.

Dengan gerak cepat dia membekap mulutku mendorong tubuhku masuk. “centil bodoh.”ucapnya menghimpitkan tubuhku didinding menatap mataku dalam. “kau selalu berpikiran jelek padaku.”tambahnya memukul keras dahiku. Aku hanya meringis memalingkan wajahku dari tatapan tajamnya. “lihat aku!.”bentaknya memukul bokongku

Perlahan aku melihatnya merasa tidak sanggup aku segera menundukan wajahku. “kau jahat”lirihku beruang tampanku terkekeh geli mendengarnya. Tangan panjang besarnya langsung melingkar erat ditubuhku mengusap-usap pelan punggungku. “aku jahat?” balasnya pelan ditelingaku. “hum”membalas pelukan hangatnya.

“buatkan aku coklat hangat boo!.”pintanya yang kini berbaring diatas ranjangku. Sementara aku sedang mengambil pakaian ganti tidurnya di lemari. Aku hanya tersenyum tipis melihatnya yang berguling kesana kesini memainkan ponselku. “apa yang sedang kau perbuat tuan Jung?” tegurku mendekatinya membawa sepasang baju piama ditanganku. “melihat foto centilmu.” balasnya tersenyum beranjak duduk diranjang. “ganti bajumu segera. Secepatnya aku membuatkan coklat hangat untukmu.”ujarku mengusap wajah tampannya

“Yya, boo kenapa piamamu seperti ini.” teriaknya memekik. Aku segera menemuinya ditempat tidur. Dengan tatapan datar dia membentangkan piamanya menunjukannya padaku. “ada masalah?”tanyaku polos. Dia hanya terdiam memajukan bibirnya kedepan.“kau tidak menyukainya?”tambahku lagi. “apa kau yakin aku memakai baju piama berwarna merah muda dengan motif gajah kartun seperti ini?.” ungkapnya datar. Aku terkekeh geli mendengarnya. “kau jadi wanitaku”godaku padanya. “hey centil apa maksudmu?” tanyanyanya menatapku horor. “aku rasa kau mengerti maksudku cantik.” jawabku semakin menggodanya.

Dengan terpaksa pria tampanku memakai piama yang aku beri padanya. Piama berwarna merah muda bermotif gajah kartun. Sebnarnya aku merasa aneh. Tapi mau bagaimanalagi, kapan aku bisa mengerjainya seperti ini. “ini coklat panasnya.”ujarku meletakan diatas nakas sebelah ranjang.

Dia tersenyum manis meraih mug berisi cokelat panas yang aku buat untuknya. Seperti anak kecil ketika dia meniup – niup kecil coklat panas itu sebelum meminumnya. “apa kau lelah?” tanyaku padanya yang kini duduk disebelahnya. Perlahan ku usap- usap punggungnya. “tidak juga jika aku bertemu denganmu.”balasnya meletakan mug kembali diatsa nakas.

DRTT….DRTT….DRTTT (getar ponsel Yunho di nakas)

“Yya!.Shim changmin ada apa kau menelponku?”bentak yunho

“aku sudah didepan kamar hotel Jaejoong hyung. Cepatlah buka pintunya!.”

“Bersabarlah!.”

 

FLIP

“Ada apa?”tanyaku menaikan alis. “bukakan pintu untuk voldemin.”ujarnya menghempaskan ponsel diranjang dan kembali meminum coklat hangatnya.

Segera aku berjalan kearah pintu keluar untuk membukakan pintu. “Hyung, kau pikir aku satpam hotelyang harus berdiri 24 jam didepan kamarmu!.”teriaknya memekik. “siapa yang menyuruhmu dating kemari.”bentakku membela diri.

Tanpa disuruh masuk pria bertubuh jangkung itu masuk sembarangan. Jelas saja aku terkejut walaupun dia sudah aku anggap seperti adik kandungku sendiri. “Yya! Shim Changmin apa yang kau lakukan!.”teriak yunho dari dalam. Segera aku menemui mereka. Aku melihat jangkung sudah mengobrak abrik seluruh isi kulkas.

“Kalian akan menikmati malam ini. Jadi, biarkan aku menikmati malamku bersama makanan- makanan ini.”ucapnya tanpa dosa membopong semua makanan penuh ditangannya. “Kalian tenang saja, aku akan tidur dikamar YooSu hyung.” Tambahnya tersenyum lebar menampakan barisan gigi-gigi ratanya.

Angin mengalun lembut namun menusuk dalam pori-pori kecil. “dingin?”gumamnya. aku menolehkan kepalaku, tersenyum melihatnya yang berdiri disampingku. “kita masuk saja.”ujarku padanya. Namun, priaku  malah merangkul tubuhku memberikan sebuah kehangatan. “bagaimana sekarang?” tanyanya pelan. “lumayan.”balasku pendek

 

Senyum manismu mengubah diriku menjadi lemah

Tatapan tajammu mengubah diriku menjadi orang yang tak berdaya

Sentuhanmu mengubah diriku menjadi kaku

Kau yang memecahkan misteri kelemahanku

 

“Ngh… sejak kapan kau pandai bersyair seperti itu?” tanyaku. Pria tampan bermata musang disampingku hanya tersenyum manis dan mengecup lembut pipiku. “kau sama sekali tidak romantis tuan Jung!.”aku tertawa kecil membelai wajah tampannya. “mulai sekarang aku akan jadi pria romantis. Bukan begitu tuan Kim?.” Kembali aku tertawa mendengar ucapannya. “untuk apa?” sambungku.

Perlahan dia mengubah posisi tubuhku menghadapnya. Wajah kecil tegasnya hanya berjarak beberapa senti dari wajahku. Mata tajamnya menatap dalam mataku. “ungh” gumamku kecil. Ronggaku serasa sesak jika ditatap seperti ini. apa yang akan dia lakukan padaku. Ku gigit bibir bawah untuk menghilangkan gugup.

“Kau ingin memberiku sebuah ciuman?”tanyaku polos. Tanganya merengkuh pinggangku. Pria tampanku semakin mendekatkan wajahnya. Hingga kini tidak ada jarak diantara kami. “aku ingin menyentuh hatimu terlebih dahulu.”balasnya mengela nafas segar yang dapat aku rasakan. “bukanya kau sudah menyentuh hatiku?”.tanyaku lagi yang semakin gugup. Dia tersenyum tipis membuat ronggaku semakin sesak dan nafasku seakan tercekat. “lebih dalam lagi, boleh?”.

Aku memejamkan mataku saat bibirnya menyentuh bibirku dan melumatnya lembut. Betapa bahagianya aku saat ini. malam ini orang yang aku cintai memberi kesan yang terindah. Aku berjanji pada diriku sendiri. Tidak akan pernah mudah terhasut dengan kabar yang tidak benar. Hanya kau cintaku dan hanya kau yang aku percaya Jung Yunho.

“seseorang yang sudah aku pilih untuk aku cintai. sesosok mahluk Tuhan yang aku yakini hanya diciptakan  untukku. Tuhan tidak akan pernah rela memisahkan cinta yang murni dan tulus.” Lirihnya ditelingaku. Aku tersenyum bahagia mendengarnya. Perlahan ku telusuri wajah tampannya menggunakan jari-jariku. “Jung Yunho aku mencintaimu.”ungkapku mengecup singkat bibirnya

END

 

2 thoughts on “[FF] Only You by @dferdyna

  1. Waktu penilaian secara resmi kami tutup. Terimakasih atas partisipasi seluruh peserta & reader. Semoga menang yah, Hwaiting! Happy 2nd Annive Fanficyunjae… Yunjae Jjang! ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s