[YUNJAE] Rainy Season – 2nd Story – Rainy Inspiration


Annyeong haseyooo

nTiiiee is back

Rainy Season is back

^.^v

Selamat menikmati!!!

Tittle : RAINY SEASON SECOND STORY – RAINY INSPIRATION

Author : nTiiiee

Summary : Hujan membawa inspirasi dan cinta mengantarkan pemahaman.

RAINY INSPIRATION

Jaejoong mengantuk-antukkan jidatnya pada dinding kaca yang membatasi dirinya dengan hujan diluar sana. Matanya menatap kosong pada setiap tetes air hujan yang jatuh membasahi kota.

“Kamu kenapa sih Jae?” Heechul bertanya dengan nada jengah.

“Iya Joongie oppa, jangan dijedotin dong kepalanya! Nanti kacanya pecah loh,” Taeyeon berkata santai.

“Kalau kaca pecah bisa ngasih inspirasi biarin deh dia pecah,” Jaejoong menjawab lirih.

“Jaejoong please, ku pikir kamu cukup pintar, kalau mau mecahin kaca pake kursi nih!” Heechul berkata dengan kesal.

“Memangnya Joongie oppa butuh inspirasi untuk apa?” Taeyeon bertanya.

“Lukisanku. Pamerannya seminggu lagi dan aku belum buat apa-apa.” Jaejoong menghela napas.

“Tumben. Biasanya kamu menunggu hujan buat dapat inspirasi. Nah ini sudah hujan. Malah sudah seminggu hujan turun hampir setiap hari,” Heechul bertanya.

“Makanya aku bingung ini. Hujannya sudah ada, mood sudah datang, kasur sudah dilipat, selimut sudah masuk lemari, tapi inspirasinya tetep hilang.” Jaejoong mulai mengacak rambutnya, frustasi.

“Coba kamu hujan-hujanan sana Jae! Mungkin inspirasimu bakal datang kalau kamu sudah basah kuyup.” Taeyeon tertawa mendengar saran dari Heechul.

“Sembarangan ih Heechul oppa. Basah kuyup sih yang ada sakit, bukan dapat inspirasi.” Taeyeon tertawa.

“Tapi idenya patut dicoba.” Jaejoong menegakkan posisi duduknya.

“Aduh Joongie oppa, jangan aneh-aneh deh. Kalau oppa hujan-hujanan trus sakit gimana? Malah makin ribet urusannya,” Taeyeon mengomel.

“Coba aja Jae! Kalau nantinya sakit kan malah bisa alasan. Mungkin pamerannya bisa ditunda,” kata Heechul menyemangati.

“Oppa ih, kok malah disemangatin sih!” Taeyeon semakin mengomel.

“Biarin aja Taeng. Daripada dia jedotin kepalanya ke kaca. Lagian sekali-sekali perlu tuh melakukan sesuatu diluar kebiasaan. Biar hidup kita tidak monoton,” jawab Heechul, santai.

“Setuju. Melakukan sesuatu diluar kebiasaan. Quote bagus tuh Hyung.” Jaejoong kembali bersemangat.

“Ya terus barang-barang Oppa? Mau ikutan dihujan-hujanin juga?” Taeyeon masih tidak sependapat dengan dua sahabatnya.

“Taeyeon sayang, Joongie kan punya kamu buat dititipin. Titip ya Taeng, pleaseee…” Jaejoong memohon. Taeyeon menggangguk saat akhirnya dia menyerah. Percuma, apapun yang dia katakan Jaejoong akan tetap memilih hujan-hujanan demi inspirasi.

***

Jaejoong berlari-lari kecil ke arah taman kota. Hujan saat ini tidak terlalu deras, namun cukup untuk membuat tubuh Jaejoong basah dalam sekejap. Tapi Jaejoong tidak peduli. Jaejoong butuh inspirasi. Bukan sekedar inspirasi tetapi sesuatu yang lebih fresh. Sesuatu yang berbeda dari biasanya. Untuk itu Jaejoong harus merubah sudut pandangnya.

Jaejoong berdiri ditengah-tengah taman. Sebenarnya tidak banyak hal yang bisa Jaejoong perhatikan. Hujan begini mana ada orang yang mau main ditaman. Mereka lebih memilih untuk berteduh diemperan toko atau sekalian saja masuk ke dalam toko.

Tapi Jaejoong tetap berdiri ditempatnya, memandang ke sekelilingnya, mencari sesuatu yang bisa jadi bahan tulisannya. Baju yang Jaejoong kenakan sudah basah hingga ke bagian dalam. Jaejoong mulai menggigil, tapi dia tidak ingin menyerah sebelum mendapatkan yang dia inginkan.

Tiba-tiba Jaejoong tidak lagi merasakan air hujan membasahi tubuhnya. Aneh, padahal hujan turun semakin deras. Jaejoong menegadahkan kepalanya. Payung. Dengan cepat Jaejoong membalikkan badannya hingga ia berhadapan dengan seseorang.

“Yunho…” ucap Jaejoong lirih.

“Hujan-hujanan sampai menggigil tidak akan memberimu inspirasi Boojae.” Yunho berkata seraya memasangkan jaket ditubuh Jaejoong.

“Hanya akan membuatmu sakit, Boo.” Yunho menggenggam tangan Jaejoong, berusaha menghangatkan tangan halus yang mulai dingin itu.

“Tapi aku butuh inspirasi, Yun…” Jaejoong berkata dengan suaranya yang mulai bergetar.

“Aku tahu Boo. Tapi bukan berarti harus membuatmu sakit dulu kan?” Yunho menarik Jaejoong ke dalam pelukkannya.

“Yun, aku basah.” Jaejoong menolak pelukan Yunho dengan sedikit mendorong lelaki tampan itu.

“Ya, dan kamu menggigil.” Yunho memeluk Jaejoong erat.

“Tapi kamu jadi ikut basah.” Jaejoong tidak membalas pelukan Yunho, namun dia juga tidak menolaknya.

“Yang penting kamu tidak kedinginan lagi.” Yunho mempererat pelukkannya.

“Mian,” bisik Jaejoong, tangannya bergerak membalas pelukkan Yunho.

“Ayo kita pulang!” Yunho melepaskan pelukkannya untuk merangkul bahu Jaejoong. Jaejoong menggelengkan kepalanya.

“Aku belum dapat inspirasi. Aku butuh inspirasi, Yun.” Jaejoong menatap Yunho, memohon.

“Yang kamu butuhkan sekarang adalah baju ganti dan segelas cokelat panas.” Yunho tersenyum sambil menuntun tubuh Jaejoong meninggalkan taman.

“Segelas cokelat panas?” Jaejoong menatap Yunho tidak mengerti.

“Ya. Segelas cokelat panas akan menghangatkan mu dan membuatmu bisa berpikir lebih jernih.” Yunho tersenyum kemudian mengecup kening Jaejoong. Namun Jaejoong masih saja menatapnya dengan bingung.

“Kau selalu menatap hujan untuk mendapatkan inspirasi bukan? Jadi cobalah menatap hujan dengan segelas cokelat panas digenggamanmu. Itu akan membuatmu rileks dan bisa berpikir lebih jernih.” Yunho tersenyum hangat. Jaejoong mengangguk-anggukkan kepalanya. Namun tiba-tiba Jaejoong menghentikan langkahnya membuat Yunho menatapnya bingung.

“Yunho…” Senyum menggembang diwajah cantiknya.

“Ya?” Yunho bertanya tidak mengerti. Alih-alih menjawab, Jaejoong mengalungkan tangannya dileher Yunho. Ditempelkannya bibir merah cherry nya pada bibir berbentuk hati milik Yunho. Yunho yang terkejut hanya diam tidak membalas kecupan Jaejoong.

Jaejoong menjauhkan wajahnya. Senyum masih menghiasi wajahnya yang kini merona. Matanya menatap langsung ke mata Yunho.

“Jung Yunho, you are my biggest inspiration. Saranghae.”

Kata terakhir dari Jaejoong membuat Yunho sadar dari syoknya. Tersenyum, yunho menarik tengkuk Jaejoong kemudian menempelkan kembali bibir mereka yang sempat terpisah.

***

 Hot chocolate Rain

Fin

Terima kasih sudah membaca

silakan tinggalkan komentar kalian

silakan menantikan Rainy stories selanjutnya

salam kecuuppppp

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s