FF YunJae/Beating Heart/YAOI/Part2A


Title : Beating Heart

Genre : Romance

Rate : PG 13

Pairing : YunJae

Cast : TVXQ

Author: Yunhaneul aka YR

Soundtrack : Beating Heart – Ellie Goulding

———————————————————————————————————————————————————-

JAEJOONG’S POV

Pukul 05.00 am KST

“Emmm .. Kenapa berisik sekali sih?!” Gumamku

“Hei Jaejoong, cepat bangun!” Ucap seseorang yang suaranya familiar di telingaku.

Aku mulai membuka mataku, sedikit sinar mulai menerobos masuk ke kedua bola mataku. Aku masih belum sepenuhnya sadar.

“Dimana aku? Sepertinya kemarin aku bermimpi mengikuti wamil.” Pikirku

“Jae~ah.. ppali!! Aku tidak bisa menunggumu lebih lama. Kita harus apel pagi ke lapangan” Rengek seseorang.

Setelah aku mengerjab-erjabkan mataku dan nyawaku mulai terkumpul..

“Ternyata aku tidak berimpi” Kataku kembali meyakinkan diriku

“Apa lagi sih yang kau pikirkan?! Aku duluan ya~!” Kata Junsu sambil berlari keluar dari barak.

“Aish! Apel pagi!” Kataku sedikit berteriak

Aku benar-benar lupa jika harus melakukan apel pagi. Aku buru-buru mengenakan pakaian prajurit dan berlari ke lapangan.

Kulihat semua orang tengah berbaris di lapangan. Aku berlari menuju barisan namun sialnya komandan melihatku datang terlambat.

“Siapa yang baru saja bergabung di barisan?” Teriaknya dari arah depan

“Emm.. saya Komandan, Kim Jaejoong” kataku sambil mengangkat tangan

“Kim Jaejoong keluar dari barisan dan lari keliling lapangan 10x !” Perintah Komandan.

“Siap Komandan!” Kataku

Kemudian aku keluar barisan dan mulai berlari mengelilingi lapangan.

“Kenapa aku sial sekali sih?!” gumamku kesal

Aku terus berlari dan berlari tanpa tau sudah berapa putaran. Apel pagi pun telah selesai dan barisan dibubarkan. Namun aku masih berlari berkeliling lapangan.

“Ini minumlah” kata seseorang sambil menyodorkan sebotol minuman mineral.

Tanpa pikir panjang aku ambil botol itu kemudian meminumnya.

“Kamsahamnida” kataku

“Sekarang istirahatlah, setelah ini ada latihan fisik” katanya sambil berlalu meninggalkanku

“Siapa dia? Sepertinya dia bukan peserta wamil. Aku tidak melihat wajahnya sedari kemarin.” Pikirku

“Jaejoong~ah!” tiba-tiba Junsu datang dan memanggilku.

“Aish Kim Junsu, kau mengagetkanku saja!” Dengusku kesal

“Mianhae Jae, maaf juga tadi pagi aku meninggalkanmu.” Sesal Junsu

“Ani~ tidak apa-apa Junsu~yah. Aku yang salah, lagipula aku juga tidak mau kau dihukum sepertiku.”

“Besok kau harus bangun lebih pagi, Jae” kata Junsu

Aku hanya mengangguk

“Hmm Junsu~yah, apa kau tau orang itu?” Tanyaku pada Junsu sambil menunjuk orang yang baru saja berlalu dari pandanganku.

“Aku juga tidak tau orang itu Jae, tapi sepertinya dia anggota prajurit R.T.O.C.”

“R.T.O.C?” Tanyaku penasaran

“Ya R.T.O.C itu singkatan dari Reserve Officer Training Corps program ini seperti sekolah atau training taruna di negara kita. Bagi orang yang tidak diterima di Sekolah militer di Korea maka ia akan masuk Universitas umum dan mengikuti program R.T.O.C dari kampus mereka. Jika ia berhasil menjalani program ini selama 4 tahun maka ia bisa menjadi anggota militer di Negara kita.” Jelas Junsu detail

Aku hanya mengangguk dan mencoba mencerna omongan Junsu.

Tidak terasa waktu istirahat 10 menit telah berakhir, sirine pun telah berbunyi menandakan bahwa kami harus kembali lagi berkumpul di lapangan.

Tidak memakan waktu lama stelah suara sirine berhenti kami pun sudah berbaris rapi. Komandan sudah siap berada di depan barisan kami dan siap memberikan instruksi.

“Baiklah.. waktu istirahat telah selesai dan latihan fisik akan segera dimulai, namun sebelumnya dari 200 peserta wamil tingkat I kalian akan dibagi menjadi 10 kelompok yang masing-masing terdiri dari 20 orang. Dari setiap kelompok akan diawasi oleh 1 taruna R.T.O.C. Seperti yang kalian liat di depan barisan kalian sudah terdapat 10 orang taruna yang akan menjadi pengawas kalian”

Kulihat orang tadi yang membantuku berdiri di hadapan barisanku dan Junsu. Pantas saja dia terlihat berbeda dengan kami. Badannya tinggi dan proposional. Jelas sekali dia bukan peserta wamil biasa.

Setelah Komandan selesai memberikan instruksi maka para taruna mengambil alih pelatihan fisik ini. Para taruna itu pun menginstruksikan kami untuk mengemas barang-barang kami dari bangsal kemudian meninggalkan lapangan dan memerintahkan kami untuk pergi menuju barak kelompok baru kami. Barak kelompok kami ternyata tidak jauh dari lapangan. Setelah sampai di barak, orang tersebut meminta kami untuk membentu barisan dan duduk.

“Kalian sudah sampai di barak kalian. Selama proses pelatihan fisik selama dua minggu kalian akan tinggal disini. Dan aku akan memberi pelatihan dan juga mengawasi kalian. Namaku Jung Yunho dan tendaku tidak jauh dari barak kalian. Jadi jika ada apa-apa kalian bisa datang ke tendaku. Sekarang kalian bisa menaruh barang-barang kalian di barak dan kembali ke sini 10 menit dari sekarang“ Jelasnya singkat dan padat.

Kami buru-buru membubarkan barisan dan menuju barak yang terletak 5 meter dari barisan kami.

“Hmm tenda yang amat besar ini ternyata disebut barak” Gumamku sambil masuk dan mengamati tempat tinggalku yang baru

“Jae, kira-kira kenapa ya kita harus pindah kesini?” Tanya Junsu yang sedari tadi membuntutiku.

“Mollayo~ mungkin memang seharusnya kita tinggal disini bukan di bangsal.” Jawabku sekenanya

“Karena semakin kita jauh dari pengawasan Komandan, para taruna R.T.O.C itu dapat dengan puas menyiksa kita.” Tiba-tiba terdengar suara dari belakangku dan Junsu diikuti dengan sebuah seringaian

“HAHAHAHA kenapa muka kalian begitu takut? Santai sajalah. Oia namaku Shim Changmin” Kata orang itu sambil merangkul bahu kami berdua

Aku sempat bingung dengann orang ini..

“Sok kenal sekali..” Pikirku

“Namaku Junsu dan ini Jaejoong” Kata Junsu membalas perkenalannya

“Aku tidur di sebelah kalian ya” Kata Changmin sambil mengikuti kami menuju velbed (*tempat tidur militer) paling pojok barak.

Aku hanya mengangguk mengiyakan.

Sambil membereskan barang-barangku, aku mengamati sekeliling barak kami. Tenda ini begitu besar dan bisa menampung 20 velbed di dalamnya. 10 velbed di bagian kiri dan 10 velbed di bagian kanan.

Setelah kami semua selesai menaruh tas aku langsung keluar barak dan berbaris kembali.

Kali ini aku tak mau kena hukum. Setelah kami berbaris rapi kulihat Yunho baru keluar dari baraknya. Baraknya tidak cukup besar hanya muat untuk 3 orang namun ia hanya tinggal sendirian di sana.

Kini ia berdiri di hadapan kami dan memberikan instruksi. Ia terlihat begitu tegas dan berwibawa. Badannya tegap dan kulitnya sedikit kecoklat akibat terbakar matahari. Mukanya kecil dan tampan. Sesekali ia mengangkat tangannya menunjuk ke suatu tempat. Tangannya terlihat kekar. Tanpa kusadari mukaku memanas dan aku rasa wajahku memerah sekarang.

“Baiklah.. Mulai dari sekarang!” Perintah Yunho

“Apa? Ada apa ini? Aku harus apa?” Pikirku terkejut karna aku sama sekali tidak memperhatikan instruksinya.

Kulihat semua orang tiarap dan push up. Lalu aku buru-buru mengikuti mereka.

Aku hanya mengikuti teman-temanku karena aku sama sekali tidak tau apa yang harus aku lakukan. Tiba-tiba semua berdiri dan berlari pelan. Aku yang masih tiarap dan akhirnya bangun ikut berlari. Aku benar-benar kewalahan. Aku sedikit berlari lebih cepat mencoba mengejar Junsu.

“Junsu~ah .. Apa yang harus kita lakukan setelah ini? Tanyaku padanya sambil terus berlari disebelahnya

“Kau benar-benar tidak mendengarkan insruksinya Jae?” Jawab Junsu

“KIM JAEJOONG! “ Teriak Yunho dari jauh sambil menunjuk ke arah ku

Tiba-tiba semua orang merunduk dan berjalan jongkok. Aku yang masih berdiri pun kemudian ikut berjalan jongkok.

“Matilah aku.” Kataku menggerutu

Setelah semua kembali ke tempat awal, kami kembali berbaris.

“Jam sudah menunjukkan pukul 2 siang. Sekarang kalian boleh menuju hall untuk makan siang dan istirahat 1 jam setelah itu kita mulai lagi latihan. Barisan dibubarkan.” Perintah Yunho

——————————————————————————————————————————————————–

Saat istirahat makan siang

“Jae kau kenapa sih sepertinya hari ini sangat kacau?” Tanya Junsu sambil mengunyah makananya

“Aku juga tidak tau Su, mungkin badan dan pikiranku tidak menyatu sekarang hahaha.”

“Tapi sepertinya kau terlihat sedikit tidak sehat Su, mukamu pucat.”

“Mungkin aku hanya kelelahan Jae.” Kata Junsu tak bersemangat

 

Setelah semua selesai makan siang dan kembali ke barak tiba-tiba Yunho memanggilku untuk berbicara berdua di baraknya sementara yang lain masih beristirahat di barak kami.

Ia mempersilahkan aku masuk dan duduk di kursi lipat. Ia pun duduk di kursi lipat persis berhadapan denganku.

“Kim Jaejoong bisa beri alasan mengapa hari ini kau menjadi pengacau di hari pertama latihan militer?” Tanya Yunho membuka pembicaraan.

“Begini Komandan..”

“Panggil aku Yunho saja.” “Potong Yunho

“Hmm baiklah.. begini Yunho sepertinya aku masih belum terbiasa dengan semua ini.” Kataku coba memberikan alasan.’

“Semua juga belum terbiasa Jae.” Jawab Yunho singkat

“Emmm mungkin aku lapar jadi tak bisa konsentrasi.” Jawabku asal

“Pabo Kim Jaejoong.. mengapa alasanku begitu bodoh.” Gerutuku dalam hati

Kulihat Yunho menaikan sebelah alisnya.

“Tapi aku melihatmu begitu memperhatikanku, tak sedikitpun pandanganmu lepas dariku.” Kata Yunho sambil menatapku tajam

Aku sedikit kaget dengan kata-kata Yunho dan membuatku mematung. Tanpa aku sadari wajahku kembali memanas.

“Kumohon jangan sekarang.. jangan memerah lagi wahai wajah tampan Kim jaejoong… Jebal!” Pintaku dalam hati

“Apa kau sakit?” Tanya Yunho sambil menaruh telapak tangannya di keningku

Aku tidak bisa menahan muka merah padamku lagi, akihirnya aku putuskan untuk memalingkan muka dan bangkit dari tempat duduk.

“Yunho, aku rasa aku harus bersama teman-temanku untuk latihan militer. Aku tidak mau menjadi pengacau lagi dengan tidak mengikuti latihan militer.” Kataku sambil berjalan keluar

“Tapi kan aku yang menyuruh mereka istirahat dan belum memberikan instruksi apapun.”

Kata-kata Yunho barusan kembali menyadarkanku bahwa aku kembali memberikan alasan yang bodoh.

“Yasudah, aku juga mau istirahat dengan mereka.” Jawabku singkat sambil meninggalkan Yunho dan menahan malu.

 

——————————————————————————tbc———————————————————————–

Author’s note: Akhirnya lanjut juga FF ini tapi belum selesai ya part 2 nya😄 soalnya author ngantuk hahaha *digaplok* Kalo suka monggo dibaca terus di komen. Selanjutnya mau author bikin ada NC nya ah. Jadi comment ya di part yang ini dan sebelumnya kalo mau minta password. Gomawoyo~<3

 

8 thoughts on “FF YunJae/Beating Heart/YAOI/Part2A

  1. ceritanya seruuuuuuuu..

    ehmmm ini angstkah. hpreg kah???? berharap gk angst🙂

    ditunggu kelanjutanyya …please update soon🙂

  2. wkwkwk.. s jaejoong mukanya merah lihat yunho.. jdi ngga konsen kan..
    pngen tau lnjutan kisah cinta yunjae d barak..
    chap slnjutnya bakal d protect yah??,, kl iy mnta pw nya yah..
    fighting ajah buat author.. biar cpat update.. hehe.. ^^

  3. hwaiting…hwaiting… asyik bener ni crita… authornya daebak. jeongmall.. lanjut trus ya…. pw please ok…#gasabar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s